Pelita Hati: 19.02.2019 – Ragi Farisi

0
787 views

Bacaan Markus 8:14-21

Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: “Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.” Maka mereka berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: “Itu dikatakan-Nya karena kita tidak mempunyai roti.” Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: “Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Belum jugakah kamu faham dan mengerti? Telah degilkah hatimu? Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat dan kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidakkah kamu ingat lagi, pada waktu Aku memecah-mecahkan lima roti untuk lima ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Dua belas bakul.” “Dan pada waktu tujuh roti untuk empat ribu orang itu, berapa bakul penuh potongan-potongan roti kamu kumpulkan?” Jawab mereka: “Tujuh bakul.” Lalu kata-Nya kepada mereka: “Masihkah kamu belum mengerti?”

Sahabat pelita hati,

YESUS mengingatkan murid-murid-Nya agar waspada terhadap ragi Farisi dan ragi Herodes. Apa yang harus ditakutkan dari kedua kelompok ini?

Pertama, orang-orang Farisi mengaku diri sebagai pewaris hukum Musa alias hukum Taurat. Mereka merasa ‘lebih’ dari orang kebanyakan dan suka merendahkan orang lain terutama yang mereka anggal sebagai  pendosa. Lebih dari itu, orang Farisi memiliki tabiat munafik alias pura-pura. Nampaknya ia tekun beribadah dan menjalankan aturan agamaan namun hatinya jauh dari Tuhan, hanya demi formalitas dan mencari pujian.

Kedua, ragi Herodes adalah mengumbar nafsu kuasa dengan menghalalkan segala cara. Kita tentu masih ingat ketika Herodes memerintahkan prajurit-prajuritnya untuk membunuh anak-anak Bethlehem dengan membabi-buta karena gagal menemukan Yesus dinyatakan sebagai Raja. Inilah kekejaman Herodes.

Sahabat terkasih,

semoga kita dapat menghayati hidup sebagai murid-murid Yesus yang jauh dari kemunafikan dan  keserakahan. Semoga kita dapat membebaskan diri dari ragi Herodes dan ragi Farisi, sebaliknya menjadi pengikut Yesus yang taat dan setia, hidup bersahaja dan  rendah hati.

Tak perlu banyak basa-basi,
apa adanya dan berhati-hati.
Jauhkan kami dari ragi Farisi,
mampukan kami hidup rendah hati.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here