Pelita Hati: 12.10.2018 – Menghadirkan Kerajaan Allah

0
737 views

Bacaan Lukas 11:15-23

Tetapi ada di antara mereka yang berkata: “Ia mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu setan.”  Ada pula yang meminta suatu tanda dari sorga kepada-Nya, untuk mencobai Dia. Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. Jadi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, dengan kuasa apakah pengikut-pengikutmu mengusirnya? Sebab itu merekalah yang akan menjadi hakimmu. Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu. (Luk.11:15-17.20)

SAHABAT pelita hati,

Tindakan dan karya baik Tuhan tidak selalu berbalas kebaikan, bahkan kecurigaan dan tuduhan yang tanpa alasan. Yang paling keji adalah Tuhan dituduh mengusir setan dengan kuasa Beelzebul, penghulu Setan. Sebuah tuduhan membabi buta yang  demi menghancurkan nama baik semaya. Karenanya Tuhan membuka mata dan hati para penuduh bahwa pengusiran setan yang dilakukan adalah tanda bahwa Kerajaan Allah sudah datang.

Sahabat terkasih,

Kerajaan Allah adalah sebuah keadaan atau situasi di mana Allah meraja yang tergambar dalam hidup damai-sejahtera. Kesejahteraan manusia terjamin tatkala terbebas dari sakit penyakit dan belenggu setan. Ini berarti karya Yesus adalah menghadirkan kerajaan Allah itu. Sebagai murid-murid-Nya kita pun memiliki tugas dan tanggungjawab yang sama yakni  menghadirkan damai-sejahtera bagi sesama melalui beragam aktivitas, baik dalam keluarga, komunitas, tempat bekerja, di lingkungan Gereja dan masyarakat. Setiap kebaikan yang kita tebarkan sejatinya adalah sebentuk wujud nyata damai-sejahtera itu. Apakah kita telah sungguh mengusahakan hidup dalam kebaikan? Atau justru kehadiran kita justru menjadi pemicu hadirnya persoalan? Semoga di mana pun kita ada dan berkarya damai-sejahtera tercipta. Mari kita berlomba untuk mengusahakannya.

Di Banten ada pantai Carita,
di Jakarta utara ada pantai Mutiara.
Jadikan hidup kita,
sumber damai-sejahtera.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here