Laporan dari Harare – Zimbabwe: Aktivitas Jalan Seperti Biasa, Tank dan Kendaraan Lapis Baja di Titik-titik Strategis

0
149 views
Tank dan pasukan bersenjata di beberapa titik strategis di Ibukota Harare - Zimbabwe. (Courtesy of Tsvangirayi Mukwazhi/AP)

PADA hari Rabu siang ini, muncul berita breaking news dari Ibukota Harare di Zimbabwe dimana laporan berita internasional CNN dan BBC memberitakan baru saja terjadi aksi militer. Salah satunya adalah kegiatan  ‘merebut’ pusat komunikasi televisi pemerintah ZBC.

Dalam sebuah siaran dadakan, ‘juru bicara’ kelompok gerakan aksi militer ini menyatakan bahwa kegiatan operasi militer ini  bukan untuk menyasar  Presiden Robert Mugabe. Melainkan, kata dia, militer Zimbabwe terpaksa bergerak untuk menangkap dan menyingkirkan ‘para penjahat’ yang berada di lingkaran internal  Presiden.

Pernyataan lewat siaran tayang televisi  itu disampaikan oleh Mayjen SB Moyo.

Bukan kudeta militer

Jenderal Moyo juga menyatakan bahwa kondisi Presiden Mugabe dan keluarganya dalam keadaan selamat. “Ini bukan kudeta,” kata SB Moyo dalam siaran dadakan di jaringan televisi pemerintah ZBC di hari Rabu menjelang siang tanggal 15 November 2016 ini.

Laporan pandangan mata dari mitra kerja Sesawi.Net di Ibukota Harare  mengatakan di jalanan sudah banyak berkumpul sejumlah tentara bersenjata lengkap dengan beberapa tank dan kendaraan lapis baja yang terkonsentrasi di beberapa titik strategis. “Namun, aktivitas sehari-hari berjalan seperti biasa. Beberapa sekolah dan kedutaan telah tutup dan mengurangi intensittas kegiatannya,” tutur sumber Sesawi.Net dari Ibukota Harare.

Sekolah Perancis dan Sekolah Internasional di Ibukota Harare telah tutup.

Wapres dipecat

Krisis politik di Zimbabwe terjadi sejak pekan lalu, ketika Presiden Robert Mugabe memecat Wapres  Emmerson Mnangagwa yang dalam kontelasi politik nasional dianggap ‘orang kuat’ dan bisa menjadi penantang Mugabe dalam pemilihan presiden berikutnya.

Padahal, Robert Mugabe sudah menyorongkan isterinya Grace Mugabe untuk maju dalam kontestan pemilu pemilihan presiden. Salah satu calon penantang terkuatnya adalah mantan Wapres Mnangagwa yang mendapat dukungan penuh dari kalangan militer dan aparat keamanan lainnya

Sejak lama Mnangagwa sudah digadang-gadang akan menggantikan posisi Robert Mugabe manakala sewaktu-waktu jatuh sakit atau sang presiden tidak bisa menjalankan tugas dan fungsinya. Hanya saja, kansnya menjadi tipis setelah dia dipecat oleh Robert Mugabe beberapa hari lalu dan dan disangka-sangka Presiden Mugabe mengajukan Ibu Negara sebagai calon potensial untuk memimpin Zimbabwe.

Kini, Presiden Robert Mugabe sudah berumur 93 tahun. Ia berkuasa sebagai PM Zimbawe kurun waktu 1980-1987 dan kemudian menjadi orang nomor satu sebagai Presiden Zimbabwe sejak tahun 1987 hingga sekarang.

President Robert Mugabe dan Ibu Negara yang digadang untu bisa menggantikannya. (Courtesy of AFP)

Mantan Wapres Mnangagwa berumur 73 tahun. Ia adalah tokoh nasional dan mantan pejuang kemerdekaan Zimbabwe.

Zimbabwe adalah negara besar di sebelah utara Afrika Selatan dan Botswana. Negara ini adalah bekas jajahan Inggris dan dulu bernama Rhodesia sebelum akhirnya berganti nama menjadi Zimbawe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here