Jangan Bawa Ini Itu dalam Berpastoral

0
160 views
Makanan 1 by Ist

SETIAP kali membaca teks Injil terkait perutusan para murid Yesus, seperti Injil hari ini, Markus 6: 7- 13, dengan segala perintah dan larangan, saya merasa tergelitik: lucu bercampur malu. Karena perintah dan larangan, seperti jangan bawa bekal, uang, pakaian jangan dua potong, dan lain-lain pasti saya langgar.

Pengalaman berpastoral di medan yang sulit, seperti di daerah pedalaman Bukit Seburi, Adonara Barat (2002-2006) dan Paroki Sikakap, Mentawai Keuskupan Padang (Nov 2008 – Maret 2014) memaksa saya untuk tidak bisa tidak harus membawa semua perlengkapan yang justru dilarang oleh Yesus.

Belum lagi di zaman millenial ini, satu barang bawaan yang tak boleh lupa dibawa dalam setiap perjalanan adalah HP android dan aksesorisnya. Barang lain boleh lupa, tapi jangan android.

Menurut saya, yang dikatakan oleh Yesus itu bukan soal tidak boleh bawa barang-barang kebutuhan itu, melainkan spiritualitas kemuridan dan utusan Yesus itu jangan terganggu hanya karena memikirkan uang, bekal dan pakaian.

Bekal, uang dan pakaian itu penting, tapi jangan menghalangi karya pewartaan saya.

Uang jangan jadi segala-galanya, walaupun segala sesuatu musti diperoleh dengan uang. Jangan memikirkan bekal, sampai tak bisa pikul, karena di tempat kita berkarya umat menyiapkan apa yang kita butuhkan. Seorang pekerja patut mendapat upah.

Dan selalu nyata bahwa, umat sudah menyiapkan makanan yang enak untuk pewarta yang datang ke tempat mereka. Yesus juga sudah mewanti-wanti bahwa tidak semua orang yang menerima. Mungkin pasti ada yang menolak. Penolakan jangan membuat seorang utusan patah semangat. Tuhan Yesus selalu menyertai utusan-Nya dengan kekuatan kuasa untuk mengusir setan dan menyembuhkan orang sakit.

Doaku: Ya Tuhan Yesus, jadikanlah saya murid dan  utusan-Mu yang militan untuk mewartakan sukacita Injil kepada segala makluk.  Amen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here