Pelita Hati: 12.02.2020 – Menjaga Hati, Menjaga Nurani

0
608 views

Bacaan Markus 7:14-23

Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: “Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah. Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.” Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu. Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” (Mrk 7:14-15.17.20-23)

Sahabat pelita hati,

ORANG-ORANG Farisi dan ahli Taurat sangat ketat dalam menjalani aturan hukum taurat, termasuk di dalamnya adalah soal makanan. Ada jenis makanan yang tak boleh dimakan alias  dianggap haram dan najis sebagaimana diatur secara rinci dalam kitab Imamat. Tuhan Yesus ingin meluruskan cara berpikir mereka yang sempit. Bagi Tuhan, bukan yang masuk ke dalam tubuh yang menajiskan tetapi yang keluar dari diri kita yang dapat menajiskan. Kata-kata kasar dan hujat itulah yang sejatinya menajiskan karena bisa melukai hati orang. Sikap benci, dengki dan iri  yang keluar dari hati itulah yang juga menajiskan karena mengakibatkan sikap bermusuhan. Kini kita diajak untuk menjadikan hati kita sebagai tempat bersemayamnya keutamaan dan kebaikan.

Sahabat terkasih,

Karenanya, marilah kita berusaha menjaga hati agar tetap suci dan tidak dikotori oleh keinginan nafsu manusiawi dan kehendak jahat yang dapat merugikan sesama. Semoga pelita sabda yang kita renungkan di setiap awal hari menjadikan hati kita selalu disirami oleh benih-benih sabda keutamaan yang menuntun kita pada sikap hati yang selalu mendahulukan kebaikan.

Burung dara burung merpati,
bulunya putih menarik hati.
Sahabat-sahabat pelita hati,
jaga nurani sebagai pelita hati.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here