banner pilpres

Jangan Bicarakan Perpisahan Bila Tak Sungguh Bermaksud Demikian

By on September 18, 2011 | 1,173 views
Conflict-Couple

Janganlah membicarakan perpisahan bila tidak sungguh-sungguh menginginkannya. Demikian saran Alan Loy McGinnis penulis buku The Romance Factor

Kata Alan, orang sering mengatakan “sebaiknya kita pisah saja”, padahal yang mau dikatakan hanyalah bahwa situasinya sekarang sedang serius.

Kita biasa menganggap bila mengatakan “pisah saja” barangkali pasangan berusaha memperbaiki situasi. Namun kata-kata ini sebenarnya tidak efektif, malah menambah buruk suasana.

Pertama, Anda perlu paham bahwa setiap kata yang keluar dari mulut adalah doa dan harapan. Meski kerap tidak muncul dari hati tapi bila disertai dengan emosi yang intens akan benar terjadi.

Kedua, kata-kata itu dengan sendirinya akan dianggap tantangan bagi pihak pasangan yang akan direspon dengan cepat.

Alan menyebutkan, konflik dan pertengkaran hebat memang mesti terjadi pada setiap pasangan dan itu normal. Tapi jangan sampai terbersit dalam benak untuk bercerai apalagi mengungkapkannya. (abd)

sumber : wlovesex.sehatnews.com

Print Friendly
avatar

About admin

Admin portal berita katolik Sesawi.Net ini adalah seorang wartawan, eks Jesuit.

One Comment

  1. avatar

    harini

    September 20, 2011 at 15:30

    saya setuju..apalagi jika anda muslim jangan sekalipun bilang cerai di ruangan yg menimbulkan gema (echo) karena berakibat fatal “cerai..cerai..cerai”, talak tiga! #komensalaharah

    cerai tidak dikenal dalam gereja katolik, pisah ? hmm ada aturannya kan jika masalahnya sangat berat (baca lagi artikel stadium III-IV nya rm andang). intinya jangan dibiasakan, jangan sembarangan diungkapkan jika tidak benar2 menginginkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>