Pelita Hati: 15.09.2018 – Tetap Setia di dalam Duka

0
642 views

Yohanes 19:25-27

Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.

SAHABAT pelita hati,

Hari ini kita memperingati Santa Perawan Maria Berdukacita. Pesan keutamaan dari peringatan ini adalah Bunda Maria menyatakan kesungguhannya sebagai seorang ibu yang selalu ada di dekat anaknya terutama pada saat mengalami kesulitan dan menghadapi penderitaan. Kita menyaksikan ketabahan dan ketegaran seorang ibu yang tetap ingin meneguhkan dan menyertai puteranya. Ia adalah seorang pelindung, pengayom dan peneguh bagi yang sedang berjuang dalam derita. Karenanya  Bunda Maria menyertai puteranya hingga di puncak Salib Golgota. Bahkan Michael Angelo melukiskan Maria sedang memangku jenazah Yesus  setelah Ia diturunkan dari salib. Itulah gambaran hati seorang ibu yang tegar dan penuh cinta kepada anaknya.

Sahabat terkasih,

Ketabahan seorang Maria mencerminkan hatinya yang tak pernah mundur selangkahpun ketika mengalami aneka macam peristiwa bahkan yang membuatnya berduka. Ia memegang teguh kominten awal panggilannya dan kesanggupannya. Ecce Ancilla Domini, Fiat Mihi Secundum Verbum Tuum, Aku ini hamba Tuhan terjadilah padaku seturut perkataan-Mu itu. Tak terbantahkan lagi jika Bunda Maria adalah teladan umat beriman, maka marilah dengan rendah hati kita berusaha meneladan Bunda Maria, tetap setia kepada Tuhan dan selalu ada di dekat-Nya, memegah teguh komitmen iman kepada-Nya, dalam kondisi dan situasi apa pun juga.

Indah malam cahaya bulan,
saat ku mengenang senyum manismu.
Aku ini hamba Tuhan,
terjadilah padaku seturut perkataan-Mu.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here