Cafe Puna Rilis Tiga Buku Baru: Semua tentang Spiritualitas Ignatian

0
138 views
Umat antusias membeli buku tentang spritualitas Ignasian.

HARI Kamis, 9 Mei 2019, para romo, frater, dan bruder skolastik Yesuit di Unit Frateran SJ Pulo Nangka, Pulomas, Jaktim, menyelenggarakan acara semesteran bertitel “Café Puna”.

Kali ini, acara sarasehan bicara tentang spiritualitas Ignasian. Pada saat sama, Café Puna juga merilisi tiga masing-masing dengan titel (1) Roh Tuhan Ada Padaku; (2) Awas! Si Jahat Berwajah Malaikat, dan (3) Berdoa Examen Ignasian.

Buku Trilogi tentang Spiritualitas Ignasian.

Ketiga buku tersebut adalah kompilasi makalah-makalah terbitan Café Puna sejak tahun 2011 s.d. 2018 tentang Pembedaan Roh dan Doa Examen yang dulu pernah ditulis para skolastik Unit Pulo Nangka (Kolese Hermanum). Trilogi buku ini diterbitkan oleh Penerbit Obor milik KWI.

Tiga buku ini merupakan hasil saduran bebas dari tiga buku karya Timothy Gallagher OMV, pakar bimbingan rohani dan pembedaan roh.

  • Buku pertama adalah The Discernment of Spirits: An Ignatian Guide for Everyday Living (2005) disadur menjadi Buku berjudul Roh Tuhan Ada Padaku (2019). Harga Rp 55.000.
  • Buku kedua berjudul Spiritual Consolation An Ignatian Guide for the Greater Discernment of Spirits (2007) dan disadur menjadi buku buru berjudul Awas! Si Jahat Berwajah Malaikat (2019). Harganya Rp 38.000.
  • Buku Ketiga adalah The Examen Prayer (2006) yang telah disadur menjadi buku baru berjudul Berdoa Examen Ignasian (2019). Harganya Rp 38.000.

Dalam launching ini, trilogi buku Café Puna itu langsung dibedah oleh Romo Dwi Kristanto SJ.

Romo Dwi Kristanto SJ.

Dalam kesempatan membedah Trilogi Buku Café Puna ini, Romo Dwi Kris SJ menekankan begitu spesialnya Spiritualitas Ignatian yang begitu compatible dan mudah untuk dihidupi oleh kaum awam.

Menurut dia, buku-buku ini layak untuk dibeli, dibaca dan didalami.

Itu karena mampu menyuguhkan kekayaan tradisi spritualitas Ignasian secara sederhana, mendalam, mudah dipahami, dan terlebih juga sudah melalui penyaduran yang telah dikontekstualisasikan.

Café Puna ini terasa meriah karena dihadiri oleh Direktur Penerbit Obor Romo Frans Sutanto Pr beberapa staf Penerbit Obor, 90 tamu yang terdiri atas umat wilayah sekitar Unit Frateran SJ Pulo Nangka, Perkumpulan Magis Jakarta, dan beberapa mahasiswa dan dosen STF, serta para skolastik Kolese Hermanum.

Umat sungguh sangat mengapresiasi kehadiran Trilogi Buku ini. Mereka bangga karena telah menjadi bagian dari terbitnya trilogi buku tersebut dengan kesetiaan untuk mendukung acara Café Puna selama ini.

Penyerahan buku dariDirektur Penerbit Obor Romo Frans Sutanto Pr ke Pater Unit Romo Widy SJ.

Mereka juga bergembira karena trilogi buku ini diterbitkan dengan kemasan dan ukuran saku yang ramah bagi pembaca. “Tidak ‘menakutkan’ (baca: tidak tebal) dan handy,” demikian penuturan Ibu Ineke, umat lokal dalam sesi tanya-jawab.

Setelah selesai, semua peserta menyantap bersama makanan dan kudapan yang juga disiapkan dengan murah hati oleh para umat Wilayah VIII Pulomas.

Jalan menuju Allah melalui Latihan Rohani dan diskresi

Selama kurang lebih 11 tahun sejak 23 Mei 2008, Acara Café Puna telah menjadi berkah bagi para skolastik dan umat sekitar lingkungan Unit Pulo Nangka Wilayah VIII, Paroki Pulomas.

  • Berkah bagi para skolastik Jesuit, karena mereka diberi sarana untuk membagikan kekayaan spiritualitas Ignasian.
  • Berkah bagi umat karena Café Puna ibarat seteguk air yang mampu melepas dahaga kerohanian mereka.
Penyerahan buku Trilogi Spiritualitas Ignasian kepada para kontributor penulis.

Namun terlebih pada saat ini, acara Café Puna dan terbitnya trilogi diskresi Ignasian ini terasa amat spesial bagi para romo, frater dan bruder Skolastik Pulo Nangka mengingat Preferensi Kerasulan Universal (UAP) Serikat Yesus 2019-2029, yakni sebagai berikut:

  • Yang pertama tentang “Menunjukan jalan menuju Allah melalui Latihan Rohani dan Diskresi dengan sebanyak mungkin cara”.
  • Acara Café Puna adalah salah satu dari “cara” itu, suatu upaya sederhana membumikan dan membagikan kekayaan rohani kita bersama.

Nanti, Minggu tanggal 1 September 2019 (1-9-2019) ada rencana mengadakan acara bedah buku yang lebih terbuka untuk umum di Gereja St. Bonaventura Paroki Pulomas.

Harapannya di acara tersebut, para pemerhati spiritualitas Ignasian juga dapat turut diundang hadir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here