Natalan Rohaniwan-rohaniwati Indonesia di Roma bersama Dubes RI untuk Vatikan (1)

0
329 views
Perayaan Natal bersama Jaringan IRRIKA di Aula Kedubes RI untuk Vatikan di Roma tanggal 13 Januari 2019. (Romo Leo Mali Pr)

HARI Minggu tanggal 13 Januari 2019 lalu –dan itu bertepatan dengan Pesta Pembabtisan Tuhan– keluarga besar KBRI untuk Takhta Suci Vatikan dan IRRIKA (Ikatan Rohaniwan-rohaniwati Indonesia di Kota Abadi Roma) menyelenggarakan Perayaan Natal dan Tahun Baru bersama.

Perayaan Natalan dan Tahun Baru ini berlangsung di aula KBRI untuk Takhta suci Vatikan yang berlikasi di Via Marocco 10, Roma.

Perayaan ini  dihadiri oleh sekitar 300-an rohaniwan-rohaniwati dari berbagai Tarekat Religius asal Indonesia yang tersebar di banyak kota di Italia.

Berkisah tentang kebenaran

Perayaan bersama ini diawali dengan Ekaristi bersama Romo Kristo Diogo SVD didampingi oleh imam imam koncelebran. Dalam kotbahnya, Romo Kristo menekankan pesan kebijaksanaan Natal dari para gembala.

Mereka menerima khabar tentang kelahiran Juru selamat. Menanggapi berita itu mereka pergi ke Betlehem untuk mengecek kebenaran berita itu. Setelah menemukan Bayi Yesus, mereka kembali dan menceritakan kebenaran berita itu.

Misa Natalan Bersama di KBRI untuk Vatikan di Roma.

Sikap para gembala adalah salah satu contoh kebijaksanaan. Mereka memberitakan apa yang sungguh sungguh ada.

Orang yang bijaksana adalah orang selalu mencari kebenaran dan memberi kesaksian tentang yang benar melalui hidupnya.

Perayaan Natal, tegas Romo Kristo, juga bisa menggerakkan kita untuk selalu menjumpai Tuhan, Sang Sabda yang telah menjelma menjadi manusia dan bersedia membagi diri-Nya bagi umat Nya.

Merawat kebersamaan dan pluralitas bangsa.

Pesan ini relevan dengan hidup berbangsa kita yang akhir akhir ini marak ditandai dengan hoaks dan berita bohong.

Usai Perayaan Ekaristi, acara berlanjut dengan ramah tamah.

Merawat kebersamaan

Dalam sambutannya, Ketua IRRIKA Italia, Romo Aleks Dancar SVD, menegaskan pentingnya merawat kebersamaan;  entah sebagai anggota Gereja maupun sebagai sesama anak bangsa di perantauan.

Sementara, Dubes RI  untu Vatikan Agus Sriyono secara singkat mengingatkan tentang pentingnya merawat kebersamaan sebagai bangsa mengingat karakter kemajemukan Indonesia sebagai sebuah bangsa yang besar.

Sambutan Dubes RI untuk Vatikan Agus Sriyono.

“Kemajemukan adalah sesuatu yang natural, tapi toleransi harus terus dipupuk dan dirawat,” demikian tegasnya.

Seperti tahun tahun sebelumnya, Perayaan Natal tahun ini dihadiri pula oleh komunitas okumenis dan kelompok pengajian Indonesia di Roma.

Seperti biasa, Perayaan Natal bersama KBRI TSV dan IRRIKA Italia diakhiri dengan rekreasi bersama dalam bentuk  nyanyian dan tarian bersama. (Bersambung)

Tautan videonya di sini:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here