In Memoriam Romo Robertus Bellarminus Pranatasurya MSF, Sang Juru Damai

0
610 views
RIP Romo Robertus Bellarminus Pranatasurya MSF. (Ist)

ALMARHUM Romo Robertus Belarminus Pranatasurya MSF lahir di Klaten, Jateng, tanggal 10 November 1943. Ia mengikrarkan laul religius ertama sebagai MSF pada  tanggal 31 Januari 1973. Setelah menjalani studi dan formasi, pada tanggal 3 Januari 1976, ia mengikrarkan Kaul Kekal.

Menjadi imam

Tahbisan imamat ia terima pada tanggal 4 Februri 1976.

Rm. Pranatasurya  tersentuh oleh sabda Yesus: “Bukan kamu yang memilih Aku, melainkan Akulah yang memilih kamu” (Yoh 15:16).

Baca juga:  RIP Romo RB Pranatasurya MSF di Semarang, Pemakaman di Yogyakarta Jumat Besok

Sabda ini meneguhkan panggilan hidupnya sebagai biarawan dan imam MSF. Ia menjalin relasi dengan Kristus yang taat, wadat, dan melarat. Ia menghayati relasi Kamu-aku dengan Tuhan dan sesama. Ia hidup seturut teladan Keluarga Kudus dengan giat mendengarkan sesama, bercakap-cakap dengan siapa pun juga, dan siap menolong.

RIP Romo RB Pranatasurya MSF

Karya pastoral

Secara berturut-turut almarhum Romo RB  Pranatasurya pernah  berkarya pastoral melayani umat di berbagai paroki sebagai berikut:

  • Temanggung (1976-1980).
  • Kartasura (1980-1983).
  • Purwodadi (1983-1988).
  • Atmodirono (1988-1993).
  • Temanggung (1993-1998).
  • Kudus (1998-2002).
  • Pati (2002-2008).
  • Jepara (2008-2016).

Pada awal bulan Agustus 2016, seiring dengan kondisi kesehatan yang menurun, Romo RB  Pranatasurya memasuki masa purnakarya dan selanjutnya tinggal  di Jl. Guntur 20, Semarang.

Juru damai

Selama puluhan tahun, Romo  Pran –demikian ia biasa disapa akrab—selalu senang hati melayani umat. Ia memiliki kepekaan membangun jemaat. Ia menjadi pendamai dan tanda damai di antara umat.

Suatu saat, ia mengajak beberapa orang yang berselisih untuk berdamai dan saling mengampuni sampai tujuh puluh kali tujuh kali seperti diajarkan Yesus.

Secara tegas, ia berkata: “Bersiap-sedialah memaafkan, untungnya apa berkelahi?,” katanya waktu itu.

Toh, kata dia,  kedua-duanya akan babak belur.

Ia dikenal giat membangun gedung gereja dan pastoran. Lebih dari itu, ia membangun Gereja, jemaat umat Allah dengan mengedepankan rekonsiliasi.

Moto hidupnya: “Tiada tantangan dan kesulitan yang tak bisa diatasi dalam kesatuan dengan Yesus Kristus”. Hal itu te;ah menjadi bekal dalam pelayanan kepada umat dan kesatuan dengan para konfrater MSF.

Pada hari Rabu pagi, 13-09-2017, Romo RB Pranatasurya merasa lemas dan langsung dibawa ke Rumah Sakit. Di situ ia memperoleh sebuah perawatan serius.

ada pukul 11.00 ia mendapatkan Sakramen Perminyakan dari Romo Provinsial  Wahyu Harjanto MSF.

Sehari setelahnya, Kamis, 14-09-2017, pukul 05.10 WIB, di RS Elisabeth – Semarang, Romo Robertus Belarminus Pranatasurya MSF dipanggil Tuhan pada usia 74 tahun.

Jenazah Romo RB Pranatasurya di RS St. Elisabeth Semarang. (Ist)

Requiem dan prosesi pemakaman

Jenazah Rm. Pranatasurya akan dibawa ke Gereja Keluarga Kudus Atmodirono, Semarang, pada hari Kamis, tanggal 14-09-2017 pukul 13.00 dan disemayamkan di sana.

Misa pemberkatan jenazah akan diadakan di gereja yang sama  pada pukul 17.00*.

Setelahnya, pukul 19.00, jenaza  Rm. Pranatasurya akan dibawa ke Biara Nazareth, Yogyakarta, pada hari yang sama dan disemayamkan di sana.

Misa Requiem akan diselenggarakan di Biara Nazareth, Jl. Kaliurang KM 7,5, hari Jumat, tanggal 15-September 2017, pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan dengan pemakaman di  Sasana Golgota di kompleks yang sama.

Satu dalam doa untuk almarhum Rm.  Robertus Belarminus Pranatasurya MSF

Yohanes Risdiyanto MSF — Sekretaris Propinsi MSF Jawa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here