Jadilah Diri Sendiri

0
183 views
Menjadi diri sendiri by ist

ADA pepatah mengatakan, “Hanya Anda sendiri yang bisa menjadi diri Anda. Tidak seorang pun mampu menggantikan posisi Anda.”

Nyonya Edith Alfred pernah menceritakan kisah hidupnya. Ia berkata, “Dulu tubuh saya begitu gemuk, pipi saya padat berisi. Saya tidak pernah bergaul dengan anak-anak lain, karena saya merasa lain sendiri. Ibu saya adalah orang yang kolot.

Baginya, berpakaian yang bagus itu tidak baik.”
bu saya berkata, “Pakaian yang baik adalah pakaian yang longar-longar dan bukan ketat atau yang kelihatan lebih modis.”

Akibatnya, Edith Alfred muda tidak pernah hadir pada pesta-pesta. Ia tidak pernah bersenang-senang. Setelah dewasa, ia menikah dengan laki-laki yang usianya jauh lebih tua dari dirinya. Ipar-iparnya adalah orang-orang kaya. Mereka memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Ia berkata, “Saya berusaha keras, agar menjadi seperti mereka, tetapi selalu gagal. Akhirnya, saya semakin mengurung diri dan tidak suka bergaul. Kecemasan dan perasaan cepat tersinggung menguasai diri saya. Saya ingin menjauh dari semua orang. Perasaan itu begitu menyiksa, sehingga saya pernah berpikir untuk bunuh diri.

Kembangkan kemampuan diri
Banyak orang berusaha menjadi seperti orang lain yang mereka jumpai. Apalagi orang-orang yang memiliki idola. Mereka berusaha menjadi seperti idola mereka itu. Akibatnya, apa saja mereka lakukan demi menjadi seperti idola mereka itu. Kalau tidak menjadi seperti idola mereka itu, lalu mereka mengambil jalan pintas.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk tetap mengembangkan kemampuan yang ada pada diri kita sendiri. Ada banyak orang yang gagal dalam hidup, karena merasa tidak bisa berbuat lebih baik dari orang-orang yang ada di sekitar mereka. Akibatnya, mereka terjerumus ke dalam pesimisme hidup.

Yang semestinya dilakukan oleh banyak orang adalah menyadari diri memiliki keunikan. Tidak ada manusia yang persis sama di dunia ini. Bahkan orang-orang yang lahir kembar pun memiliki keunikan masing-masing. Kemampuan setiap orang juga berbeda-beda.

Setiap orang telah dianugerahi oleh Tuhan kemampuan-kemampuan dan bakat-bakat yang tidak sama. Tuhan tidak menciptakan manusia seperti kertas putih yang tidak berisi. Tuhan telah menempatkan di dalam diri manusia potensi-potensi yang dapat dikembangkan sebanyak mungkin demi kesejahteraan bersama.

Karena itu, mengembangkan kemampuan-kemampuan dan bakat-bakat merupakan jalan yang terbaik untuk meraih kesuksesan.

Kita sendiri yang mesti mengembangkannya sesuai dengan kemampuan yang ada pada diri kita. Kita tidak bisa menjadi persis seperti orang-orang yang kita idolakan. Kita hanya berjuang mendekati idola-idola kita itu.

Mari kita tumbuh kembangkan kemampuan dan bakat-bakat yang ada dalam diri kita. Tuhan memberkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here