26.4.18, Kis.13: 13-25: Wariskan Sejarah Iman kepada Anak-anak

0
271 views
Ilustrasi: Sejarah Keselamatan by the Traditional Catholic Priest

DALAM Bacaan Pertama yang diambil dari Kisah Para Rasul menceritakan perjalanan misi Paulus dkk.

Dalam perjalanan misi yang kedua ini, Paulus dkk tiba di Antiokhia, Pisidia. Pada kesempatan Hari Sabat, Paulus datang di Rumah Ibadat. Pada saat itu, Paulus diberi kesempatan untuk menyampaikan pesan kepada umat yang datang.

Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Paulus untuk mewartakan Sejarah Keselamatan. Paulus mulai bercerita Sejarah Keselamatan yang dianugerahkan oleh Allah kepada bangsa terpilih, yakni Israel.

Sejarah Penyelamatan oleh Allah kepada bangsa Israel memuncak dalam diri Kristus Sang Juru selamat yang rela mati di atas kayu salib namun dibangkitkan oleh Allah.

Menceritakan kisah perjalanan iman adalah hal yang penting.

Tujuannya supaya bangsa Israel tidak lupa atau tercabut dari akar iman keselamatan sebagai bangsa pilihan Allah.

Cerita Sejarah Keselamatan dari Allah kepada bangsa pilihan wajib dilanjutkan dan dihayati sebagai penyertaan Tuhan dalam hidup mereka.

Apa yang diceritakan Paulus diharapkan menjadi inspirasi bagi kita. Kita pun diharapkan bercerita kepada anak cucu kita tentang sejarah perjalanan iman keluarga kita.

Hal ini perlu kita lakukan. Kita mempunyai kewajiban untuk menceritakan sejarah iman keluarga kita.

Harapannya iman anak-anak kita semakin bertumbuh.

Semoga dengan menceritakan sejarah iman keselamatan,  iman anak cucu kita semakin tumbuh mengakar.

Berkat iman yang mengakar diharapkan berkembang harapan mereka akan Kristus, sehingga hidup iman anak-cucu kita mampu menghasilkan buah-buah kasih.

Tumbuh-akarkan iman kita kepada anak cucu kita.Tabur kembangkan harapan iman kepada anak cucu kita.

Hasilkan buah kasih yang melimpah kepada anak cucu kita. Tuhan [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here