Jambi: Paskahan Empat Stasi Paroki St. Paulus Muara Bungo bersama 200-an Umat Katolik

0
168 views
Usai Misa Paskahan di Muara Bungo, Jambi.

INI Perayaan Paskahan dalam suasana kebersamaan. Dan inilah yang terjadi.

Suasana terasa berbeda di sekitar Kapel St. Thomas, Desa Giri Winangun, Rimbo Unit 15, Tebo, Jambi. Di stasi yang menjadi bagian pelayanan pastoral Paroki St. Paulus Muara Bungo Jambi ini dilaksanakan Perayaan Ekaristi Paskah bersama seluruh umat di wilayah Alai Ilir Tebo.

Pagi itu cuaca sangat cerah, matahari pun terang bersinar. Tampak umat mulai berdatangan. Mereka datang dari empat stasi di wilayah Alai Ilir Tebo. Yakni, Stasi St. Maria Blok E, Stasi St. Maria Tebo, Stasi St. Aloysius Blok F dan Stasi St. Thomas Rimbo 15 yang sekaligus bertindak sebagai tuan rumah perayaan Paskah bersama.

Perayaan Paskahan bersama empat stasi di Paroki Muara Bungo, Jambi.

Tepat pukul 09.00 WIB Perayaan Ekaristi yang  saya pimpin: Rm. Titus Jatra Kelana, dimulai. Dua ratusan umat tampak khidmat mengikuti perayaan ini. Dalam homily, saya  mengajak agar semangat kebangkitan itu juga berbuah dan diwujudkan dengan mengembangkan semangat kesadaran ekologis dalam kehidupan sehari-hari sebagaimana telah direnungkan bersama saat pendalaman APP melalui tema “Keluarga Berwawasan Ekologis.”

Hadir pejabat pemerintah lokal

Usai perayaan ekaristi, kegiatan dilanjutkan dengan ramah-tamah. Acara terasa istimewa karena dihadiri oleh sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, seperti Kepala Desa Giri Winangun, Ketua RT, Babinkamtibmas, anggota Persaudaraan Setia Hati (SH) Terate dan lain-lain.

Acara hiburan bersama anak-anak dan ibu-ibu menarikan tembang dan tarian budaya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Giri Winangun mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah.

“Sebagai pribadi dan mewakili aparatur pemerintahan desa saya mengucapkan Selamat Paskah. Kami bangga bahwa desa ini menjadi tempat perayaan bersama. Semoga kegiatan ini dapat tetap berlangsung pada kesempatan-kesempatan selanjutnya. Mari kita tetap terus bersama membangun persaudaraan dan kerukunan dalam hidup bermasyarakat, mewujudkan kesatuan NKRI,”tegasnya.

Ramah-tamah ini diisi sejumlah penampilan, seperti persembahan gerak dan lagu dari anak-anak Sekolah Minggu, tarian Bali, tarian Tor-tor Batak dan pembagian bingkisan paskah bagi anak-anak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here