Yue Yue, Beristirahatlah dalam Damai

463 views | No comments


Foto Yue Yue (kanan) bersama ayahnya dan kakak laki-lakinya (Istimewa)

Yue Yue, balita yang dilindas dua kali oleh kendaraan lewat di jalan raya dan dibiarkan tergeletak berdarah darah oleh 18 orang yang lewat di jalan di sebuah pasar di kota Foshan, China itu akhirnya meninggal dunia.

Kematiannya memicu gelombang berkabung nasional, karena insiden tersebut telah dimonitor oleh orang-orang yang peduli tentang merosotnya kepedulian di kalangan masyarakat di China.

Para dokter mengatakan Yue meninggal pada jam 00:32 Jumat waktu setempat di Rumah Sakit Umum Komando Militer Guangzhou di China bagian Selatan setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut selama seminggu.

Kematiannya menjadi topik paling populer di situs mikroblogging yang terpopuler di China, Weibo, dengan lebih dari 1.9 juta posting dalam beberapa jam saja.

Kebanyakan para pengguna Internet mengecam sikap apatis dan kebiadaban para pengemudi kendaraan yang melindas Yue dan para pejalan kaki yang lewat namun membiarkannya tergeletak dan bersimbah darah tanpa pertolongan.

Insiden menyedihkan itu terekam dengan jelas dalam video CCTV yang kemudian diunggah di media sosial, termasuk ke Youtube.

Video menunjukkan bahwa setidaknya 18 pejalan kaki dan pengendara sepeda melewati balita malang tanpa menolongnya. Baru pejalan kaki ke-19 berhenti dan menarik Yue ke tepi jalan dan kemudian memberitahu ibu balita malang itu.

Insiden itu menuai kecaman dari para pengguna Internet yang menyerukan semua orang untuk menjadi orang Samaria yang Baik Hati atau Good Samaritan, kisah terkenal dalam kitab suci mengenai orang Samaria yang baik hati yang menolong orang yang dirampok.

Seruan itu ditanggapi dengan kiriman uang untuk membiayai perawatan medis untuk Yue. Media lokal melaporkan bahwa ayah Yue menerima setidaknya 270,100 yuan ($ 42,468) hingga hari Kamis kemarin.

Insiden itu telah menimbulkan gugatan bagi banyak orang di China mengenai apakah perkembangan pesat ekonomi China telah berdampak buruk pada merosotnya etika dan moralitas dalam masyarakat di China.

Wang Yang, seorang pejabat tinggi dari Guangdong, mengatakan pada suatu kesempatan bahwa tragedi tersebut harus menjadi “wake-up call” bagi masyarakat supaya insiden tersebut tidak terjadi lagi.

“Kita harus melihat ke dalam, termasuk sisi buruk dalam diri kita sendiri, dengan belati hati nurani kita dan terus menerus mengusahakan kesadaran itu hidup dalam jiwa kita,” kata Wang.

Koran China Daily merujuk peristiwa pilu mengenai matinya kepedulian dalam banyak kalangan di masyarakat China, yang membiarkan orang yang ditimpa kemalangan tanpa tergerak membantu, pada suatu peristiwa di tahun 2006 di kota Nanjing.

Peng Yu, 25, seorang teknisi menolong nenek Xu Shoulan, 65, yang terjatuh dan mengalami patah tulang pinggang saat berdesak desakan di dalam sebuah bis. Peng Yu membawa sang nenek ke rumah sakit dan meninggalkan uang 200 yuan, mirip dengan cerita orang Samaria yang baik hati.

Yang berbeda adalah akhir ceritanya. Si nenek justru menuduh Peng Yu lah yang menyebabkan ia terjatuh dan cedera. Ia menuntut si anak muda ke pengadilan. Celakanya, pengadilan Nanjing akhirnya memvonis Peng Yu bersalah, dengan mengatakan bahwa Peng Yu tak akan menolong si nenek jika bukan karena dia menyebabkan si nenek jatuh terlebih dahulu. Pengadilan juga menyuruh Peng Yu membayar biaya pengobatan si nenek hingga mencapai 10,000 yuan.

Kisah itulah yang membuat banyak orang memilih tidak membantu orang lain atas nama ketakutan terhadap kemungkinan tuntutan balik dari orang yang dibantu.

Apapun alasannya, tragedi Yue tak seharusnya terjadi. Yue mustinya tertolong lebih cepat. Hanya dengan demikian kematiannya tidaklah sia sia.

Beristirahatlah dalam damai, Yue Yue.

 

Sumber: China Daily

 

Print Friendly
avatar Damar Harsanto  (56 Posts)

Anggota redaksi Sesawi.net


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>