Jangan Menjadi Sandungan

0
353 views

“Tetapi agar kita jangan menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambilah itu dan bayarlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu.” (Mat 17,27)

SAAT berkunjung kepada Kaisar Jepang dan permaisurinya, Michelle Obama nyaris jatuh di depan Kaisar Jepang, karena sepatu high heels-nya tersandung. Beruntung bahwa beliau akhirnya masih bisa menguasai keadaan dan melanjutkan agenda pertemuan. Sementara di gurun New Mexico, ada seorang anak berusia 9 tahun juga tersandung sebuah benda saat bermain dengan kakaknya. Benda tersebut ternyata sebuah fosil yang berusia jutaan tahun dan masih utuh.

Banyak orang sering tersandung pada saat berjalan, entah tersandung kerikil, batu, karpet atau benda lainnya. Beberapa orang tersandung dan jatuh, karena tidak siap dan tidak mampu menguasai dirinya. Mereka jatuh dan mengalami luka atau sakit. Ada juga orang yang tersandung, namun tidak sampai jatuh. Mereka hanya terkejut dan masih mampu menguasai diri.

Orang tidak hanya tersandung pada saat berjalan di jalanan yang berbatu atau berkerakal. Di jalanan yang rata pun orang bisa tersandung dan jatuh. Bahkan sebuah pepatah mengatakan, “Kesandhung ing rata, kebentus ing tawang”, artinya orang bisa tersandung di jalan yang rata dan kepala terbentur langit. Di tempat atau jalan yang rata pun orang bisa tersandung. Ini bisa menunjuk pada arti yang sebenarnya, yakni orang tersandung sesuatu di jalan atau tempat yang rata. Namun pepatah ini juga memberi arti kiasan agar di manapun kita berada, sikap hati-hati diperlukan, agar orang tidak tersandung dan jatuh.

Orang bisa tersandung dan jatuh bukan hanya disebabkan oleh batu, kerikil atau benda lain; tetapi juga disebabkan oleh hal-hal lain. Misalnya saja, sepanjang tahun 2017 sudah ada tujuh artis atau selebritis yang tersandung kasus narkoba dan membuat mereka jatuh dalam urusan pihak berwajib atau masuk penjara; banyak pimpinan, pemuka atau wakil rakyat tersandung kasus korupsi dan jatuh juga di ruang pengadilan dan masuk penjara; banyak pemuka umat juga tersandung kain, rok atau soal keuangan dan akhirnya jatuh juga. Bahkan sikap, perilaku dan perbuatan seseorang pun akhirnya bisa menjadi sandungan bagi orang lain.

Orang bisa tersandung dan jatuh karena sebuah batu atau benda mati dan juga karena orang-orang yang masih hidup. Sang Guru mengajak para murid-Nya, agar mereka tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Para murid harus hidup berdasar aturan dan ketentuan yang ada dan berlaku; harus memenuhi apa yang menjadi hak serta kewajibannya; harus bersikap, perperilaku dan bertindak dengan benar dan baik, sehingga diri dan hidupnya tidak menjadi sandungan bagi orang lain; tidak membuat orang lain jatuh di dalam kesalahan dan dosa.

Dalam peristiwa dan pengalaman apa, saya telah tersandung dan jatuh oleh orang lain? Dan dalam peristiwa atau pengalaman apa diri dan hidupku bisa menjadi sandungan bagi sesamaku? Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here