Anak-anak Usia Dini: Aku Mau Belajar Berbagi Kasih tanpa Batas

0
98 views
Paskahan bersama anak-anak PAUD St. Theresia Wedi. (Laurentius Sukamta)

ANAK-ANAK PAUD Santa Theresia Wedi, Kabupaten Klaten,  merayakan Paskah dan sekaligus memperingati Hari Kartini di sekolah setempat, Jumat (21/4/2017). Kegiatan ini diisi dengan acara lomba anak, hiburan, dan pentas drum band. Rangkaian acara yang berdurasi sekitar 3,5 jam ini mengangkat tema “Aku mau belajar berbagi kasih tanpa batas”.

Pada acara ini, anak-anak memakai pakaian bebas rapi, serta boleh memakai pakaian adat atau pakaian profesi. Alasannya, karena pihak sekolah tidak ingin “memberatkan” orangtua anak-anak.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Ibu Kita Kartini. Kemudian pertunjukan drum band. Selanjutnya doa pembuka oleh Bunda Ratna, sambutan Kepala PAUD Santa Theresia, dan menyanyi bersama. Setelah itu, lomba anak, istirahat (makan dan minum bersama), dan hiburan (berupa Tari Sluku Sluku Bathok dan Ilir-ilir). Sebelum pulang, dibagikan snack dan telor Paskah untuk anak-anak. Acara ditutup dengan doa oleh Bunda Anna.

Anak-anak antusias dan bergembira mengikuti acara Paskahan dan peringatan Hari Kartini di PAUD Santa Theresia Wedi, Jumat (21/4/2017).

Berbagai lomba

Pada momen yang menggembirakan ini, sekolah menggelar lomba untuk anak-anak, meliputi lomba menyusun puzzle (untuk Kelompok Bermain), lomba mozaik atau menyusun gambar menjadi cerita (untuk TK A), dan lomba kolase atau menempel gambar dengan potongan kertas berbentuk geometri (untuk TK B).

Sedang kriteria penilaian lomba adalah kemandirian (lomba dikerjakan sendiri, tidak boleh dibantu orangtuanya), kerapian (cara menempel, cara mengelem), dan komposisi (baik itu warna, gambar, dan bentuk). Setelah dilakukan penilaian oleh para guru pendamping, maka bagi para pemenang lomba diberikan piala.

Mengajarkan nilai sejak usia dini

Kepala PAUD Santa Theresia Wedi Suster M Margaretha AK menyampaikan, dengan perayaan Paskah dan peringatan Hari Kartini ini diharapkan anak-anak lebih bersemangat lagi dalam belajar. “Dan ini sudah terlihat dalam ekstrakurikuler drum band. Tim drumband PAUD Theresia Wedi sudah beberapa kali menjuarai lomba atau festival drum band,” kata suster.

Mengasah kreativitas dengan melukis.

Suster Margaretha mengatakan, dengan tema ini anak-anak diajak untuk belajar mencintai, peduli dan berbagi tanpa batas. Menurutnya, yang namanya mencintai, peduli, dan berbagi itu memang tidak mudah. Namun ketiga hal itu (mencintai, peduli, dan berbagi) harus terus diajarkan kepada anak-anak.

“Dalam pergaulan di sekolah (dan juga di masyarakat), pasti ada anak (atau orang lain) yang tidak disukai, bahkan “dibenci”, sehingga mereka tidak mau mencintainya. Tetapi, itu tidak boleh dilakukan. Anak-anak harus belajar mencintai teman-temannya “tanpa batas”. Semuanya harus disayangi, harus dicintai. Karena semuanya adalah teman. Dengan demikian, mereka menjadi teman satu sama lain,” ajak suster.

Perayaan Paskah dan peringatan Hari Kartini di PAUD Santa Theresia Wedi ini berlangsung meriah. Anak-anak nampak antusias dan bergembira mengikuti berbagai acara yang telah dijadwalkan sekolah. Begitu pula orangtuanya. Mereka dengan setia dan sabar mendampingi anak-anaknya sampai berakhirnya acara.

Lomba menggambar dengan semangat.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here