Lentera Keluarga – Lidia, Agen Pastoral

0
239 views

Tahun C-1. Senin Paska VI.

Senin, 27 Mei 2019. 

Bacaan: Kis 16:11-15; Mzm 149:1-2.3-4.5-6a.9b; Yoh 15:26-16:4a.

Renungan:

PEWARTAAN Injil dilakukan oleh Paulus dan Silas melalui sinagoga-sinagoga, dan dari situlah mereka menjaring orang-orang yang percaya. Salah satu wanita yang percaya itu adalah Lidia. Lidia adalah seorang pedagang kain mahal. Ia bukan orang yahudi, tetapi percaya pada iman yahudi. Tekun dalam doa, berkumpul bersama dengan wanita-wanita lain dan Allah membuka hatinya, membuka hidupnya untuk mengambil bagian pengembangan Kerajaan Allah. (Kis 16:40) 

Pengembangan Kerajaan Allah memerlukan rekan kerja. Dan rekan kerja itu adalah pribadi yang dibuka matahatinya oleh Allah. Lidia menjadi tanda begitu banyak wanita yang tekun dalam doa, membawa keluarganya ke dalam iman kristen dan mengambil bagian dalam perutusan gereja. Bukan  menyediakan tempat dan memfasilitasi pertemuan tetapi juga mengambil bagian dalam pertemuan jemaat. Di antara mereka ada yang telah hidup sendiri karena ditinggal pasangan, tetapi juga ada yang karena keputusan hidupnya berkenan untuk membaktikan hidup bagi gereja dan pelayanaan banyak orang. 

Lidia juga menjadi cermin bagi kita umat beriman yang merasa diri mampu, tidak banyak waktu dan cenderung mengatakan “saya ikut nyumbang..tapi tidak ikut terlibat”. Benar, sebuah kegiatan itu membutuhkan dana dan fasilitas, tetapi hanya dengan memberi kita tidak mengalami perubahan hidup beriman. Dengan memberi dan juga terlibat, hidup iman kita akan diubah karena kita bersetuhan dengan hidup banyak orang. 

Kontemplasi:

Gambarkan bagaimana sikap Lidia dalam hidup beriman dan pengaruhnya kepada wanita-wanita di sekitarnya. 

Refleksi:

Apakah aku menyediakan hidupku sebagai agen pastoral pengembangan Kerajaan Allah?

Doa

Ya Bapa, semoga Engkau menyentuh hati banyak orang untuk mau mengambil bagian sebagai agen pastoral pengembangan Kerajaan Allah. Amin. 

Perutusan:

Jangan hanya berikan dana, dukungan dan doa, tetapi libatkanlah diri anda sebagai agen pastoral pengembangan Kerajaan Allah. 

(Morist MSF –  www.misafajava.org)

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here