Outreach Program: PAUD St. Theresia Wedi Adakan Outing Class ke Dua Candi

0
56 views

PENDIDIKAN Anak Usia Dini (PAUD) Santa Theresia Wedi, Kabupaten Klaten mengadakan outreach program  dengan penyelenggaraan outing class (belajar di luar kelas) untuk anak Kelompok A dan Kelompok B ke Candi Sojiwan di Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten; dan Candi Sambisari di Dusun Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Sabtu (4/2/2017). Kegiatan outing class ini diikuti oleh 120 anak dan 12 guru pendamping.

Kepala PAUD Santa Theresia Wedi Suster M. Margaretha AK menjelaskan, kegiatan outing class ke Candi Sojiwan dan Candi Sambisari ini dimaksudkan untuk mengenalkan peninggalan budaya bangsa Indonesia kepada anak. Selain itu, juga untuk melatih anak agar dapat merasakan bagaimana rekreasi secara mandiri itu. Karena anak-anak ini tidak didampingi oleh orangtua mereka selama outing class berlangsung.

Baca juga: 

 

Berpose di depan Candi Sojiwan di Kebondalem Kidul, Prambanan, Kab. Klaten.

“Untuk membantu anak agar lebih paham dan mengesan tentang materi pembelajaran, maka sekolah menggunakan metode praktik langsung dengan cara mengunjungi Candi Sojiwan dan Candi Sambisari. Karena metode seperti ini akan lebih efektif. Sebab, materi pembelajaran tidak harus semuanya bersumber dari guru. Tetapi akan lebih baik jika anak mengalami sendiri, dan guru tinggal menggali pengalaman dari anak,” kata suster.

Suster Margaretha menyatakan, dalam outing class ini, anak-anak diajak mengelilingi seputar candi dengan didampingi pengelola candi tersebut. Pengelola candi memberikan penjelasan tentang sejarah, bentuk, bahan (terbuat dari apa), fungsi, cara perawatan candi dan sebagainya kepada anak-anak. “Setelah itu, anak-anak diajak bermain dan berfoto bersama di area candi,” ujar suster.

Berwisata dengan naik truk.

Suster Margaretha mengatakan, alat transportasi yang digunakan anak-anak untuk outing class ke candi ini berupa truk. “Kita sengaja memilih menggunakan truk. Karena kita ingin memberi pengalaman kepada anak-anak bahwa truk juga bisa dipakai sebagai alat transportasi saat kita berekreasi. Kita juga ingin memberi pengalaman kepada anak-anak bagaimana rasanya naik truk itu,” jelas suster.

Selama outing class, anak-anak nampak gembira. Anak-anak menikmati suasana perjalanan dan indahnya kawasan di kedua candi itu. Dan untuk melatih kemandirian anak, maka anak-anak diminta untuk membawa snack, air minum, dan bekal dari rumah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here