Lentera Keluarga – Iman Dalam Kekurangan

0
268 views

Selasa, 12 Juni 2018.

Bacaan: 1Raj 17:7-16; Mazmur : Mzm 4:2-3.4-5.7-8; Mat 5:13-16

Renungan:

SARFAT terletak di daerah Sidon (daerah orang asing menurut orang Yahudi). Ketika sumber hidup, Sungai Kerit, itu kering, praktis orang hanya bertahan hidup dengan apa yang disimpannya. Orang kaya dapat menyimpan banyak. Tetapi seorang janda, seperti janda di sarfat, harus hidup pas-pas an dan bahkan berkekurangan. Anehnya bahwa Elia justru diutus kepadanya untuk membuatkan baginya sepotong roti; artinya dengan membuat sepotong roti untuk Elia, maka janda ini akan kelaparan bersama dengan anaknya. Namun iman yang disertai dengan pemberian diri yang luar biasa  di tempat asing dan di saat berkekurangan membuat ia tidak kekurangan apapun.

Diperkirakan bahwa 10% umat kita perlu mendapat perhatian khusus dalam hidup sehari-hari karena hidup pas-pas an, untuk makan, kos-kontrak, untuk kebutuhan sandang dan untuk sekolah.   Bagi kita, yang hidup pas-pasan, janganlah kita putus asa dan berhenti berharap akan penyelenggaraan Tuhan. Jangan kita kemudian membaktikan diri kita untuk mencari uang dan meninggalkan iman akan Tuhan dan menghentikan pelayanan di Gereja. Tuhan mencukupkan kita kadang dengan cara yang tidak dapat kita pahami.

Bagi kita yang berkecukupan dan bahkan berlebih. Pengalaman Janda di Sarfat ini membuat kira harus membuka hati terhadap kekurangan saudara-saudara kita se lingkungan, wilayah ataupun paroki. Masih ada saudara-saudara kita yang perlu uluran tangan kita. Jangan sampai mereka kendor iman dan kemudian meninggalkan Tuhan dan Gereja karena bantuan-bantuan yang berpamrih.

Kontemplasi

Gambarkan bagaimana suasana hati Janda di Sarfat mendengar perkataan Elia.

Refleksi

Apakah aku percaya pada kebaikan Allah yang menolong pada saat berkekurangan?

Bagaimana aku juga melaksanakan tanggungjawab untuk membantu saudara-saudaraku se lingkungan yang berkekurangan?

Doa

Ya Bapa, semoga di saat berkekurangan, banyak keluarga tetap kuat dalam iman dan pemberian diri kepadaMu.

Perutusan

Berharaplah pada saat berkekurangan dan berbagilah pada saat berlebihan

https://www.youtube.com/watch?v=ekAhP8-dB98

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here