Pelita Hati: 16.07.2019 – Mensyukuri Berkah Kasih-Nya

0
687 views

Bacaan Matius 11:20-24

Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat-Nya: “Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Karena jika di Sodom terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, kota itu tentu masih berdiri sampai hari ini. Tetapi Aku berkata kepadamu: Pada hari penghakiman, tanggungan negeri Sodom akan lebih ringan dari pada tanggunganmu.”

Sahabat pelita hati,

KINI Tuhan mengangkat beberapa kota di Israel sebagai bahan atau contoh pewartaan-Nya. Ia mengecam beberapa kota yang dianggap ‘suci’ alias tempat yang sering dipakai Tuhan untuk mengajar dan mengerjakan mujizat, yakni Kapernaum dan Betzaida dan diperlawankan dengan kota-kota yang dianggap penuh dosa, yakni Tirus, Sidon, Sodom dan Gomora. Yang menarik Tuhan mengecam kota yang dianggap suci dan justru memuji kota-kota yang dinilai banyak orang sebagai kota dosa. Mengapa kota-kota itu dikecam? Orang-orang di Betzaida dan Kapernaum tak bertobat dan tak percaya kepada Yesus sebagai Mesias padahal beragam mujizat dan tanda heran telah Tuhan kerjakan di tempat itu. Inilah bukti nyata jika mereka tidak menanggapi karya baik Tuhan dengan pertobatan. Pertanyaannya adalah bagaimana dengan kita? Apakah kita juga masuk dalam  jajaran “Betsaida dan Kapernaum” yang tak setia?

Sahabat pelita hati,

Kalau kita mau jujur, ada beragam karya mujizat dan berkat Tuhan yang kita terima: berkah kesehatan, kesejahteraan, pekerjaan dan lain-lainnya. Apakah kita memilik rasa syukur dan terima kasih atas semuanya itu? Atau kita tetap acuh tak acuh pada Tuhan? Semoga pelita sabda hari ini mendorong kita lebih menunjukkan bakti dan cinta kita kepada-Nya: semakin beriman dan percaya kepada-Nya. 

Cendrawasih burung Papua,
burung emas nan mempesona.
Kasih-Mu sungguh luar biasa,
kepada-Mu kubersujud dalam doa.

Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here