Memberi Perhatian terhadap Hidup Anak-anak

0
92 views
Pendidikan semangat peduli orang lain di PAUD St. Theresia Wedi-Klaten.

ANAK-anak membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orangtua. Kesibukan dari orangtua tidak boleh menjadi alasan bagi orangtua untuk mengabaikan perhatian terhadap anak-anak.

Apakah ayah dan bunda sering meluangkan waktu untuk menemani anak-anak mengerjakan pekerjaan rumah? Orang terkaya se-Asia bernama Mukesh Ambani selalu menemani anak-anaknya mengerjakan pekerjaan rumah. Memang, sekarang anak-anak Mukesh Ambani sudah besar.

Kegiatan menemani mengerjakan PR itu dilakukannya bertahun-tahun lalu saat anak-anaknya masih duduk di bangku sekolah.

Sang istri, Nita Ambani, selalu mendorong Mukesh Ambani untuk rutin menemani anak-anaknya mengerjakan PR. Mukesh Ambani pun menemani anak-anaknya mengerjakan PR setiap hari Minggu.

“Saya bilang pada dia (Mukesh Ambani) bahwa mungkin saja kesibukanmu memengaruhi masa depan perusahaan dan negara. Tetapi kamu lebih memengaruhi masa depan anak-anakmu,” kata Nita.

Nita Ambani mengatakan bahwa yang dibutuhkan anak-anak bukan hanya waktu yang berkualitas tapi juga kuantitas. Dengan menjaga kuantitas waktu bersama anak-anak, meski hanya dengan menemani mereka mengerjakan PR, hal itu bisa jadi hal yang sangat bermanfaat dan menyenangkan.

Psikolog Najelaa Shihab, penggagas Yayasan Keluarga Kita, menuturkan bahwa kualitas hubungan tidak akan tercapai tanpa kuantitas waktu yang cukup. Karena itu, para orangtua memang harus benar-benar meluangkan waktu bagi anak-anak mereka.

Soal banyak sedikitnya waktu memang relatif, tetapi yang paling penting adalah saat bersama anak-anak, mereka hadir sepenuh hati dan sepenuh tubuh.

Ubah cara pandang

Banyak anak di zaman sekarang sangat merindukan kasih sayang dari orangtua mereka. Mereka menjerit untuk memperoleh perhatian.

Namun sering orangtua mereka terlalu sibuk untuk mengurusi berbagai hal bagi kelangsungan hidup keluarga. Sering jeritan mereka tidak mendapatkan jawaban.

Kisah di atas mengingatkan para orangtua untuk memberi waktu yang baik bagi anak-anak mereka. Orangtua mesti punya waktu yang cukup secara kuantitas dan kualitas bagi anak-anak mereka. Hanya dengan cara ini, anak-anak mereka dapat bertumbuh secara wajar dalam kehidupan mereka.

Banyak anak yang kemudian terjerumus ke dalam kehidupan yang negatif. Masa depan mereka kemudian menjadi suram, tak menentu. Mereka tidak tahu mesti berjalan ke arah mana. Mengapa semua itu bisa terjadi?

Semua itu bisa terjadi karena kualitas dan kuantitas waktu yang kurang bagi anak-anak. Orangtua bahkan tidak mau peduli terhadap pertumbuhan jiwa anak-anak mereka.

Sebagai orangtua, tentu saja hal ini menjadi tantangan yang menuntut suatu perubahan sikap hidup. Orangtua mesti mengubah cara pandang terhadap kehadiran anak-anak dalam keluarga.

Anak-anak bukan sekedar hadir dan kadang-kadang mengganggu kesibukan orangtua. Tetapi perhatian terhadap anak-anak merupakan tanggungjawab dari orangtua.

Mari kita memberi perhatian dengan memberi waktu yang berkualitas dan berkuantitas cukup. Dengan demikian, anak-anak dapat menemukan jati diri mereka dalam pengalaman hidup sehari-hari bersama orangtua.

Tetap semangat, sahabat Sonora. Tuhan memberkati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here