Pelita Hati: 18.01.2020 – Sahabat Para Pendosa

0
369 views

Bacaan Markus 2:13-17

Kemudian ketika Ia berjalan lewat di situ, Ia melihat Lewi anak Alfeus duduk di rumah cukai lalu Ia berkata kepadanya: “Ikutlah Aku!” Maka berdirilah Lewi lalu mengikuti Dia. Pada waktu ahli-ahli Taurat dari golongan Farisi melihat, bahwa Ia makan dengan pemungut cukai dan orang berdosa itu, berkatalah mereka kepada murid-murid-Nya: “Mengapa Ia makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?” Yesus mendengarnya dan berkata kepada mereka: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Mrk 2:14,16-17)

Sahabat pelita hati,

PELITA sabda hari ini mewartakan pesan bahwa Tuhan Yesus sungguh menjadi sahabat bagi siapa saja, termasuk di antaranya adalah orang-orang berdosa atau yang dikategorikan sebagai pendosa seperti para pemungut cukai. Tentu bukan tanpa tujuan. Tuhan menarik orang-orang berdosa itu agar mendapatkan penyelamatan dari-Nya.

Sahabat terkasih, 

Cara berpikir serta rasa perasaan Yesus jauh berbeda dengan yang dipikirkan dan dirasakan orang-orang Farisi. Mereka menilai para pemungut cukai adalah sebagai orang berdosa dan musuh masyarakat yang tidak boleh didekati apalagi dilayani. Perlakuan yang sama juga ditujukan kepada orang yang sakit kusta. Mereka dikategorikan sebagai pendosa yang harus dijauhkan dari masyarakat. Sigkatnya  bagi orang Farisi, orang berdosa tetaplah tinggal dalam dosa selamanya. Karenanya mereka mengkritik Yesus tatkala memanggil Lewi yang sedang duduk di rumah cukai bahkan kemudian makan bersama dengan mereka. Yesus telah melanggar aturan hukum Yahudi. Sebaliknya bagi Tuhan, justru orang-orang seperti itulah yang harus dibantu dan disembuhkan. Bagi Tuhan, selalu terbuka kemungkinan bagi pertobatan. Inilah juga yang menjadi tugas dan tanggungjawab kita sebagai murid-murid-Nya di zaman ini. Tentu kita tidak selalu dapat melakukan apa yang dilakukan Tuhan, tetapi setidaknya kita tidak bersikap seperti orang-orang Farisi. Kita harus merangkul mereka dan sedapat mungkin membawa mereka kepada pangkuan Gereja.  

Mari datang ke Taman Doa Gantang,
tempat berdoa dan mengolah rasa.
Bukan untuk orang-orang benar Dia datang,
tetapi menyelamatkan para pendosa.

dari Banyutemumpang, Sawangan, Magelang
Berkah Dalem ** Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here