Kurang Ajar! Hosti Diremuk, Dibuang ke Tanah!

0
3,588 views

KEJADIAN memprihatinkan seputar hosti, roti yang sudah dikonsekrasi dalam perayaan Ekaristi terjadi lagi di Kapela Nai Peas, Paroki Bunda Allah Ponu, Keuskupan Atambua, Kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (7/7), pkl. 15.45 Wita. Belum diketahui apa motif para pelaku ini melakukan hal ini.

“Saya masih dalam perjalanan, berlibur. Coba Anda tanyakan ke Pastor Pembantu, Romo Jhon Erwin Asa, Pr. Karena Romo Erwin yang tadi pimpin misa di Kapela Nai Peas.  Saya dapat informasi dari Romo Erwin bahwa tadi pagi sekitar jam 9, terjadi kasus pencemaran hostia kudus yang dilakukan oleh tiga (3) orang. Saya belum tahu mereka bertiga punya nama.” ujar Pastor Paroki Bunda Allah Ponu, Pastor Jhon Napan, SVD ketika dihubungi via telepon selularnya terkait kasus pencemaran hosti kudus ini.

Lebih lanjut Romo Jhon mengatakan bahwa peristiwa pencemaran hosti kudus itu terjadi usai perayaan ekaristi. Waktu itu Romo Erwin sudah mau pulang ke Pastoran di Ponu, tiba-tiba semua umat menahan Romo dan memberitahukan bahwa ada tiga orang telah melakukan pencemaran hosti kudus dengan cara meremukkan.
“Setelah Romo Erwin ditahan umat, Romo Erwin tidak jadi pulang. Romo Erwin bersama beberapa umat segera mengamankan para pelaku dengan membawa ke Polsek Ponu, karena umat mau bermain hakim sendiri. Tiga (3) orang itu merupakan “wajah” baru di Ponu dan satu (1) orang itu beragama Katolik sedangkan dua (2) orang bukan beragama Katolik. Yang satu pengusaha mangan. Gudang mangannya itu persis di depan Kapela Nai Peas,” sambung Pastor Jhon dibalik telepon selularnya.

Saat ditanya perihal rencaa umat yang akan melakukan demonstrasi terkait kasus tersebut Jhon mengatakan bahwa dia tidak setuju dengan langkah itu. “Saat itu para pelaku sudah dibawa Romo Erwin ke Polsek ditemani beberapa umat. Untuk apa umat melakukan demontrasi? Kita percayakan kepada Polres TTU, agar harus segera memproses para pelaku sesuai hukum yang berlaku di wilayah NKRI. Saya secara pribadi sangat menyayangkan kasus tersebut dan ini merupakan ke tiga kalinya yang terjadi di Paroki Ponu, TTU,” tegas John.

Suster Martha, ADM dan Baltasar Nule dari seksi Liturgi Paroki Ponu yang sempat melihat kejadian tersebut membenarkan kejadian ini. Martha menyebutkan para pelaku menerima hosti kudus dari Romo Erwin, tetapi tidak dimasukan ke dalam mulut untuk dimakan.

“Betul bahwa para pelaku itu terima hosti kudus, tetapi mereka tidak makan. Mereka hanya simpan saja di tangan. Waktu umat keluar gereja, umat melihat mereka bertiga membuangnya ke tanah. Lalu, datanglah Romo Erwin. Beliau mengambil hosti itu dan meletakkannya ke dalam tabernakel. Setelah itu, romo bersama beberapa umat segera membawa para pelaku ke Polsek Ponu, guna menghindari amukan dari umat setempat. Romo Erwin saat ini ke Dekanat Mena, untuk menyampaikan kejadian tersebut kepada Pastor Dekenat Mena, Pastor Kornelis Dosi, SVD. Dan jaringan di Mena tidak ada, sehingga Anda sulit untuk menghubungi Romo Erwin.”  Ucap Suster Martha, ADM dari balik telepon selularnya.

Sementara itu, Romo Jhon Erwin Asa, Pr tidak berhasil dihubungi wartawan via telepon selularnya, karena berada di luar jangkauan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here