Jalin Hubungan Antar Agama, Dewan Paroki Wedi Kunjungi GKJ Wedi

0
149 views
Kunjungan silahturami pengurus Dewan Paroki Wedi ke jajaran pengurus Gereja Kristen Jawa Wedi.

DEWAN Paroki Santa Maria Bunda Kristus Wedi, Kabupaten Klaten,  melakukan kunjungan silaturahmi ke Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wedi pada Minggu (19/3/2017) malam. Kunjungan silaturahmi ini dimaksudkan untuk menjalin relasi yang lebih erat di antara sesama kaum beriman.

Kunjungan silaturahmi ini diawali dengan menyanyikan lagu “Dalam Yesus Kita Bersaudara”.  Kemudian dibuka dengan doa pembuka oleh Ketua Majelis GKJ Wedi Y. Maryono dan perkenalan. Selanjutnya acara makan malam, penyampaian informasi singkat terkait GKJ Wedi dan Paroki Wedi, serta tanya jawab.

Acara diakhiri dengan doa penutup oleh Pastor Paroki Wedi Rama Emanuel Maria Supranowo, Pr.

Dari Paroki Wedi hadir Rama Supranowo, pengurus dewan paroki, dan Orang Muda Katolik (OMK). Sedang dari GKJ Wedi hadir Pendeta Rian Pandhu Bagaswara, S.Si, majelis, komisi, dan sejumlah kaum muda.

Gereja Kristen Jawa Wedi

Pada kesempatan itu, Pendeta Rian Pandhu Bagaswara menjelaskan mengenai sejarah perkembangan GKJ Wedi, strukur organisasi gereja, tata ibadah, dan dinamika jemaat, dan sebagainya. Sedang Dewan Paroki Wedi yang diwakili Koordinator Tim Pelayanan Kerasulan Kemasyarakatan dan Hubungan Antaragama dan Kepercayaan (HAK), Valentinus Bambang Setyawan, menyampaikan seputar struktur organisasi Dewan Paroki Wedi.

Valentinus Bambang Setyawan mengatakan, kunjungan silaturahmi ini merupakan realisasi dari program Tim Pelayanan Kerasulan Kemasyarakatan dan HAK Paroki Wedi. “Kunjungan silaturahmi ini bertujuan untuk menjalin relasi yang lebih erat di antara sesama kaum beriman, yaitu umat Katolik dan jemaat Kristen. Kita ingin membangun sikap saling menghargai dan saling mendukung. Kunjungan silaturahmi ini bukan dalam rangka dialog teologis, tetapi untuk membangun dialog kehidupan,” katanya.

Kunjungan silahturami Dewan Paroki Wedi ke pengurusan Gereja Kristen Wedi.

Kunjungan silaturahmi ini diapresiasi positif oleh mereka yang hadir. Bagi mereka, kunjungan silaturahmi ini menjadi momen yang bersejarah, karena baru pertama kali ini diadakan. Karena itu, mereka bersepakat untuk menindaklanjuti kunjungan silaturahmi ini dengan berbagai kegiatan dan aksi lainnya.

Dalam acara itu digagas aneka kegiatan bersama yang melibatkan umat Katolik dan jemaat Kristen. Kegiatan bersama itu di antaranya dari hal-hal yang sederhana seperti pit-pitan bareng, jalan sehat, mengadakan perayaan Paskah dan Natal bersama, membentuk vocal group, dan sebagainya. Juga digagas aksi sosial bersama lainnya seperti resik-resik kali, memperbaiki rambu lalu lintas, dan lain-lain.

Mereka juga mendorong orang-orang muda Katolik dan Kristen untuk membuat berbagai kegiatan yang melibatkan banyak orang. Kegiatan itu bisa dimulai dari peringatan hari-hari besar nasional, seperti Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni, 17 Agustus, Hari Kartini, Sumpah Pemuda, dan sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here