SHARE

KENANGAN mendalam tertanam kuat di hati banyak umat Gereja Paroki Santa Maria Fatima Banyumanik, Semarang Selatan. Saat jenazah disemayamkan di gereja untuk misa requiem Senin (13/3) malam, tak kurang 1000-an umat menyempatkan hadir mengikuti misa mengenang almarhum Romo Eko ini.

Padahal, belum genap setahun Romo Eko bertugas pastoral di Paroki Banyumanik. Namun, cinta dan perhatian umat paroki ternyata melimpah, saat berlangsung misa requiem mengenang almarhum Romo Eko.

Misa requiem dipimpin oleh Vicaris Episcopalis (Vikep) Semarang Romo Sukendar Pr  bersama 13 imam lainnya. Tak kurang Kardinal Julius Darmaatmadja yang kini menjalani masa pension di Wisma Emmaus Girisonta juga hadir dalam perayaan ekaristi mengenang almarhum Romo Eko Pr.

Dalam kotbahnya, Romo Alip Pr menyinggung “cita-cita” setiap imam agar bisa meninggal dalam tugasnya sebagai pastur. “Dan almarhum Romo Eko Wijayanto Pr  meninggal dalam tugasnya,”

Kepada Sesawi.Net di Jakarta, M. Sumartono menyatakan, almarhum Romo Eko merupakan alumnus STKat (Sekolah Tinggi Kateketik) –sekarang Jurusan Ilmu Pendidikan Kekhususan Agama Katolik—di Jl. Ahmad Jazuli 2, Kotabaru, Yogyakarta. Almarhum Romo Eko masuk STKat tahun 1993. “Jadi, almarhum adalah setahun di bawah angkatan saya,” kata Tono, guru swasta di kawasan Meruya, Jakarta Barat.

Tono merasa kaget, ketika mendengar almarhum Romo Eko Wijayanto meninggal dalam kecelakaan lalu lintas di sekitar Girisonta, Karangjati,Ungaran Selatan. “Tahun-tahun silam itu pun, saya juga kaget mendengar almarhum setelah lulus kemudian masuk Kentungan untuk menjadi imam,” kenang Tono.

Photo credit: Milis Komunikasi KAS (almarhum Romo Eko Wijayanto Pr di posisi tengah)

12 COMMENTS

  1. Saya mengenal Romo Eko saat beliau sedang melaksanakan Tahun Orientasi Rohani di Wisma Sanjaya, Jangli, Semarang. Romo Eko merupakan sosok yang energik dan selalu bersedia untuk bekerja dengan total. Penuh dedikasi dan sabar.

    Sugeng tindak Romo…

    Doa kami menyertai.

  2. Kami meresa kehilangan gembala yang dekat dengan umat, meski baru 8 bulan berkarya. Namun Alm. Rm Eko bisa “ngemong” semua kalangan umat. Mohon dukungan doa untuk kedamaian Alm. Rm. Eko. Terima kasih. Tuhan Memberkati

  3. tanggal 6 agustus 2010 adalah kenangan terindah saya bersama Romo Eko,dimana Beliau yang memberkati pernikahan saya dengan suami. saya merasa kehilangan, karena belum sempat bertemu dengan Romo, Tuhan telah lebih dulu memanggil Beliau. Selamat jalan Romo, Berkatmu senantiasa menyertai keluarga saya..

  4. Banyak umat merasa kehilangan. Pemakaman di Seminari Tinggi Kentungan dipenuhi oleh palayat. Sekitar 10 bus besar datang dari Wonogiri dan Semarang, Banyumanik. Memang ada kedukaan, tampak dari warna pakaian yang dipakai pelayat. Mgr Pujasumarta mengatakan, cepat OK, lama juga OK, yang penting tuntas sampai akhir sebagai imam, romo. Tuhan memberkati, doa kita bagi romo FX Eko Wijayanto, Pr.

  5. Slamat jalan Rm. Eko…..
    Trimakasih untuk teadan Romo bagi kami kaum muda KAS terlebih yang pernah Romo bimbing,

    Kami yakin Romo berbahagia bersama Bapa disurga

LEAVE A REPLY