Lentera Keluarga – Gambar Dan Rupa Allah

0
449 views
Ilustrasi: Tangan pencipta.

Tahun C-1. Minggu Biasa V.
Selasa, 12 Februari 2019.
Bacaan: Kej 1:20-2:4a; Mum 8:4-5.6-7.8-9; Mrk 7:1-13.

Renungan:

KEJADIAN menceritakan makna hidup manusia di dalam Allah. Martabat manusia itu unggul di dalam ciptaan: “Baiklah kita menciptakan manusia menurut  gambar (ibr:  tselem) dan rupa (iba: demut) Kita.” Allah menciptakan manusia dengan berefensi dari hidup Allah sendiri. Gambar itu menyangkut yang wujud kelihatan sedangkan rupa itu menyangkut keutamaan hidup yang ada di dalam Allah. Ada tampilan Allah di dalam diri manusia.  Kesadaran ini membawa kita untuk hormat pada pribadi orang siapapun itu, termasuk menghargai diri sendiri.

Di dalam perkawinan, kehadiran Allah itu tergambar dan terupa dalam kasih pasangan yang diberikan kepada kita. Pasangan kita adalah “Allah yang hadir mencintai kita dengan cara luar biasa”, yang terkadjang tersamarkan oleh keterbatasan dan kelemahan pribadi pasangan kita.   Cara pandang ini akan membawa perubahan besar dalam hidup perkawinan kita.

Sebagai religious-imam, “gambar dan rupa” Allah itu dapat kıta temukan pribadi yang ada di dalam komunitas kita dan dalam umat yang kita layani. Termasuk “gambar dan rupa” Allah itu  kita temukan dalam “saudara-saudara kita yang menderita” : “sesuatu yang kamu lakukan nutuk salah seorang dari saudaraKu yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” (Mat 25:40). Cara pandang ini juga akan mengubah cara kita melayani umat dan menerima siapapun yang datang kepada kita.

Kontemplasi:

Resapkanlah kisah kejadian hari ini mengenai penciptaan manusia.

Refleksi:

Apakah Aku memandang diri dan orang lain itu sebagai  “gambar dan rupa” Allah yang hadir sekarang ini?

Doa:

Ya Bapa, terima kasih karena Kauciptakan dan Kaudandani aku demikian luar biasa. Semoga mataku semakin melihat kehadiranMu dalam diri saudara-sudariku, terutama meraka yang menderita.

Perutusan:

Belajarlah memandang pasangan anda sebagai “gambar dan rupa” Allah yang mencintai anda.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here