Pelita Hati: 20.10.2019 – Tak Lelah Berdoa

0
371 views

Bacaan Lukas 18:1-8

Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. Kata-Nya: “Dalam sebuah kota ada seorang hakim yang tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun. Dan di kota itu ada seorang janda yang selalu datang kepada hakim itu dan berkata: Belalah hakku terhadap lawanku. Beberapa waktu lamanya hakim itu menolak. Tetapi kemudian ia berkata dalam hatinya: Walaupun aku tidak takut akan Allah dan tidak menghormati seorang pun, namun karena janda ini menyusahkan aku, baiklah aku membenarkan dia, supaya jangan terus saja ia datang dan akhirnya menyerang aku.” Kata Tuhan: “Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu! Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?”

Sahabat pelita hati,

KINI kita merenungkan tentang kebaikan dan kemurahan hati Tuhan. Maha murah hati-Nya bukan hanya menjadi cerita lama dalam Kitab Suci namun juga berlangsung di masa kini. Yang dituntut dari kita adalah kesediaan hati untuk terus memohon dan memohon kepada-Nya. Jangan pernah merasa lelah untuk tengadah, tak henti untuk menghaturkan sembah bakti dan tak jemu-jemu untuk berdoa.

Sahabat terkasih,

Pelita sabda hari ini menampilkan kegigihan usaha si janda yang tak pernah lelah memohon bantuan kepada sang hakim. Usaha yang tak kenal lelah ini menjadi gambaran ideal kegigihan seorang beriman dalam memohon dan memasrahkan dirinya kepada Allah. Doa yang tiada henti seperti inilah yang harus dilakukan oleh setiap orang beriman. Inilah sebentuk nyata dari cerminan kesetiaan, ketaatan dan kemauan yang kuat yang selalu menyandarkan harapannya kepada Tuhan. Maka janganlah lelah berharap dan jangan berhenti untuk terus mengetuk hati Tuhan. Selamat hari Minggu dan hari Tuhan, Dies Dominica.

Niat hati untuk bertemu,
mengenang indah masa lalu.
Berdoalah dengan tak jemu-jemu,
berkah-Nya berlimpah selalu.

dari Lereng Merbabu-Merapi,
Berkah Dalem, Rm.Istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here