Menang Banding, Pengadilan Bebaskan Mgr. Philip Wilson dari Tuduhan Sembunyikan Skandal Seks

0
232 views
Mgr Philip Wilson, mantan Uskup Agung Keuskupan Agung Adelaide, dinyatakan bebas dari putusan pengadilan yang di bulan Mei 2018 telah memvonisnys bersalah atas tuduhan telah sengaja menyembunyikan kasus skandal seks pastor. (InDaily)

MANTAN Uskup Agung Adelaide di Australia Mgr. Philip Wilson mendapat putusan Pengadilan Tinggi New South Wales (NSW) yang “membersihkan” nama baiknya.

Putusan Pengadilan Tinggi itu dengan demikian juga akan menganulir keputusan pengadilan lokal di Adelaide bulan Mei 2018 lalu yang menyatakan Mgr. Wilson bersalah karena dianggap telah dengan sengaja menyembunyikan kasus skandal seks yang melibatkan seorang imam di keuskupannya.

Pengadilan Tinggi NSW itu memerintahan penahanan rumah atas Mgr. Wilson dianggap gugur,  setelah muncul putusan yang memproses naik banding Monsinyur tersebut.

Hakim Pengadilan Tinggi NSW berpendapat, tuduhan atas Mgr. Wilson itu dinilainya kurang meyakinkan. Amar putusan itu dirilis pada hari Kamis tanggal 6 Desember 2018, setelah Mgr. Wilson mengajukan banding atas putusan pengadilan bulan Mei 2018 lalu yang memutuskan dia bersalah atas tuduhan telah sengaja “mengubur” kasus imam pedofil.

Sejak kasus tuduhan itu mengemuka dan kemudian masuk ranah hukum di pengadilan, mantan Uskup Agung Adeliade yang ini berumur 68 tahun itu dengan tegas melawan semua tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Ia mengatakan tidak tahu-menahu atas kasus skandal seks yang telah melibatkan seorang imam bernama Patrick Fletcher dengan aksi-aksi “nakalnya” sering mencabuli anak-anak lelaki di tahun 1974-an.

Pastor pedofil itu sendiri dinyatakan bersalah dan mendapat hukuman penjara selama 10 tahun. Namun di tengah menjalani masa tahanan, ia kemudian meninggal dunia di penjara tahun 2006 silam.

Kasus pedofil Fletcher ini “meledak”  di Australia tahun 2004 dan telah membetot atensi publik di Negeri Kangguru ini.

Pengadilan saat itu berhasil membuktikan Pastor Fletcher telah bersalah lantaran telah menjadikan sedikitnya sembilan remaja putera menjadi target orientasi seksualnya.

Merespon berita pengadilan tersebut, Keuskupan Agung Adelaide mengatakan, “menyambut gembira atas hasil keputusan dari sebuah proses panjang dan menyakitkan banyak pihak.”

Setelah dirinya masuk ranah hukum di pengadilan, Mgr. Wilson memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Uskup Agung Adelaide yang dia pegang sejak tahun 2001.

Sumber: CNN, BBC.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here