“Hosti Berdarah” di Gereja Santo Fransiskus Xaverius Kidul Loji, Yogyakarta

By on April 16, 2012 | 118,721 views
hosti berdarah mukjizat

Pengantar Redaksi

Foto yang kami tampilkan di front page maupun di body text berita ini adalah foto ilustrasi tentang peristiwa “hosti berdarah” yang pernah terjadi di sebuah paroki di Keuskupan St. Paul-Minnesota, AS.

Demikian keterangan kami dan diharap maklum adanya. Terima kasih atas perhatiannya.

——————

SEBUAH berita mengejutkan namun meneguhkan iman muncul di beberapa milis katolik mengenai terjadinya “mukjizat” berupa hosti berdarah. Kejadiannya di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius di Jl. Panembahan Senopati 22, Yogyakarta yang dikenal oleh umat katolik setempat dengan nama Gereja Kidul Loji.

Peristiwa ‘aneh’ ini terjadi saat berlangsung misa/ekaristi mingguan pada hari Minggu, tanggal 15 April 2012. Saat itu, yang memimpin perayaan ekaristi adalah Romo V. Suparman Pr, salah satu pastur di Gereja Kidul Loji. “Sampai Liturgi Ekaristi dan Komuni, semuanya berjalan lancar-lancar saja,” kata Romo Noegroho Agoeng Pr, Ketua Komisi Komsos Keuskupan Agung Semarang.

Hosti terjatuh dan hilang
Menurut Romo Agoeng mengutip cerita dan syering dari Romo Saryanto Pr –Romo Vicaris Episcopalis Wilayah DIY—kejadian ‘aneh’ yang meneguhkan iman terjadi saat berlangsung penerimaan komuni. Seorang prodiakon tengah menerimakan komuni pada salah seorang umat kategori muda/remaja. “Saat mau disantap, tiba-tiba hosti tersebut jatuh,” jelas Romo Noegroho Agoeng.

Dicari-cari juga tidak ketemu. “Anak itu kemudian diberi hosti lagi dan kemudian ‘sukses’ ditelan. Komuni berlanjut seperti biasa,” tambah Romo Agoeng.

Mencari hosti
Usai misa berakhir, prodiakon tersebut dengan perasaan gentar matur (datang melaporkan) peristiwa hilangnya hosti tersebut saat berlangsung komuni. Kemudian, prodiakon itu berinisiatif mencari hosti yang hilang dan eureuka!

Hosti yang jatuh ‘hilang” itu akhirnya ditemukan di tempat tak jauh dari lokasi pembagian komuni tadi. Hanya di situ ditemukan sebuah ‘gumpalan darah’ sebesar hosti.

“Gumpalan darah itu kemudian dilap dengan purificatorium (kain putih yang biasa dipakai romo untuk membersihkan piala) dan kemudian purificatorium itu dibersihkan dengan air suci,” tulis Romo Agoeng.

Prodiakon itu lalu berinisiatif mengajak anak remaja dan ibunya serta beberapa umat lainnya untuk berdoa, mohon ampun atas ‘kelalaian’ tersebut.

Purificatorium itu kemudian dimasukan ke dalam piscis (kotak kecil untuk menyimpan hosti) dan piscis itu diletakkan di kapel pasturan.

Pukul 24.00 bersama Romo Vikep Saryanto Pr, Romo V. Suparman Pr melihat kembali piscis berisi ‘hosti berdarah’ tersebut. “Yang bekas darah dibersihkan dan masih terasa basah; sementara bercak darahnya sudah mulai pudar. Namun di bagian yang sudah kering ada bekas darah warna merah kecoklatan. Baunya wangi,” tulis Romo Noegroho Agoeng.

Purificatorium itu kembali disimpan kembali di kapel pasturan.

Artikel terkait: 

Eucharist, Rosary are the core of Christianity, Padre Buono told Indonesian Catholics

Tak Serius dengan Ekaristi, Kualitas Iman dalam Bahaya

Foto “Hosti Berdarah” di Gereja Kidul Loji Yogyakarta (1)

Foto Berita “Hosti Berdarah” di Gereja Kidul Loji Yogyakarta (2)

http://www.sesawi.net/2012/04/17/uskup-agung-semarang-hosti-berdarah-ajarkan-pentingnya-sikap-hormat-pada-ekaristi-sakramen-mahakudus/

http://www.sesawi.net/2012/04/17/peristiwa-hosti-berdarah-dalam-percakapan-dua-pastur/

http://www.sesawi.net/2012/04/17/peristiwa-hosti-berdarah-di-gereja-kidul-loji-yogyakarta-mukjizat-atau-bukan-1/

http://www.sesawi.net/2012/04/17/peristiwa-hosti-berdarah-kejadian-serupa-di-gereja-st-augustine-south-st-paul-as/

Photo credit: Gereja Kidul Loji Yogyakarta (baitallah.wordpress.com) dan ilustrasi foto peristiwa “hosti berdarah” di South St. Paul, Minnesota, AS.

Foto “hosti berdarah” di atas adalah foto ilustrasi tentang peristiwa serupa yang terjadi di Gereja South St, Paul, Minnesota, AS.

Print Friendly
avatar

About Mathias Hariyadi

@MHSesawiNet http://mytitch.blogspot.com; http://kbkkindonesia.com mhariyadi@sesawi.net mhariyadi@yahoo.com

179 Comments

  1. avatar

    Vinsensius Budi

    April 16, 2012 at 21:37

    RAJA SEMESTA ALAM benar-benar hadir diantara kita.

  2. avatar

    Stella Nostra

    April 17, 2012 at 08:25

    Tuhan Maha Besar

  3. Pingback: Uskup Agung Semarang: “Hosti Berdarah” Ajarkan Pentingnya Sikap Hormat pada Ekaristi Sakramen Mahakudus | SESAWI.NET

  4. Pingback: Hosti Berdarah di Kidul Loji ‹ JEPRATJEPRET

  5. avatar

    Sapto

    April 17, 2012 at 09:18

    Tuhan Jesus Kristus sungguh Allah sungguh Manusia.
    Putra Allah yang menjelma menjadi manusia.
    Marilah kita terus memuliakanNya dan mohon ampun atas dosa-dosa kita semua. Mereka yang percaya kepada NYa akan memperoleh hidup yang kekal.
    Dan bagi yang tidak percaya , mereka sudah berada dalam hukuman.Amin.
    Yuuk kita rajin ke gereja setiap hari…..

    • avatar

      rara

      April 17, 2012 at 15:43

      Itu bukan hukuman! Itu pernyataan kemuliaan supaya kita yang belum percaya menjadi percaya! Dalam iman Katholik mana ada Tuhan yang menghukum?! Tuhan itu menanti kita.. Nah supaya kita percaya maka dinyatakan-Nya dengan cara itu..

      • avatar

        Eufrasia Fam patty

        April 20, 2012 at 21:20

        Rara, yg dimaksud dg pak Sapto itu adalah Yoh 3: 16-21

  6. avatar

    pram

    April 17, 2012 at 09:43

    purificatorium (kain putih yang biasa dipakai romo untuk mengelap tangan usai mencuci tangan saat mencampur air dan anggur). maaf koreksi kalau tidak salah purificatorium itu bukan untuk mengelap tangan usai mencuci tangan saat mencapur air dan anggur, tapi untuk mengelap/membersihkan piala setelah digunakan.maaf kalau salah.trima kasih.

  7. avatar

    imelda

    April 17, 2012 at 10:29

    semoga tidak terjadi lagi kejadian yg serupa. Dan semoga dengan kejadian ini semua umat Katolik lebih berhati-hati ketika komuni. Tp kok tidak dijelaskan apakah gumpalan darah masih tetap ada, atau sudah menghilang ya ?

    • avatar

      bill

      April 27, 2012 at 15:15

      ya betul..bukan purificatorium.. itu namanya lavabo

  8. avatar

    Yan Lebert

    April 17, 2012 at 10:31

    saya tunggu pernyataan resmi KAS…butuh penyelidikan lebih lanjut untuk mengatakan peristiwa ini “benar” adanya….

    • avatar

      bene

      April 18, 2012 at 19:26

      apakah benar itu dapat dipastikan hsti yang hilang??ada kemungkinan juga itu darah umat atau siapa saja. gereja harus lebih detail untuk menyelidiki. kalaupun itu tidak benar,,KITA UMAT KATOLIK HARUS TETAP PERCAYA BAHWA TUHAN YESUS ITU BERKORBAN UNTUK KITA” AMIN

    • avatar

      kris

      April 19, 2012 at 11:50

      Benar sekali.. apalagi sekarang kan banyak hal yang sepertinya benar tp sebenarnya hanya hasil rekayasa. Aku masih ingat betul Peristiwa Pak Petrus dengan Penampakan Bunda Maria-nya. Berapa ribu orang yang terperdaya?

  9. avatar

    Ignatius S.Suhendra

    April 17, 2012 at 10:53

    Sebenarnya ini suatu kesempatan langka untuk meneliti darah tersebut apakah benar mempunyai golongan darah seperti yang pernah diteliti di lain kesempatan entah dari Kain Kafan Turin, atau darah di atas Tabut Perjanjian yang ditemukan Mr Ron Wyatt, yang hanya berchromosome 24 saja, atau dari lain kesempatan pada mukjijat setara dll (sikap Rasul Tomas: kalau belum mencucukkan jari belum mau percaya).
    Dengan demikian kita semakin yakin bahwa itu betul DARAH YESUS KRISTUS sendiri.
    Amin!

  10. avatar

    jeanne

    April 17, 2012 at 11:04

    Di tahun ekaristi, dan di peristiwa ini, kita semakin harus menghormati dan mencintai Ekaristi

  11. avatar

    jeanne

    April 17, 2012 at 11:52

    semoga semakin menguatkan iman umatnya. amin

  12. avatar

    Rainer Hidayat

    April 17, 2012 at 12:17

    Kuasa Tuhan sungguh Luar Biasa,
    Oleh karena itu , marilah kita persiapkan diri kita, dalam menyambut Komuni, karena yang kita sambut adalah KRISTUS sendiri.

  13. avatar

    aurelia theresia "wiwid"

    April 17, 2012 at 12:30

    selanjutnya akankah terjadi stigmata…sama dengan yang di alami seorang ibu yang berasal dari Korea…:) Semoga Keajaiban Tuhan Menjawabnya..:)

  14. avatar

    CRISTIAN

    April 17, 2012 at 12:32

    maha besar YESUS TUHANKU,darahmu benar benar nyata adanya dengan peristiwa ekaristi,pernyataanmu sungguh luar biasa AKULAH JALAN KEBENARAN DAN HIDUP,engkau memang TUHANKU yang hidup dalam setiap napas hidupku,amin

  15. avatar

    Tatiana riani

    April 17, 2012 at 12:37

    Aku sungguh percaya!!! kalau yang kita sambut dalam Ekaristi Kudus itu benar benar Yesus sendiri yang hadir…tergantung kita secara pribadi bagaimana penghayatan dan rasa hormat kita disaat menyambut Tubuh dan Darah Tuhan kita…meskipun tidak ada pengakuan secara resmi dari pihak gereja…ini aku benar benar merasakannya akan kehadiranNya…inilah Mesteri Agung dari iman akan Yesus yang adalah Allah sendiri.
    Semoga berkat Tuhan melimpah atas kita semua ..Amin…

  16. avatar

    Apolonius S. Djojowilogo

    April 17, 2012 at 13:36

    Tuhan…
    Ampunilah kami…
    Dan ajarilah kami untuk selalu bisa menghargai…
    Suarakan Gema Hidup itu, supaya kami lebih memahami
    Arti hidup seperti yang Engaku kehendaki…

  17. avatar

    F.x Handi Lukman

    April 17, 2012 at 13:51

    Marilah kita sbg Umat Katholik untuk Tetap Menghormati dengan Sungguh2 Hosti Karena dengan peristiwa di Gereja Fransiscus Xaverius di Joyjakarta MEMBUKTIKAN bahwa itu Adalah Benar Adanya, Amien

  18. avatar

    Joyo Manalu

    April 17, 2012 at 15:34

    Tuhan ada dan selalu ada disekitar kita. Semoga “kejadian” ini menguatkan iman kita semua yg percaya kepadaNya. Amin

  19. avatar

    yosia ratrika

    April 17, 2012 at 15:37

    Ya Tuhan,ampuniaku orang berdosa..

  20. avatar

    Benedictus Suwandi Tjandra

    April 17, 2012 at 15:43

    Kalau diserta foto pasti lebih meneguhkan lagi.
    Sayangnya Gereja Katolik sangat hati-hati,biasanya lama sekali baru ada pernyataan resmi. diteliti kebenarannya dan diuji mafaatnya bagi umat dstnya.
    Tetapi bagi saya itu tidak penting, bagaimana kita melihat peristiwa ini dengan mata iman. thanks

  21. avatar

    AGS Sugeng Priyanto

    April 17, 2012 at 15:55

    Mohon penjelasan sejelas-jelasnya kronologi penanganan penemuan kembali Hosti yang berubah menjadi Darah. Apakah mungkin purificatorium dimasukkan ke dalam piscis? Sejauh yang saya tahu picsis bukan kotak, tetapi bejana bulat terbuat dari logam. Maaf kalau saya keliru, tetapi ini perlu supaya, setidak-tidaknya saya, bisa berpikir logis mengenai penanganan mukjizat ini. Matur Nuwun, Berkah Dalem. Jezu ufam tobie.

  22. avatar

    basilius tasjim ruslim

    April 17, 2012 at 16:08

    tanpa kita sadari, mujizat selalu kita dapatkan dalam bentuk Hosti Kudus. bersyukurlah kita yang ada dalam gereja katolik.

  23. avatar

    Komang

    April 17, 2012 at 16:16

    Harus ada persiapan yang serius dan matang sebelum menerima Tubuh Tuhan. Kalau peristiwa ini berasal dari Tuhan sendiri, maka Ia akan bertahan, tetapi bila tidak, akan lenyap tak berbekas. Terlepas dari peristiwa ini, Kristus adalah Sang Putera Allah yang harus disembah setiap saat. Pahatlah hidupmu sambil memandang Kristus yang tersalib, maka wajahmu akan berseri-seri.

  24. avatar

    A Gentur Panuwun

    April 17, 2012 at 16:20

    Sarujuk dgn Mgr puja Ytk. Puji Allah Alleluia….

    Peristiwa ini sangat meneguhkan iman dan sekaligus menyadarkan umat agar dalam menerima SAKRAMEN MAHAKUDUS, diperlukan sikap yang hormat(nyuwun sewu , tdk dengan gembelengan). Karena yg kita terima adalah Yang Termulia Tuhan kita Yesus Kristus.

    Semoga menjadikan kita semakin tumbuh dalam iman.

    Salam

    • avatar

      admin

      April 17, 2012 at 18:56

      Leres sanget Pak. Apa pun itu apakah mukjizat atau bukan, mari kita satukan sikap penuh hormat pada Ekaristi dan hosti suci

  25. avatar

    A.Heru Kristianto

    April 17, 2012 at 16:51

    Ada dan tidaknya mujizat ekaristi hendaklah umat Katolik tetap mengimani bahwa Hosti yg dikonsekrir yang kita sambut adalah bukan hanya simbol akan tetapi benar2 sebagai tubuh Kristus sendiri.

    • avatar

      admin

      April 17, 2012 at 18:56

      Setuju sanget Pak

  26. avatar

    Boyce

    April 17, 2012 at 17:28

    Terlepas dari peristiwa di atas, mari kita sambut Tubuh Tuhan dalam komuni kudus dengan segenap cinta dan hormat. Dosa sakrilegi sungguh mendukakan Tuhan Yesus.

  27. avatar

    lucy maria

    April 17, 2012 at 17:51

    Semoga ini semakin menguatkan iman katholik kita, banyak sekali peristiwa mukjijat seperti ini terjadi sebelumnya.
    Percayalah… setiap kita menerima hosti , kita menerima Tubuh Tuhan sendiri.
    Utk para kaum seiman katolik se tanah air, jikalau tidak terlalu memberatkan, berdoalah rosario setiap hari.Seperti yang diberitakan Bunda Maria pada setiap penampakan, hanya doa Rosario yang mampu menyelamatkan kita di akhir2 jaman ini.
    GBU all.

  28. avatar

    yohanes budi

    April 17, 2012 at 19:05

    bukan masalah hosti yg jatuh melainkan bagaimana seharusnya kita menghormati sakramen maha kudus,,,

  29. avatar

    Thomas briandi ginting

    April 17, 2012 at 19:53

    Tuhan menampakkan diri dengan berbagai cara.
    Dia maha segalanya.

  30. avatar

    titis haryanto

    April 17, 2012 at 19:59

    Semakin memperkuat iman….
    Tuhan Maha Mulia

    • avatar

      thomassaptohardono

      April 21, 2012 at 22:35

      sudah layak dan sepantasnya..ha..yo..ho..o

  31. avatar

    amy

    April 17, 2012 at 20:09

    Bertepatan dengan Misa Kerahiman Tuhan,dimana semua orang akan mendapatkan pengampunan yang tak terbatas

  32. avatar

    Agustinus

    April 17, 2012 at 20:10

    Amasing,… sunggu Allah kita Allah yang hidup dan Dia ada diantara kita semua. dan sungguh mujizat masih ada dan akan terus ada sampai selama-lamanya. Amin.

  33. avatar

    daniadamiana

    April 17, 2012 at 20:11

    berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya :) tidak perlu bukti, saya percaya Tuhan itu selalu ada disekitar kita :) terimkasih telah memberikan kesaksian yang menyakinkan hati

  34. avatar

    Astri

    April 17, 2012 at 20:24

    kog bisa, Mo?

    • avatar

      admin

      April 18, 2012 at 09:46

      apanya mbak?

  35. avatar

    love christ

    April 17, 2012 at 20:30

    Peristiwa ini dapat dipakai sebagai peringatan bahwa hal penerimaan komuni suci tidaklah boleh dilakukan sembarangan seperti sekedar bagi roti saja tapi harus diimani penuh bahwa itu tubuh Kristus sendiri dan yang menyampaikan kepada umat sudah selayaknya dan harus dilakukan sendiri dari tangan para imam, diakon atau kaum yang tertahbis. Janganlah dilimpahkan tugas suci ini kepada mereka diluar itu !! GBU

  36. avatar

    Nasarius Sudaryono

    April 17, 2012 at 20:52

    Apakah gambar ilustrasi di atas dapat disertai penjelasan yang memadai, agar tidak menimbulkan berbagai penafsiran yang justru bisa menyesatkan. terima kasih lan Berkah Dalem.

  37. avatar

    floren

    April 17, 2012 at 20:59

    YA TUHAN DAN ALLAHKU AKU PERCAYA PADAMU

    • avatar

      admin

      April 18, 2012 at 09:46

      Only in God we trust. Scimus cui credidi, demikian kata almarhum Uskup Agung Jakarta Mgr. Leo Soekoto SJ

  38. avatar

    jeje

    April 17, 2012 at 21:53

    Yesus sungguh Allah dan sungguh manusia , semoga ini menjadi peringatan bahwa sekarang ini penghormatan terhadap tubuh dan darah kristus berupa roti dan anggur yg telah dikonsekrir kuraang menjadi perhatian bahwa apa yg kita terima saat komuni itu adalah benar2 Tubuh dan darah kristus. sehingga kita selayaknya menghormati nya

  39. avatar

    Sr. Maria Odilia,KFS

    April 17, 2012 at 22:54

    Terimakasih.

  40. avatar

    Yustinus Suparndaga Darmowiyoto

    April 17, 2012 at 22:55

    Mohon maaf, mungkin karena keterbatasan….
    Kalau kita melihat pakai laptop yang tampil hanya gereja Kidul Loji, tapi kalau kita browsing pake BB kok bisa tampil gereja Kidul Loji dan Gumpalan Darah yang (sepertinya ada dalam piala atau picsis atau apa ya wadahnya warnanya kuning emas kurang jelas).. bisakah ditampilkan di laptop (tidak hanya di HP/BB)supaya lebih jelas? Terimakasih, Berkah Dalem

  41. avatar

    yohanes siyamta

    April 17, 2012 at 23:24

    Ya Tuhanku dan Allahku. Aku jadi semakin yakin akan Yesus yang kita imani. Meski aku tidak pernah berjumpa dan melihat Yesus, aku sungguh percaya pada-Nya…

  42. avatar

    setiawan bebe

    April 17, 2012 at 23:44

    sikap hormat dan menyembah kepada Yesus yang hadir dalam sakramen mahakudus sangat perlu ditekankan kepada kita semua. kalau tidak salah ingat dalam beberapa kali penampakan seperti itu golongan darah AB rhesus negatip.

  43. avatar

    Soliloquy

    April 18, 2012 at 00:18

    Sebagai sesama Prodiakon, saya merasa kecewa mengapa saat itu ybs tidak langsung mencari Hosti yang terjatuh tsb? Bukankah Hosti yang sudah dikonsekrasi itu sudah menjadi Tubuh Kristus? Mengapa ybs harus membiarkan sekian lama? Seharusnya Prodiakon tsb mencarinya langsung saat itu juga sampai ketemu dan langsung memakannya. Perbuatan seperti ini saya takut akan menjadi sebuah preseden dimana para petugas pembagi komuni tak lazim itu akan menjadi lebih teledor dengan pemahaman bahwa klo mrk berbuat spt itu maka mereka akan menciptakan sebuah mukjizat kembali.

    • avatar

      admin

      April 18, 2012 at 09:45

      Ini menjadi peringatan bagi kita semua pak. Tentu yang “salah” bukan prodiakon-nya. Barangkali saja anak remaja itu kurang hati-hati.

      • avatar

        thomassaptohardono

        April 23, 2012 at 12:07

        Remaja tsb namanya Mas Berto Sekolah di SMP Pangudi Luhur Yogyakarta. Menurut pengakuan mas Berto waktu menerima hosti tsb rasanya BERAT SEKALI sehingga ia tidak kuat menyangga dan jatuhlah hosti tsb. Jadi bukan karena kurang hati hati. Begitu kejadiannya.

    • avatar

      thomassaptohardono

      April 21, 2012 at 23:07

      Sudah dicari tak ketemu,bahkan oleh beberapa prodiakon.Ketika misa usaipun dicari lagi tetap tak ketemu ! Ketika keluar gereja ketemu sang remaja yang lagi minta tanda tangan romo Parman untuk persiapan krismanya,kemudian diminta untuk bersama sama mencari lagi, kira kira dimana jatuhnya “SANG HOSTI”. Dan ketemulah “Sang Hosti Berdarah” itu. Mas Prodiakon- Mas Sadmoko- yang merasa berdosa bertanya pada Romo Parman, yang dijawab oleh Romo Parman dengan diajak berdoa bersama.Maka jadilah Romo Parman, Prodiakon, Sang remaja beserta ibunya dan umat yang ada pada saat ditemukan berdoa bersama dihadapan “SANG YESUS YANG JATUH DI GEREJA ST.FX Kidul loji”
      Munurut hemat saya Sang prodiakon sudah sangat berhati hati, dan Sang remaja juga tak berniat seperti itu.SEMUANYA TERJADI SEPERTI APA YANG DIKEHENDAKI–NYA–Kalo ada prodiakon yang sengaja menjatuhkan hosti agar terjadi mukjijat lagi..itu perbuatan yang dungu dan menyesatkan.saya kira ENGGAKLAH YAUWWW. Maka mari kita renungkan : apa maksud dibalik semua kejadian itu.Tentu ada. Dan ini menjadi bahan diskusi yang menarik, dari pada berprasangka yang belum tentu benar.Syalom.

  44. avatar

    Heri Setiawan

    April 18, 2012 at 02:49

    Berkah Dalem….

  45. avatar

    P.Y. Adi Prasaja

    April 18, 2012 at 03:13

    Mohon foto tersebut dicantumkan sumbernya supaya tidak menimbulkan salah paham. Terima kasih.

    • avatar

      admin

      April 18, 2012 at 05:41

      terima kasih

    • avatar

      admin

      April 18, 2012 at 09:44

      Sudah kami cantumkan, Pak. Terima kasih

  46. avatar

    Fr. Sandro Letsoin

    April 18, 2012 at 04:55

    Dunia semakin Tua dan iman umat pun banyak yang mulai kurang percaya akan HOSTI KUDUS yang yang selalu kita HORMATI dan kita SEMBAH dalam Perayaan Ekaristi. Ekaristi. Ekaristi menjadi puncak kehidupan umat kurang dihayati dengan baik. Dengan demikian kejadian ini pantas membuka mata hati kita semua umat Katolik agar lebih percaya lagi bahwa Ekaristi yang kita rayakan adalah perayaan Kudus dan Mulia, sedangkan Hosti Kudus yang kita sambut adalah benar-benar TUBUH KRISTUS sendiri. Semoga kita yang percaya pada KRistus senantiasa diberkati dan lebih percaya serta hormat pada SAKRAMEN MAHA KUDUS. Fr. Sandro Letsoin, Pr. Sekolah Tinggi Filsafat Seminari Pineleng. DVC

    • avatar

      admin

      April 18, 2012 at 09:44

      Terima kasih frater atas komentarnya.

  47. avatar

    novella

    April 18, 2012 at 06:38

    saat itu memang misanya sangat2 teduh, Romo Parman pada saat kita bertobat u/ menyambut Tubuh Yesus bernyanyi Yesus… Yesus… Yesus… berkali2.

    sangat indah jika mengikuti misa tersebut.

  48. avatar

    andre

    April 18, 2012 at 07:57

    Dear all,

    Intinya bukan hosti berdarah tersebut tetapi keteguhan iman kita kepada Kristus.
    Bisa saja kejadian tersebut cerita belaka, namun keteguhan dan kemantaban iman kita lah yang lebih diutamakan.
    Jadi tetaplah setia didalam jalan Tuhan.

    • avatar

      admin

      April 18, 2012 at 09:44

      Mari kita lambungkan hormat kepada Ekaristi dan Hosti Mahakudus

  49. avatar

    lucia misa

    April 18, 2012 at 08:14

    berbahagialah orang yang tidak melihat tapi percaya……
    amin.

    dengan DARAH DAN AIR YANG MEMANCAR DARI LAMBUNG KRISTUS kita telah ditebus lunas….dan beroleh hidup baru dan kekal….AMIN.

  50. avatar

    sugeng

    April 18, 2012 at 08:30

    mari kita semua punya sikap sopan di rumah Tuhan.sopan perpakaian, sopan memakai sepatu,sopan memakai sandal, tidak ngomong sendiri, tidak menggunakan HP didalam Gereja, tidak meninggalkan apa-2 di dalam rumah Tuhan,seperti Tisu,kertas-kertas. dan yang paling penting Sopan dan Hormat saat Menerima Tubuh Kristus. Amin. terima kasih

  51. avatar

    Rini Caecilia

    April 18, 2012 at 08:33

    Kusebut namaMu Yesus, kusambut tubuhMu, tubuh Yang Kudus.
    Kusebut namaNu Yesus, kusambut daramMu, darah Yang Kudus.

  52. avatar

    clara

    April 18, 2012 at 09:34

    Ya Tuhanku dan Allahku….
    Hanya padamu kupercayakan seluruh kehidupanku.
    Peristiwa ini sangat meneguhkan imanku akan kebesaranMu ya Yesusku…

  53. avatar

    IPHOENG

    April 18, 2012 at 10:06

    GOD IS BIG…..

  54. avatar

    DJOKOSUTRISNO

    April 18, 2012 at 10:07

    Sungguh berbahagialah kita walaupun tidak melihat namun percaya.Semakin menguatkan iman kita Yesus andalanku

  55. avatar

    Luci

    April 18, 2012 at 10:27

    bagi-Nya tidak ada sesuatu yang tak mungkin. Terpujilah Allah selama-lamanya. Imanku semakin dikuatkan dan Aku percaya akan Allah…
    Apa pun hasil pembuktiannya nanti tidak akan menggoyahkan imanku.

  56. avatar

    christofel

    April 18, 2012 at 10:46

    I Love Jesus Christ, semoga dengan kejadian diatas dapat membangkitkan semangat iman umatMu untuk tetap berbakti kepadaMu saja.

  57. avatar

    Agnes Titiek Suprijono

    April 18, 2012 at 10:46

    Saat peristiwa “Hosti Berdarah” pada Minggu,15 April 2012 adalah Hari Minggu Kerahiman Ilahi: Sabda Yesus kepada Santa Faustina: “Pada Hari itu, terbukalah semua pintu bendungan Ilahi untuk mengalirkan rahmat. (Buku catatan harian Santa Faustina 699)”.
    Kepada kelompok jiwa-jiwa yang dipersembahkan dalam ujud-ujud Doa Novena Kerahiman Ilahi (selama 9 hari sebelum Hari Minggu Kerahiman Ilahi, yaitu mulai pada Hari Jumat Agung) Tuhan Yesus menjanjikan: “Berkat Novena ini, AKU akan memberikan segala rahmat yang mungkin diberikan kepada jiwa-jiwa.(BCH. Santa Faustian 796).
    Mungkin, “Hosti Berdarah” itu bentuk rahmat yang diberikan Tuhan Yesus bagi jiwa-jiwa yang suam-suam kuku / jiwa-jiwa yang kurang percaya, untuk memulihkan dalam diri semua orang apa saja yang sudah hilang.

  58. avatar

    Ludgardis

    April 18, 2012 at 10:57

    semoga peristiwa ini benar2 suatu mukjizat!

  59. avatar

    Ign Liyanto D

    April 18, 2012 at 11:04

    Segalanya bisa terjadi, karena Tuhan itu hidup, selanjutnya diantara kita tidak perlu saling berbantah apakah itu kejadian yang sungguh-sungguh nyata atau cerita isapan jempol. Mari dengan kacamata iman kita sikapi cerita ini.
    Darah dimaksud bisa juga terjadi dari darah umat yang mengikuti misa kebetulan terluka kemudian menetes di lantai dan kemudian “Sakramen Maha Kudus” (kalau Hosti belum di konsekrer) jatuh dari sibori menggelinding tepat mengenai tetesan darah tsb. Maka kalau yang terjadi seperti ini tentulah Prodiakon yang harus bertindak untuk menghancurkandan kemuidian menanam di dalam tanah serta melaporkan kepada Pastor Paroki.
    Tetapi kalau yang terjadi bukan seperti itu, yaitu tiba-tiba “Sakramen Maha Kudus” itu mengeluarkan darah, nah ini kita yang harus waspadai karena hal ini sama dengan kita melukai/menyalibkan lagi Tuhan Yesus yang kedua dengan DOSA kita. Tindak lanjutnya adalah kita harus bertobat dan mohon ampun, serta merendahkan diri dihadapan Allah dengan berpuasa. (Im 16:29; 2Sam 12:16; Est 4:16) Berkah Dalem

  60. avatar

    yohanes supriyanto

    April 18, 2012 at 11:19

    ALLAHKU YA ALLAHKU
    AMPUNILAH SEGALA DOSAKU…

  61. avatar

    Ignatius D. Srimoyo

    April 18, 2012 at 11:28

    Bersyukurlah dizman yang serba moderen ini, kita masih boleh menyaksikan keajaiban yang betul2 dapat meneguhkan iman kita. Ampunilah saya orang yang berdosa ini, Tuhan.

  62. avatar

    Jus Soekidjo

    April 18, 2012 at 11:43

    Tadi malam saya mendengar tentang “Hosti berdarah” di Gereja Kidul Loji Yogayakarta dari teman-teman kelompo doa meditasi. Saya ingin mencari informasi yang lebih dalam detail, akhirnya saya tanya sama “Google”, dan memberikan jawaban atas kegalauan saya dan akhirnya Google menjawab:” Sesawi.net. Dan akhirnya saya menemukan informasi dan tentu saja saya informasikan kepada teman-teman lain. Tentu maksudnya adalah guna peneguhan iman bahwa yang kita terima pada waktu Ekaristis itu sungguh-sungguh “Tubuh Kristus”. Yesus Kristus sungguh-sungguh hadir (real presence) pada waktu perayaan Ekaristi diselenggarakan. Oleh karena itu memang kita harus persiapan diri secara bathiniah dan juga lahiriah karena kita mau bersatu dengan Kristus (communion). God bless you all.

  63. avatar

    yuan

    April 18, 2012 at 12:36

    Golongan darahnya apa ni..? jadi penasaran..

  64. avatar

    Movi

    April 18, 2012 at 12:58

    Ampunilah aku orang berdosa, ampunilah aku ya Tuhan…
    Yesusku, mohon ampun, aku orang berdosa…

  65. avatar

    Henny Nilam

    April 18, 2012 at 13:16

    Tgl 15 April adalah Hari Raya Kerahiman Ilahi,
    dan Ia sungguh menyatakan kerahimanNya.. amin :)

    Segala Pujian dan Hormat bagi Yesus, Raja Kerahiman Ilahi..

    Berkah Dalem :)

  66. avatar

    J.A. Noertjahyo

    April 18, 2012 at 13:38

    Terima kasih Tuhan, Engkau Mahabesar. Terpujilah nama-Mu.

    • avatar

      admin

      April 18, 2012 at 13:59

      Matur nuwun mas JA atas peneguhannya, apa pun “kebenaran” atas peristiwa tersebut.

  67. avatar

    Theresia Alfa S.

    April 18, 2012 at 14:05

    Terpujilah Allah Maha Besar. Dijaman yang serba penuh gejolak ini kita diajak untuk selalu berserah diri pada penyelenggaraan Ilahi. Semoga dengan kejadian ini, sungguh Allah lebih dimuliakan. “Percayalah walau tidak melihat, karena Allah sungguh Maha Segalanya” Bukti bahwa Allah hadir ditengah kita setiap waktu.

  68. avatar

    andrew Titaley

    April 18, 2012 at 14:23

    Puji Tuhan Maha Besar, karena KehadiranNYA selalu dirasakan oleh setiap orang yang setia kepada FirmanNYA. Peristiwa ini sungguh peringatan bagi kita akan penting dan Sakralnya Ekaristi.

  69. avatar

    Y E Driyanto

    April 18, 2012 at 14:33

    ora iso ngomong opo2………mung… Duh Gusti.. Dalem nyuwun kawelasan.Kasihanilah kami orang yang berdosa…..Terpujilah NamanMu sekarang dan selama-lamanya…amin

  70. avatar

    FA Ermanu

    April 18, 2012 at 14:37

    Didalam Ekaristi Kudus “Tuhan Yesus Benar Benar Hadir”,Sambutlah Dia dgn penuh hormat serta sujud syukur atas hadirNya Tuhan tersebut,semoga semua orang semakin diteguhkan olehNYA.

  71. avatar

    KD

    April 18, 2012 at 14:48

    terlalu mistis dan tidak ada pertanggung jawaban ilmiahnya,

    • avatar

      hadi

      April 20, 2012 at 17:45

      itu iman

  72. avatar

    fransiskus borgias m.

    April 18, 2012 at 16:46

    sy hanya bisa mengatakan, spt reaksi Tomas: Tuhanku dan Allahku… katekese liturgi ekaristi lama antara lain mengajarkan agar ketika imam mengangkat Hosti dan Anggur pada KOnsekrasi, kita sebagai umat berseru dlm hati:Ya Tuhanku dan Allahku…. Ini adalah seruan yg diambil dari loncatan iman Tomas, dari ragu dan tidak percaya, lalu menjadi percaya secara sangat kuat dan mendalam…. YA TUHANKU DAN ALLAHKU… DEUS MEUS ET OMNIA… Pasti peristiwa ini mempunyai tujuan mulia tertentu bagi kita semua….
    Frans B.M.

  73. avatar

    Hubertus Nainggolan

    April 18, 2012 at 17:13

    ” Kasihanilah kami orang berdosa ini Tuhan Yesus””
    Wafat-Mu kami kenang,
    ya Tuhan yang bangkit mulia.
    Datanglah,umat-Mu menanti penuh iman dan harapan

  74. avatar

    bonaventura ardi nugroho

    April 18, 2012 at 17:28

    Aku PERCAYA TUHANKU YESUS KRISTUS Hadir dalam SAKRAMEN MAHA KUDUS ….maka kita Harus menghormatiNya, mempersiapkan diri dengan sungguh sungguh agar layak menerimaNya…. aku sangat merindukanNya …DIALAH Penyelamatku, Dialah Guru Terbesarku, Dialah Bapaku yang selalu mengasihiku apapun keadaanKu. benar atau tdk mujizat itu, bagiku tdk penting..karena sampai kapanpun aku mengimaniNya, karena aku merasakan kehadiranNya, keterlibatanNya dalam hidupku. TUHAN YESUS KRISTUS SEMBAH SUJUD BAGIMU, AMPUNILAH AKU, HADIRLAH DALAM DIRIKU KARENA AKU SELALU MERINDUKANMU. AMIN AMIN AMIN

  75. avatar

    Alex Henry E.P

    April 18, 2012 at 17:28

    Berkah Dalem Gusti,

    Setelah mendengar berita ini dari Istri, saya langsung merinding.. sampai kebawa beberapa saat.

    Karena saat Tuguran Kamis Putih.. secara tidak sengaja Istri saya juga menemukan Hosti yang terjatuh dan tentu saja sudah dikonsekrir.

    Dalam kondisi itu Istri saya langsung bilang kepada saya kalau menemukan Hosti di bawah bangku umat.

    Saya menjawab ya ga pa pa dimakan saja terus berdoa…jujur saja pada saat saya bilang seperti itu perasaan merinding juga saya alami persis saat saya diberi kabar peristiwa di Kidul Loji ini.

    Ada suara hati yang mengatakan untuk segera lapor ke Romo atau Prodiakon…saat itu sudah cukup malam Romo juga tidak ada di tempat dan Prodiakon… saya lupa masih ada di tempat atau sudah pulang.

    Mohon ampun kepada Tuhan untuk keputusan saya untuk mengatakan untuk dimakan saja…karena saya juga kurang mengerti untuk menangani kalau ada peristiwa Hosti yang jatuh.

    Apapun yang terjadi kita patut bersyukur dan terus memuliakan Sakramen Maha Kudus..serta semakin meneguhkan iman kita..

    • avatar

      Eufrasia Fam patty

      April 20, 2012 at 21:35

      Waduh pak Alex, saya prihatin isteri pak bisa menemukan Hosti di bawah bangku? lalu tatib yg bersama imam saat komuni dimana dong, mestinya mereka memperhatikan setiap umat yg menerima komuni agar hosti itu langsung dimakan, bukan dibawa pulang atau hingga di temapt duduk?

    • avatar

      thomassaptohardono

      April 23, 2012 at 12:49

      Apakah ini tanda tanda yang mengawali peristiwa akan “jatuhnya Yesus Di Gereja ST.FX.Kidul Loji Yogyakarta ” ya ? SEBAB pada misa Kamis Putih juga terjadi hosti yang jatuh.Waktu itu seorang putri yang ada di depanku sudah menerima hosti ditangannya, ketika akan disantap hosti itu JATUH KE ARAH PATUNG YESES yang ada didepannya. Lalu diambil dan disantapnya.Saat itu yang ada dipikiranku ya..”kecelakaan” nih! Tapi….kok ada yang lain Ya ? .Kalau kejadian istri Pak Alex Henry yang menemukan Hosti, terjadi Di Gereja Kidul Loji Juga, saya jadi berfikir : jangan jangan ini tanda bahwa Yesus akan hadir di Gereja Kidul Loji dengan Wujud “Hosti berdarah” yang diiringai 6 (enam) titik darah tsb. Seiring dengan Homili yang mengambil tema Santo Petrus yang tidak percaya Yesus telah bangkit, bila tidak melihat sendiri.Klop Sudah….Yesus telah membuktikanNYA.Begitu ya Pak Alex.Berkah Dalem.

  76. avatar

    Albertus Edy Subandono

    April 18, 2012 at 17:29

    Tuhan Yesus datang mengunjungi umatNYA untuk memberikan peneguhan bahwa TRANS-SUBSTANSIASI dari roti menjadi TUBUH KRISTUS itu sebuah Kebenaran Spiritual yang harus kita junjung tinggi dan kita hormati. Karena memang itulah yang dikatakanNYA dalam Kitab Suci. Saat menyambutNYA pun harus dalam keadaan layak dan sepantasnya.

    Puji Tuhan ! Halleluia karena PRIBADI yang rela menderita disalib, wafat, dan bangkit dari antara orang mati itu benar-benar HIDUP. He is alive ! YESUS hidup sampai detik ini dan tinggal di hati kita umatNYA.

    Tubuh Kristus dalam bentuk HOSTI adalah SabdaNya sendiri…. Dengan peristiwa Kidul Loji…. hendaknya makin menguatkan Iman kita. AMIN…

  77. avatar

    regina astuti

    April 18, 2012 at 17:43

    Puji Tuhan, mungkin sudah saatnya diberitahukan kembali bahwa Tubuh dan Darah Kristus itu nyata. Pengalaman Rasul Thomas mengingatkan kita, supaya tidak perlu harus dicolokkan mata kita supaya mata batin dapat melihat. Kadang kita baru percaya ketika ada penampakan atau peristiwa-peristiwa mistis seperti ini, sementara Mujizat sebenarnya adalah di setiap hirup napas dan langkah kita.. Namun, selalu bersyukur, karena setiap hal fenomenal atau mistis, membuat orang yang tidak percaya lalu percaya, orang yang percaya semakin kuat imannya. Tuhan Memberkati kita semua. Amin

  78. avatar

    Yulius Advent

    April 18, 2012 at 17:46

    wah , saya merinding baca artikel tersebut .
    Allah melakukan hal yang kurang bisa di nalar di kehidupan yang penuh misteri ini .

  79. avatar

    Alex Henry E.P

    April 18, 2012 at 18:05

    Saya menemukan artikel ini…semoga bermanfaat.

    http://www.indocell.net/yesaya/id585.htm

  80. avatar

    purwantifr

    April 18, 2012 at 18:51

    Allah Maha Rahim

  81. avatar

    Popo

    April 18, 2012 at 19:25

    Gusti mboten nate sare… BERKAH DALEM…

  82. avatar

    Matt

    April 18, 2012 at 19:31

    Kejadian serupa sudah pernah terjadi disini (USA) setahun yang lalu. Setelah melalui penelitian laboratorium dan konsultasi profesional, ternyata ditemukan satu bakteri yang suka berdiam dalam ragi roti. Bakteri ini kalo bereaksi dengan alkohol (anggur misa berkadar alkohol 12%) menciptakan warna darah. Semoga penelitian bisa dilakukan untuk kejadian yang terbaru di Yogya ini.

    • avatar

      augst

      April 19, 2012 at 08:32

      saya rasa yg dibagikan ke umat bukan yg dicelupkan ke anggur

  83. avatar

    Ignatius Joko Mulyono

    April 18, 2012 at 19:35

    Puji Tuhan karena Dia telah mengingatkan kita agar kita selalu menghormati didalam mengikuti Perayaan Ekaristi.

  84. avatar

    Antonius Winhandono, St. Petrus Pekalongan, asal Paroki Maria Assumta Gamping Yogya

    April 18, 2012 at 19:43

    “Berbahagialah mereka yang percaya namun tidak melihat”, saya menanggapi hosti berdarah dengan iman, karena aku nyakin Kristus telah menunjukkan kemulianan-Nya dan kita diminta untu terlibat langsung dan nyata menyebar luaskan kabar gembira Allah dan kerajaan-Nya sehingga semakin percaya akan Kristus lewat karya nyata kita(pergaulan denalam masyarakat,tingkah laku kita dimana kita berada), kita diingatkan untuk semakin mendekatkan diri dengan Kristus “Kerahiman Illahi”,Terimalah pertobatanku dan ampunilah dosa-dosaku ya Yesus. Winhandono@yahoo.co.id

  85. avatar

    Antonius Winhandono, St. Petrus Pekalong

    April 18, 2012 at 19:45

    “Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya”, saya menanggapi hosti berdarah dengan iman, karena aku nyakin Kristus telah menunjukkan kemulianan-Nya dan kita diminta untuk terlibat langsung dan nyata menyebar luaskan kabar gembira Allah dan kerajaan-Nya sehingga semakin percaya akan Kristus lewat karya nyata kita(pergaulan denalam masyarakat,tingkah laku kita dimana kita berada), kita diingatkan untuk semakin mendekatkan diri dengan Kristus “Kerahiman Illahi”,Terimalah pertobatanku dan ampunilah dosa-dosaku ya Yesus. Winhandono@yahoo.co.id

  86. avatar

    alexandro santos bello

    April 18, 2012 at 21:17

    Yesus ampuni aku orang berdosa ini

  87. avatar

    Tinasfd

    April 18, 2012 at 22:06

    Berita ini sangat penting, menguatkan iman kita akan Yesus….

    • avatar

      admin

      April 19, 2012 at 23:12

      Suster, kalau ada cerita dan syering iman silakan email kami redaksi@sesawi.net; jangan khawatir nanti kami edit.

  88. avatar

    Elizabeth Wara

    April 18, 2012 at 23:19

    Tuhan sungguh Maha Besar & Ajaib

  89. avatar

    alberto magnum adi kurniawan

    April 18, 2012 at 23:30

    15 April 2012 – Minggu Paska II – Kerahiman Ilahi (YESUS, engkau andalanku)
    bertepatan juga dengan umur 19th Paduan Suara BMV ass Sacramento [Beata Marie Virginae a Sacro Sacratissimo Sacramento]

    YESUS ENGAKAU ANDALANKU! ampunilah kami orang berdosa ini

  90. avatar

    Beautrix Wong

    April 19, 2012 at 00:04

    Maha Besar Tuhan kita.

  91. avatar

    Yudha Asta Birawa

    April 19, 2012 at 03:07

    RENUNGAN :
    “Kecerobohan” Prodiakon dalam menerimakan Hosti Suci sangat-sangat sering terjadi. Saya sering mengalami itu, contohnya :
    Para penerima Komuni biasanya baris dalam dua barisan.Di depan saya ada seorang tua (Ibu-ibu) yang ketika tiba pada gilirannya, beliau dengan sangat hormat sungkem (menyembah sujud) Hosti dalam Piala itu sebelum menengadahkan tangannya untuk menerima Hosti. Sialnya pada saat itu, Si Prodiakon tidak mau menantikan “ritual” penyembahan Ibu tadi sampai selesai baru menerimakan Hosti nya, tetapi mengalihkan menerimakan ke orang di barisan sebelah Ibu tadi. Dan barulah kembali berpaling ke Ibu tadi untuk menerimakan Hosti.
    Saya yang berada di belakang Ibu tadi……juga melakukan hal yang sama dengan Ibu tadi dan sialnyaaaa…….. mendapat perllakuan yang sama oleh Prodiakon tadi.
    Alhasil Ibu tadi dan saya, menyembah sujud tempat kosong….tidak ke Hosti yang di dalam Piala tadi.
    Di sini terlihatlah bahwa Prodiakon seolah-olah melakukan tugas suci tersebut tidak dengan kesungguhan hati sehingga seolah-olah kepingin cepat-cepat selesai, tanpa menghargai kearifan budaya/kebiasaan orang tua yang dilakukan Ibu tadi dan saya. Padahal nota bene, Prodiakon itupun tidak kalah tuanya dengan kami-kami; dimana tentunya dia seharusnya juga mengenal/terbiasa dengan tatacara seperti itu. Prodiakon tersebut seolah-olah tak mau berkorban waktu sedikit saja.
    Prodiakon…….NJELEHI !
    Prodiakon ….. KURANG PIKNIK, KURANG DI TATAR !
    ProDiakon ……KARBITAN !
    OOooooo YESUS……..ampuni dosa ku karena aku telah tidak dengan hormat (karena hatiku gondok), ketika menerima TUBUH dan DARAH MU, karena Prodiakon njelehi itu. Ampuni aku dan Prodiakon itu Ya, YESUS ku…!
    Njelehi…..njelehi….njelehi ! Prodiakon…SEMPRULLL !!!!!

    • avatar

      admin

      April 19, 2012 at 09:34

      memang harus ditraining bagaimana memberikan hosti secara baik, teratur dan hormat.

    • avatar

      arie

      April 20, 2012 at 19:14

      SETUJU !!! MARI KITA JAGA KESAKRALAN HOSTI KUDUS AGAR TETAP TERJAGA!! AGAR TIDAK BERDARAH LAGI! DAN BUNDA MARIA TIDAK MENANGIS LAGI….BERKAH DALEM….

    • avatar

      thomassaptohardono

      April 23, 2012 at 13:19

      Pendapat Anda …?

      1.Pelecehan Hosti Kudus
      2.Mis Kominikasi
      3.Tata cara penerimaan komuni yang tidak sepaham
      4.Aturan Yang tidak tegas
      5.Sosialisasi oleh romo Pastur yang kurang
      6.Umat yang “sak karep wudele dewe”
      7.Boleh menfsirkan dan menjalankan pelaksanaan penerimaan komuni
      sendiri.Sehingga pendapatnya sendiri yang paling benar.

      ATAU….biar aja terjadi kekacauan….pikir…cari solusi…yuuuk !
      NEXT BETTER lah…jadi prihatin nih !!!

    • avatar

      thomassaptohardono

      April 23, 2012 at 13:21

      BAGAIMANA PENDAPATMU :

  92. avatar

    hindra jaya

    April 19, 2012 at 07:03

    Sungguh menambah iman katholik keluarga-ku, makanya saat misa berlangsung saya selalu mengingatkan kepada putra saya agar serius dalam beribadah / mengikuti misa karena saya percaya bahwa Kristus sungguh hadir dalam pristiwa itu

  93. avatar

    Yustinus

    April 19, 2012 at 09:08

    Pesan Perjamuan Terakhir Yesus bersama para RasulNya, INILAH TUBUHKU, INILAH DARAHKU.Dia tidak mengatakan INI adalah TUBUHKU, INI adalah DARAHKU, Dia juga tidak berkata INI adalah lambang TUBUHKU, INI adalah lambang DARAHKU. Mari kita teliti ke-empat Injil.

    Lebih dari semua itu sehubungan dengan peristiwa itu benar atau tidak, Dia bersabda “KARENA ENGKAU MELIHAT DAN PERCAYA BERBAHAGIALA YANG TIDAK MELIHAT NAMUN PERCAYA”

  94. avatar

    ignatius pawarta

    April 19, 2012 at 09:18

    dengan perasaan merinding aku berkata: “Sungguh Kristus Hadir di situ”

  95. avatar

    innech

    April 19, 2012 at 09:46

    Aku sungguh yakin dan percaya bahwa YESUS KRISTUS memang ada dan hadir diantara kita.tp soal kabar ada hosti berdarah aku msh blm percaya krn blm membuktikannya sendiri.amin

  96. avatar

    Andaikan

    April 19, 2012 at 10:50

    Believe it or not, utk hal2 spt di atas ? semua tergantung pd kt dan pengalaman iman kita masing2.
    Tetapi saya kira tdk ada jeleknya jk saya menambahkan jumlah angka kejadian spt tersebut di atas.
    Hampir semua komentar di atas saya simpulkan bahwa inti pesan dr peristiwa hosti berubah menjadi darah tersebut adalah agar kita semua menyadari bahwa ketika kita menerima hosti maka berarti kita menerima Diri ( Tubuh dan Darah ) Yesus sendiri, untuk itulah dengan sendirinya kita wajib bersikap sungguh hormat dan bersyukur karena kita diperbolehkan utk menyatu dg Sang Sumber Segalanya bagi kita tsb.
    Dan jika hal2 atau kejadian2 ajaib dinyatakan melalui bentuk2 dr lambang akan keberadaan Allah sendiri, spt misalnya dalam bentuk Hosti, Tabernakel dll, saya kira agar supaya manusia bisa dimudahkan utk memahami, menyadari dan mempercayai bahwa Allah selalu hadir dan ada di antara kita.
    Sebagaimana yg saya alami sendiri pd tahun 1988an dmn dalam tahun itu saya mengalami 2x peristiwa ajaib yang setelahnya saya simpulkan bahwa peristiwa2 tsb memberikan pesan bahwa Allah sungguh2 sangat mengasihi kita yg sdh disebut sbg umat kesayangan-NYA yg telah ditebus-NYA dg darah dan salib-NYA sbg bentuk dr keseluruhan hidup-NYA.

    Peristiwa 1:
    Terjadi ketika saya berdoa setelah menerimakan HOSTI.
    Pada waktu itu saya ikut tugas koor utk misa sore jum’at pertama di gereja Cilandak.Saya berniat setelah menerimakan HOSTI tsb,ingin doa singkat saja karena harus cepat menyiapkan lagu komuni, tetapi apa yang terjadi..? begitu saya buat tanda salib, saya melihat dlm pengertian saya bahwa di depan saya dibentangkan suatu layar, spt layar lebar yg biasa kita lht di gedung film itu, dan di layar tsb saya lihat bgt banyak dan tak terhitung cahaya2 yang setelah saya amati ternyata cahaya2 tsb mengalami perpindahan /gerakan2 yg tdk bs saya tebak sebelumnya. Dan tdk saya duga bahwa kemudian ada pengertian yg menjelaskan dan mengarahkan saya untuk mengikuti salah satu cahaya berwarna agak kemerahan, dan kemudian saya merasa dipersatukan dg cahaya tsb shg mengikuti kmn geraknya sambil dijelaskan pd pengertian saya bahwa : Seperti inilah keadaan jiwa2 manusia ketika di saat hidupnya tidak mau mengenal Allahnya…. dan apa yang saya alami…?
    saya merasakan suatu penderitaan… kesengsaraan…

    Maaf skg saya merasa lelah dan spt tdk mampu meneruskannya..

    semoga di kesempatan berikutntya saya bs meneruskannya..

    Mohon doanya shg sy bisa bs share ttg kejadian2 tsb

    me…

  97. avatar

    sutedjo

    April 19, 2012 at 13:12

    Tuhan itu nyata hadir ditengah-tengah kita, dikehidupan kita untuk menyaksikka segala yang kita lakukan didunia

  98. avatar

    Alberta PIJ

    April 19, 2012 at 14:01

    Tuhanku Mahabesar dan Agung! Puji Syukur Kau hadir sungguh ditengah-tengah kami, menguatkan iman dan mengingatkan kami yang kurang menghormati, menyembah dan menjunjungMu.

  99. avatar

    Adrian Diarto

    April 19, 2012 at 15:42

    Saya ingin seperti para gembala yang tidak (merasa) perlu melakukan kajian apapun, tetapi menerima kehadiran Tuhan dengan kegembiraan dan rasa syukur. “Ya, Tuhanku dan Allahku”. (Pikiran kritis mungkin diperlukan, tetapi juga mungkin tidak berguna sama sekali.)

  100. avatar

    Hyronimus

    April 19, 2012 at 16:37

    Peristiwa itu sendiri sudah terjadi. Kalau benar terjadi,tidak mungkin dikatakan sebaliknya sebagai tidak terjadi. Peristiwa semacam itu, pernah terjadi juga di tempat lain di dunia ini. Baca buku “Mukjizat Ekaristi” terbitan Marian Center Indonesia,2005.Dicatata mulai terjadi tahun 700 Masehi. Kini di Grj Kidul Loji Yogya. Terima kasih, Tuhan Yesus. Saya percaya, bahwa hosti yang dikonsekrir adalah Tubuh-Mu sendiri sebagai makanan bagi keselamatan jiwa. Sebagai seorang prodiakon, saya sungguh percaya bahwa yang saya bagikan ke umat adalah Tubuh-Mu sendiri, sehingga tanganku sering gemetar, karena merasa tidak pantas memegang Tubuh-Mu yang mahasuci, namun Engkau membolehkan saya melaksanakan tugasku sebagai prodiakon yang hina di hadapan-Mu.

  101. avatar

    teresavilla

    April 19, 2012 at 17:20

    sampai tua ,kalau cerita ini tdk dlm bahasa inggris. hanya sebagai cerita rakyat. terjemahkan dalam bahasa inggris dan taruh di cnn tv.biar katolik dunia menilai. benner atau tidak

    • avatar

      admin

      April 19, 2012 at 23:09

      Akan kami upayakan.

      • avatar

        elang utara

        September 27, 2013 at 15:14

        ini pesan agar dalam kehidupan kita lebih Mawas
        Eling lan Waspada
        JCbU all

  102. avatar

    Katarina Thealuffy Agrippina

    April 19, 2012 at 20:47

    mari mendekatkan diri lebih dekat dengan KRISTUS

  103. avatar

    Stella Lousser

    April 19, 2012 at 21:23

    Wah , gege bgt…
    Tuhan itu benar benar mulia.
    Karena kesalahan kita, Dia justru memberikan mukjizat
    Sehingga kita dapat mempercayaiNya,,
    Itu suatu anugrah yang tak ternilai…

    Hostinya pakek teleport dulu ke surga, terus diberi darah Kristus agar kita percaya, lalu dikirim lagi ke bumi yang berjarak 100000 Kpc….

  104. avatar

    Yudha Asta Birawa

    April 20, 2012 at 06:59

    Ke-terlalu-mudah-an menyitir ayat “……….berbahagialah orang yang percaya meskipun tidak melihat ” (pada konteks tertentu) rasanya-rasanya itu adalah karya Si Jahat yang lagi ngetrend di abad ini. Tujuannya sangatlah jelas yaitu menisbikan “keberadaan Allah” di dunia saat ini.INGAT : Membahas dan menyadari karya Si Jahat terus menerus, dan dengan TIDAK SAMA SEKALI membahas dan menyadari karya Si Jahat/Setan : SAMA Berbahayanya !

  105. avatar

    Andreas BS

    April 20, 2012 at 08:41

    Percayalah, bahwa itu betul2 tubuh Kristus, karena kita sebagai umat katholik sangat mempercayai bahwa hosti yg sdh dikonsekrasi adalah tubuh dan darah Kristus. seperti Kristus bersabda berbahagialah yang tidak melihat Aku namun percaya.

  106. avatar

    Domir

    April 20, 2012 at 12:52

    Maaf, karena banyak dari pembaca yg mengira ilustrasi gambar hosti berdarah di atas adalah foto dari hosti berdarah di Kidul Loji, bahkan ada yg sempat mencetak untuk disebarluaskan, maka saya menyarankan agar keterangan dr foto tersebut diletakkan di dekatnya, atau sekalian dihilangkan agar tidak menimbulkan salah presepsi. Terima kasih. Tuhan memberkati.

  107. avatar

    Irine Rianingtyas

    April 20, 2012 at 14:16

    Tuhan Yesus aku percaya Engkau hadir ditengah tengah kami,,,,

  108. avatar

    vero

    April 20, 2012 at 14:23

    maaf, pak admin, pada awal sepertinya ilustrasi tsb belum diberi catatan bahwa itu adalah ilustrasi ‘hosti berdarah’ yang terjadi di US, saya sempat forward keteman2 tanpa keterangan tsb. saya malah berpikir seperti itulah ‘hosti berdarah’ yang terjadi disebuah paroki di Jogya (sayang saja kenapa tidak dari awal diberi keterangan dari redaksi tsb.)

    pernyataan saya diatas tidak ada berkaitan akan iman saya bahwa hosti yang telah dikonsekrir adalah benar Tubuh & Darah Kristus sendiri, ini hanya menghindari simpang siur cerita dari e-mail ke email atau dari mulut kemulut, soalnya kita terbiasa dengan kehebohan mujizat :P

    AMDG

  109. avatar

    tony

    April 20, 2012 at 15:04

    Berserahlah pada Tuhan. Pikirkan yang diatas, Tuhan akan memberikan kepada kita, upahnya sudah jelas. Prodiakon adalah seorang awam yang menerima anugerah yang luar biasa, soal ada kelalian itu manusiawi sepanjang tidak disengaja, sedang Tuhan saja mengampauni orang yang bersalah, masakan kita malah mencemooh? Salam buat bapak Heronymus, bekah Dalem Gusti.

  110. avatar

    asih

    April 20, 2012 at 15:27

    masing2 dr kita harus benar2 menghadirkan YESUS ketika dalam misa, dan menghargai kehadiranNya itu… terlebih sikap dari kesiapan batin, dan penghargaan sikap pada prilaku kita terhadap sakramen ekaristi.
    …saya kuliah di solo thn 2000-2005, kemudian kembali ke papua di daerah perbatasan IND-PNG, kebiasaan pada saat konsekrasi… saya mengangkat tangan saya sbg bentuk penyembahan(hormat,patuh,ampun,dan selamat datang). kemudian adik kandung saya bertanya” kenapa kakak setiap konsekrasi mengangkat tangan?”.. setelah sy jelaskan, tanggapan dia mengatakan” kan biasa aja jg sudah cukup kenapa harus repot’”.
    … sehingga suatu saat pada hr kamis putih..sehabis misa berakhir, umat dipersilahkan berdoa di depan monstran (di papua jarang sekali ada budaya tuguran, shg umat berdoa seadanya dan pulang), namun pada kesempatan saat kami berlutut didepan bawah altar..tiba2 sesuatu yg tidak pernah saya lihat sebelumnya..ADIK saya mengangkat kedua tangannya dengan tangan dan tubuh yg bergetar..”
    ..esok paginya ia bercerita bahwa pada saat akan berlutut di depan altar, ia melihat sosok seorang Pria (terang) mengangkat PIALA dengan gaya yg tidak kaku. “itulah yg membuat saya gemetar dan langsung menyembah..”ujarnya .
    ..pernah juga suatu saat ketika saya berkunjung ke Manokwari, ..pada saat konsekrasi saya melihat bukan pastor yg berdiri pada saat selesai konsekrasi..,tapi seorang dengan postur yg agak lebih tinggi wajahnya tidak kelihatan karena terang, merentangkan tangan dan ia berkata”MARILAH KEPADAKU SEMUA YANG LETIH LESU DAN BERBEBAN BERAT AKU AKAN MEMBERIKAN KELEGAAN KEPADAMU”(SEPERTI PADA.MAT.10:28)..
    _________JADI..ubahlah sikap dan batinmu, mulai sekarang, ketika engkau mau benar-benar berjumpa denganNya.____karena DIA benar2 menunggu dan rindu kehadiranmu.

  111. avatar

    noesandrian

    April 20, 2012 at 19:24

    meskipun itu mukjizat atau bukan kita harus sadar bahwa hosti suci itu perwujudan dari tubuh dan darah Kristus.Dengan adanya berita dan peristiwa tsb yang jelas kita akan lebih bersatu lagi untuk menyuarakan kasih kepada sesama kita

  112. avatar

    arie

    April 20, 2012 at 19:35

    Jikalau boleh bersaran sedikit…agar Kesakralan Hosti Kudus tetap terjaga,alangkah baiknya yg membagikan TUBUH DAN DARAH KRISTUS tersebut adalah Imam sendiri…! sungguh sy pribadi terkadang kurang sreg dg Prodiakon yg membagikan,krn Hosti itu inti dr setiap acara Ekaristi…apa Tuhan hrs mengingatkan terus dg pristiwa2 sedih tsb? spt Julia Kim dr Korsel.Alangkah bijaknya kalau kita Katholik lbh perhatian lagi utk masalah ini…bukankah sdh byk Patung Bunda kita yg menangis darah krn Kesakralan Hosti (Tubuh dan Darah) Sang Putra yg kurang diSakralkan. sy kira bro Romo ga akan kecapean jk hrs membagikan Hosti sendiri koq…..kecuali saat hari Raya yg memang umatnya terlalu byk,br maklum. Menurut sy Hosti itu suatu yg sangat Sakral! apakah tangan dan laku para pembantu Romo tsb sdh layak utk memegang Tubuh Kristus? tlg deh agar mjd suatu bahan utk kita renungkan… Maaf jk tulisan sy ini ada sdkt menyinggung saudaraku…ini hanya sdkt mskan dr hati ini….Berkah Dalem….

  113. avatar

    filomeno elisio belo

    April 20, 2012 at 20:14

    saya berpikir perlu mengadakan suatu penyelitian yang mendalam, sebab bangsa indonesia adalah bangsa yang bermaioritas penduduk beraga islam. biasanya mukjizat2 keimanan terjadi pada masyarakat yang masih kebanyakan belum mengenal dan percaya Yesus.

  114. avatar

    Eufrasia Fam patty

    April 20, 2012 at 21:54

    Peristiwa ini diambil hikmahnya bahwa iman kita diteguhkan, kepada umat untuk mempersiapkan sungguh2 dalam menyambut komuni, juga kepada para imam untuk lebih khusyuk lagi dalam menjaga kesakralan liturgi ekaristi, sebab pengalaman saya melihat para imam yg kadang selama misa berdoa seperti dikejar waktu.jadi kadang saya kecewa, waktu novena Kerahiman Ilahi dari jumat agung hingga pesta Kerahiman Ilahi kemarin ada imam yg tidak konsisten, beliau kan sudah dijadwalkan jauh hari untuk memimpin misa setelah novena, namun saatnya beliau memimpin misa tergesa2 sampai koor disuruh gak usah nyanyikan lagu persembahan alasan beliau mau cepat2 krn ada keperluan, ini juga menjadi peringatan untuk imam bahwa tugas pokok mereka adalah mengadakan misa..

  115. avatar

    ignatius

    April 21, 2012 at 14:04

    CARA MENERIMA KOMUNI DENGAN LIDAH

    Sebagaimana dianjurkan Bapa Suci Paus Benedictus XVI agar menerima komuni dengan lidah dan berlutut, ternyata cara ini belum dapat dilaksanakan kecuali pada misa di Vatican, di mana umat yang menerima komuni langsung dari Sri Paus pelaksanaannya ternyata dengan berlutut dan dengan menggunakan lidah. Hal ini dapat dilihat pada perayaan misa baik Paskah maupun Natal di televisi. Kenapa sampai saat ini cara seperti ini di Indonesia tidak dijalankan, bahkan sering umat yang menghendaki menerima komuni dengan lidah sering ditolak dengan kasar. Contohnya pernah terjadi pada misa kudus di Gereja Kidul Loji Yogyakarta. Sebagai akibatnya terjadi pelecehan terhadap komuni kudus/sakramen Maha Kudus oleh seorang imam setempat. Apakah ini ada nhubungannya dengan peristiwa hosti berdarah yang terjadi di Gereja Kidul Loji? yang artinya periatiwa sakral penerimaan komuni kudus tidak dijalankan dengan pantas/ tidak dihormatinya sakramen Maha Kudus.Apalagi juga sering terjadi KETERLAMBATAN misa, bahkan pernah terjadi Misa pertama hari Minggu terlambat 15 menit??? Maka marilah kita bertobat, terutama sekali untuk Gereja Franxiscus Xaferius Kidul Loji Yogyakarta.
    Mengapa tubuh Kristus terluka dan harus disalibkan lagi? Marilah kita memuliakan dan menghormati tubuh Kristus.

  116. avatar

    Stanley Budianto

    April 21, 2012 at 18:42

    saya pernah mengalami hal serupa dikota sebut saja kota A,parokinya sebut saja Paroki A,
    pada waktu itu saya berada pada urutan ke 3 atau ke 4 waktu hendak menyambut Komuni,
    yg dibagikan seorang prodiakon,sampai pada giliran saya menerima dan menyantap
    Tubuh Dan Darah Kristus dengan menghadap Altar,semuanya masih lancar lancar saja,
    tapi saat saya mau berbalik ketempat duduk saya kejadian itu berlangsung,
    saya melihat sebuah Benda Putih Bulat yg ternyata sebuah Hosti tergeletak dilantai,
    samping kiri saya,persis didepan deretan bangku paling depan berseberangan dengan Altar
    yang Kudus, saya sempat berpikir Hosti siapa ini yang jatuh ? kenapa tidak ada yg merasa
    kehilangan Hosti ? baik prodiakon atau umat yg menerima Hosti itu,kenapa dibiarkan
    tergeletak begitu saja ? padahal saya berada pada urutan ke3 atau 4 dan semua prosesi
    didepan saya berjalan lancar,tanpa ada yg merasa kehilangan Hosti Kudus ?
    lalu muncul pikiran dibenak saya,apakah saya ambil Hosti yang jatuh itu lalu memakannya,
    atau mengembalikannya pada prodiakon yg sedang bertugas tidak jauh dari saya ?
    sambil melihat pada prodiakon saya memutuskan untuk mengambil/memungut Hosti Kudus itu yg
    entah punya siapa yg jatuh lalu memakanya sendiri,sedangkan prodiakon yg melihat saya
    memakannya tersenyum lega jadi tidak sampai tersia siakan sampai Tuhan marah dan Hosti
    KudusNya berubah menjadi Darah seperti ini.Tanpa maksud menyalahkan siapa siapa baik yg
    menerima Hosti lalu jatuh/kehilangan tapi cuek bebek maupun yg memberikan Hosti itu dan
    melihat Hosti itu jatuh tapi tidak mengambilnya karena begitu banyak umat yg antre untuk
    menerima Hosti Kudus dari tangannya, entah kemana para pendamping Komuni/Tatalaksana yg
    bertugas ? yg penting Hosti Kudus itu sudah ditemukan dan berada pada tempat yg tepat sekarang serta menjadi pelajaran yg berharga bagi kita semuanya. Amen

  117. avatar

    maria

    April 21, 2012 at 22:06

    saya sungguh percaya ,kami satu keluarga besar membaca dan menaruh kepecayaanterhadap peristiwa langka ini , tanpa syarat apapun kami menyembahMu ya Tuhan dan menyerahkan hidup Kami sepenuhnya di dalam tanganMu . Pakailah diri kami untuk memuliakan Namamu di Dunia ini Ya Tuhan

  118. avatar

    maria

    April 21, 2012 at 22:07

    “saya sungguh percaya ,kami satu keluarga besar membaca dan menaruh kepecayaanterhadap peristiwa langka ini , tanpa syarat apapun kami menyembahMu ya Tuhan dan menyerahkan hidup Kami sepenuhnya di dalam tanganMu . Pakailah diri kami untuk memuliakan Namamu di Dunia ini Ya Tuhan “

  119. avatar

    thomassaptohardono

    April 21, 2012 at 22:24

    Seandainya bisa dites darah,dan bisa dibuktikan itu darah manuasia dan golongan darahnya AB, ya itu darahnya HIS EXELLENCY YESUS. PASTI ! jangan ragu ! Dimana mana kalo ada kejadian seperti itu -Segala sesuatu yang ada hubungannya dengan YESUS- mulai jaman dulu sampai sekarang, kalo dites golongan darahnya “ndilalah” AB. Jadi percayalah golongan darah Yesus AB.
    Juga banyak orang yang percaya: Wafat 7 April tahun 30. Dimakamkan di bukit golgota. Bekas Cambukan di badan 121 kali, dan mahkota di kepala 50 duri
    so, bagi yang skeptis mintalah tes darah.Dan bagi yang percaya : Alleluya, Puji Tuhan

  120. avatar

    Ign Liyanto D

    April 21, 2012 at 23:01

    KEPADA PARA BPK/IBU PRODIAKON/PRODIAKONES.

    Kasus yang terjadi dan menghebohkan ini tentulah harus menjadi perhatian kita para Perodiakon/nes untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas.

    Menghindari adanya kesalahanfatal berulang, mohon agar pengisian hosti pada sibori pada saat akan dibagikan jangan terlalu penuh, dan jangan menggunakan sibori yang terlalu kecil.

    Sebagai pelayan umat hendaknya kita hormati umat yang sedang melakukan penghormatan kepada tubuh Kristus dan tidak perlu tergesa-gesa.
    Berkah Dalem. Salam hormat kami Prodiakon Nggamping

  121. avatar

    samidii

    April 22, 2012 at 10:09

    Mungkin sudah saatnya Tuhan mengingatkan kita kembali bahwa Tubuh dan Darah Kristus itu nyata. Kadang kita baru percaya ketika ada penampakan atau peristiwa-peristiwa mistis seperti ini. Namun, kita selalu bersyukur,setiap ada hal fenomenal atau mistis, membuat orang yang tidak percaya lalu percaya, orang yang percaya semakin kuat imannya. Tuhan Memberkati kita.BERKAH DALEM

  122. avatar

    princes angel

    April 22, 2012 at 14:56

    Ya Tuhanku Yesus Kristus,semoga peristiwa ini dapat membantu para umat yang ada di dunia,yg beragama,Khususnya KATOLIK,seharusnya bersyukur,bukan malah Sombong,harusnya Peristiwa ini dapat DI PERCAYA BAHWA TUBUH DAN DARAH KRISTUS ITU NYATA HADIR DALAM DIRI masing-masing setiap individu,bagi orang yang Percaya,kepada-Nya,maka berbahagialah dirimu,karena engkau memilki kekayaan Hati yang Luar biasa,dan Semoga dirimu selalu dekat kepada-Nya.dirimu memilki IMAN YANG SUNGGUH LUAR BIASA,mengapa????karena hanya dialah yang dapat merasakan kehadiran-Nya.kita tidak,oleh karena itu,mau PRODIAKON<LEKTOR<PEMAZMUR<MISDINAR<ORGANIS<PARA KAUM MUDA KATOLIK khususnya,marilah kita merenungkan peristiwa ini,dan semoga kita menjadi Sadar akan kelalaian kita,kesombongan kita,kenakalan kita,serta dosa-dosa yg sgt utama yg menjadi penyebab TUHAN MARAH DAN AKHRNYA MELAKUKAN SEGALA SESUATU DEMI MEMBALAS PERBUATAN KITA<<<semoga ini dapat bermanfaat bagi aku,kamu,dia,kalian,mereka,semuanya!!!!!jika ada keslhn atas kata-kata saya,atau ada kekurangan dalam kata-kata ini,dll.saya mohon maaf kepada saudara-saudari sekalian,sekian dan trimakasih!!!!GBU ALL FOREVER!!!terjadilah padaku menurut perkataan-Mu!!!!AMIN!

  123. avatar

    Arcelia Djati

    April 22, 2012 at 16:40

    apa yang kau lakukan untuk saudaramu, itu juga kau lakukan untukKU.Amin Berkah Dalem Tuhan Yesus Engkaulah yang memelihara kehidupan kami sehingga kami ini terselamatkan.Buktinya suf\dah kami dengar dan kami percaya !

  124. avatar

    Christina Handayani

    April 22, 2012 at 19:32

    Yaa Tuhan… saya jadi merasa bersalah.. selama beberapa pekan ini kumerasakan hubungan dengan MU menjadi hambar… ke gereja tiap mgu hanya kewajiban.. namun ENGKAU tiap saat hadir dan menolongku tanpa merasa bhw itu sebuah kewajiban.. ampun ya TUHAN.. peristiwa ini membuka mata-hatiku bhwa ENGKAU tak bosan untuk hadir bagiku.. sekali lagi ampunilah saya ya TUHAN…

  125. avatar

    laurentia evangeline(iyen)

    April 23, 2012 at 10:04

    tuhan akan menyatakan muzizat yang besar jika kita selalu berdoa dan percaya kepada tuhan yang maha esa

  126. avatar

    Fx. Endro S

    April 24, 2012 at 20:02

    Memang sesudah Jumat Agung di gereja Kidul Loji diadakan Novena Kerahiman selama 9 hari.Misa itu adalah misa pada saat merayakan PESTA KERAHIMAN dimana Tuhan Yesus memberikan karunia yang terakhir sebelum Dia wafat di kayu salib yaitu keluarnya Darah dan Air dari Hati Kudus Tuhan Kami Yesus Kristus yang menguduskan dan memberikan hidup jiwa2. “Aku mau supaya semua orang mengerti dalamnya KerahimanKu”. TERPUJILAH YA TUHAN YESUS KRISTUS, KAMI PERCAYA KEPADAMU ENGKAU MASIH MENYERTAI KAMI SELALU. Karena itu marilah kita seringlah berdoa dan mohon ampun kepadaNya. Alleluya. Amin Berkah Dalem.

  127. avatar

    Laurentius D Sugiarto

    April 26, 2012 at 10:58

    Berbahagialah kita yg tdk melihat namun percaya…….dalam arti yakin dan percaya akan Hosti/Tubuh Tuhan….sungguh besar kasih dan kuasa NYA!!!

  128. avatar

    Laurentius D Sugiarto

    April 26, 2012 at 11:03

    YESUS!!!>>>>ingatlah akan daku jika engkau datang sebagai RAJA!!!

  129. avatar

    Papahe Indy

    April 26, 2012 at 19:57

    Puji Syukur kami panjatkan padaMU Tuhan.Kau berkenan hadir ditengah-tengah kami, menguatkan iman kami,mengingatkan kami yang kurang menghormatiMu.Sungguh Besar Kuasamu sehingga Engkau menunjukkan kemuliaanMU DI Gereja St Fransiskus Xaverius Kidul Loji sehingga menambah kuat iman kami untuk percaya kepadaMU.hanya Engkaulah yang patut di sembah dan di puji.BERKAH DALEM

  130. avatar

    yohana safitri

    April 28, 2012 at 18:10

    hmm ,, dengan kejadian seperti itu hendaknya jangan sembrono dalam menerima hosti dan prodiakon lebih hati hati dalam menerimakan hosti ..
    atau mungkin ini memang menjadi bukti bahwa muzijat ada di zaman moderen skarang ini ,, god bless u all ^_^

  131. avatar

    stefanus eris n

    April 29, 2012 at 21:34

    Puji Puhan Haleluya…..Tuhan Yesus telah hadir untuk kita.mari kita puji dan kita sembah.dan mohoh ampun atas dosa dosa kita.supaya kita di selamatkan Amin.

  132. avatar

    Catherine Sudarsono

    May 1, 2012 at 09:07

    Ya TUHANku dan ALLAHku…aku percaya padaMU…dan kupasrahkan hidupku dlm tanganMU…

  133. avatar

    Antony

    May 2, 2012 at 23:30

    Air mataku mengalir, mendengar berita ini.Memang sejak aku mengalami pertobatan, melalui penderitaan sakit isteriku, aku menjadi cengeng. Thank You Yesus.Dan aku bertahun-tahun telah menekuni mengenai pengertian tubuh dan darah Yesus ini.Inilah yang membedakan gereja Katholik dengan gereja yang lain.Aku telah membahas panjang lebar dan sejelas-jelasnya didalam bukuku yang berjudul Antichrist & Akhir Zaman, yang baru diterbitkan. Roti menjadi daging Yesus dan anggur menjadi darah Yesus,ini adalah misteri Allah yang sudah dimeteraikan Jadi harus dan mutlak kita amini dan kita terima, jangan ditafsirkan yang tidak-tidak,karena memang hal ini tidak masuk diakal pikiran manusia,seperti yang dilakukan oleh Martin Luther, John Calvin, Zwingli dll. .

  134. avatar

    Yohanes Marjoko (Joko)

    May 7, 2012 at 19:38

    KAWULA PITADOS

    Kawula pitados ing Allah, Rama Sang Maha kuwasa, ingkang nitahaken bumi langit.
    Saha ing KANJENG GUSTI YESUS KRISTUS, Putra Dalem ontang anting Pangeran kawula
    Ingkang miyos saking Ibu Kenya Maria, kagarba dening kuwasa Dalem Hyang Roh Suci
    Ingkang nandhang sangsara nalika jamanipun Ponsius Pilatus, saha kapenthang, seda sarta kasarekaken
    Tedhak dhateng naraka (papan pangentosan) tigang dintenipun wungu saking seda
    Mekrad dhateng swarga, pinarak ing satengen Dalem Allah, Rama Sang Mahakuwasa
    Saking ngriku badhe rawuh ngadili para tiyang gesang utawi pejah Kawula pitados ing Hyang Roh Suci
    Pasamuwan Katulik ingkang suci, lan panunggiling para suci
    Pangapuntening dosa
    Tangining badan
    Saha gesang langgeng. Amin.

    “Let’s believe in JESUS CHRIST”. Berkah Dalem

  135. avatar

    Marius Agung SJ

    May 10, 2012 at 12:56

    Real atau manipulasi?
    yang penting jika kita melibatkan suatu perjamuan dengan Tuhan maka harus dihormati bukan karena bukti tetapi karena iman. Ingat Yesus itu memang ada, Dia bukan lagi sejarah tetapi Roh Kebenaran akan hidup.

  136. avatar

    arya

    May 11, 2012 at 20:14

    Sungguh Tuhan Hadir diantara kita dan hidup dalam kita melalui tubuh Kristus inilah buktinya,tidak hanya diluar negeri di jogja pun mukjizat telah terjadi dan ini benar-benar nyata dan mengingatkan kita bahwa kita harus percaya dan senantiasa tidak menyepelekan hosti maupun liturgi ekaristi di rumah Tuhan.

  137. avatar

    anggita

    May 13, 2012 at 12:57

    mujijat Tuhan terus dan terus terjadi sepanjang waktu.

  138. avatar

    whisky

    May 18, 2012 at 20:33

    puji syukur kepeda bapa YAHWEH atas kebesaran tanganNYA

  139. avatar

    Tri Haryono CS

    May 21, 2012 at 19:26

    Mari kita sembah sujud kepadaNya. Karistuslah jalan Kebenaran dan hidup. Dia datang untuk semua manusia.

  140. avatar

    andrew

    June 10, 2012 at 21:47

    sudah ada penyelidikan ilmiahnya belum? agar bisa menjadi kesaksian yang jujur dan bujaksana , karena iman yang benar membutuhkan kejujuran…

  141. avatar

    Gaspar Jago

    June 10, 2012 at 23:43

    Terima kasih Tuhan Yesus.KehadiranMu sungguh nyata dalam Hosti Kudus.Jadilah hatiku sebagai Tabernakel sejati tempat Tuhan Yesus bersemayam.Peristiwa Hosti berdara ini sungguh munguatkan imanku dan iman semua umat katolik.

  142. avatar

    ignatius hariyadi

    June 11, 2012 at 09:15

    HATI KUDUS TUHAN YESUS…KASIHANILAH LAMI

  143. avatar

    Santooso Suciadi

    June 17, 2012 at 18:06

    Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya tidak perlu bukti, saya percaya Tuhan itu selalu ada disekitar kita, dengan kejadian yang terjadi di Gereja Kidul Loji Jogyakarta.Tuhan telah menyatakan kuasanya lewat sebuah Hosti Berdarah Semoga ini semakin menguatkan iman kita bagi semua umat Kristiani. di akhir jaman ini.

  144. avatar

    ignatius hariyadi

    June 25, 2012 at 13:43

    Berkah Dalem … smoga Allah Bapa Tuhan Yesus snantiasa memberi kekuatan kpd qt semua n kirax Ekaristi Kudus selalu memberi keselamatan kpd qt sampai akhir zaman

  145. avatar

    egi salu

    December 10, 2012 at 21:12

    Setiap kali kita mengikuti perayaan Ekaristi, kita menerima Tubuh Tuhan.

  146. avatar

    Lilik Sudjiarto

    February 12, 2013 at 02:04

    Aku-lah Roti Hidup yang turun dari sorga ( tentunya ke rumah-Nya sendiri …. setuju?? )
    Raja Agung telah datang! ( ….. kudirikan …..)
    Allah yang serba Maha, mau melayani manusia.
    Melalui Ekaristi manusia yang percaya kepadaNya dapat bertemu secara nyata. (Aku senantiasa ……zaman.)
    Himbauan saudara/i Arie menurut saya setuju sekali untuk direnungkan dan sebuah kata kunci “Diakon” dalam Kitab Suci dapat dijadikan acuan.

    Sudah pantaskah sikap kita dalam memperlakukan “Sang Penyelamat” pada awal hingga akhir Ekaristi Kudus?
    Kalau dijawab “sudah” berarti selama ini Hosti diberlakukan hanya sebagai “simbol” saja…. Woww…..piye iki?

    Mari rengeng-rengeng pujian “Kepala Yang Berdarah”

  147. avatar

    Ignatius Hariyadi

    April 8, 2013 at 21:51

    Yesus…Nama yang mengatasi segala Nama…Dalam lambang ROTI qt wajib menghormati sepenuh jiwa raga…siapakah manusia didunia ini yang sanggup meng-Imani Misteri Yesus? adalah qt sebagai orang berdosa yang di-SelamatkanNya.

  148. avatar

    ign hariyadi

    June 8, 2013 at 06:55

    Setiap membuka n membaca komentar rekan2 semua ttg Hosti yg jatuh…tak terasa air mata menetes…jatuh bangun Tuhan Yesus menyelamatkan manusia…namun apa balasan yg diterimaNya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>