Pelita Hati: 09.02.2019 – Belas Kasih-Nya Luar Biasa

0
441 views

Bacaan Markus 6:30-34

Kemudian  rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat. Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Sahabat pelita hati,

AKTIVITAS pewartaan dan pengajaran Yesus teramat sangat padat, tentu sangat melelahkan. Karenanya Tuhan mengajak para murid untuk mencari tempat yang sunyi agar dapat menyendiri, menyegarkan fisik dan rohani. Namun hati-Nya tak bisa lepas dari belas kasih pada sesama. Ketika melihat begitu banyak orang berbondong-bondong mencari Tuhan dab  mengharapkan belas kasih-Nya, Ia tak bisa tinggal diam. Tuhan melihat orang banyak itu seperti domba yang tidak punya gembala. Ada begitu banyak orang berbondong-bondong datang dan ingin mendengarkan ajaran dan karya mujizat-Nya. Ia pun tak dapat membendung belas kasih-Nya dan melayani orang-orang yang memohon pelayanan-Nya.

Sahabat terkasih,

Berbelas kasih adalah sikap batin yang mengarahkan perhatianya kepada sesama. Peduli kepada sesama bahkan mengekang kehendak untuk diri dan mendahulukan sesama. Itulah teladan hidup yang dicontohkan oleh Tuhan kita. Kata kuncinya adalah “peduli”. Semoga kita pun dapat menghayati dan mengikuti teladan Tuhan, menjadi pribadi yang peduli kepada sesama terutama yang menderita. Mari kita belajar untuk mengarahkan mata hati kita kepada sesama di sekitar kita.

Putih-putih  melati merah-merah-merah delima,
siapa yang baik hati, pasti disayang mama.
Berbelas kasih kepada sesama,
perintah Tuhan yang utama.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here