Pinjam Nama KWI, Penelpon Gelap Ancam Suster Biarawati di Jateng

0
1,364 views
Ilustrasi (Ist)

SEORANG suster biarawati di Jateng baru saja  mengontak japri kepada Redaksi Sesawi.Net.

Ia menyebutkan telah terjadi pengalaman tidak mengenakkan  pada hari Jumat siang tanggal 12 Januari 2018 ini.

Menurut suster yang punya nama kecil Tatik ini, penelpon gelap itu mengaku bernama Albert dan mengaku diri dari KWI (Konferensi Waligereja Indonesia).

Ia telepon ke jalur telepon sekolah.

“Albert” ini mendesak Tatik agar dia bisa segera diberi akses info mendapatkan nomor HP Suster kepala sekolah dimana Tatik ini bekerja.

Karena semua tengah sibuk mengajar, maka operator menjawab apakah ada informasi atau pesan yang bisa ditinggalkan  agar kemudian bisa disampaikan kepada Suster Kepala Sekolah.

Marah-marah dan mengancam

Karena tidak mendapatkan akses kontak telepon Suster Kepsek, “Albert” ini lalu marah-marah dan mengancam Tatik dengan omongan seperti ini: “Awas ya sekolahmu. Kalau nanti ada apa-apa dengan KWI, maka saya tak mau tahu.”

Lalu, “Albert” pun langsung menutup telepon dengan nada sangat kesal.

Tidak ada “Romo Albert” di KWI

Kepada Tatik, Redaksi menyampaikan bahwa sekarang ini tidak ada Pastor bernama Albert yang bekerja di lingkungan KWI.

Komisi Pendidikan KWI masih ditangani oleh imam Jesuit, sedangkan Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) ditangani imam Fransiskan.

Redaksi mengenal keduanya dengan baik.

Bila ada kejadian ancaman dengan mengatasnamakan gereja atau KWI, para suster bisa mengontak Redaksi (portalsesawi@gmail.com) untuk dicarikan informasi yang diperlukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here