Pelita Hati: 25.03.2019 – Menghayati Panggilan dalam Sukacita

0
657 views

Bacaan Lukas 1:26-38

Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk 1:30-31,38) 

Sahabat pelita hati,

AVE Maria Gratia Plena, Salam Maria Penuh Rahmat, adalah salam malaikat Gabriel kepada Maria dalam perjumpaannya ‘tuk membawa kabar sukacita. Maria sungguh terberkati, bukan saja karena Ia menerima karunia menjadi Bunda Tuhan, tetapi karena hidupnya penuh dengan teladan keutamaan: ia taat, setia, tabah dan bijaksana. Awalnya, kabar malaikat bukanlah kabar suka cita justru menimbulkan tanda tanya. Namun jawaban Maria menjadi puncak dari pernyataan imannya, ‘Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu’. Sebuah jawaban iman yang konsekuinya tidak ringan, namun dengan setia Maria menghadapinya. Ia tak pernah mengeluh walau harus mengalami beragam tantangan dan kesulitan: sulit mencari tempat untuk melahirkan, akhirnya harus kandang hewan yang tidak nyaman. Lari menyingkir dan menghindar dari kemurkaan Herodes yang keji. Puncaknya, ia harus menyaksikan derita, aniaya dan kematian Sang Putera di puncak Golgota. Semuanya ia terima dan ia jalani sesuai janji imannya. Ia tetap menjadi pribadi yang terberkati.

Sahabat terkasih,

jawaban iman Maria ini menyatakan bahwa,

pertama, Maria adalah penghayat kerendahan hati. Ia bersedia mengambil tanggung jawab yang diberikan Tuhan, apa pun konsekuensinya.

Kedua, Maria adalah pribadi yang berserah diri secara total kepada Tuhan. Kehendak Tuhan harus diutamakan, bukan keinginan kita manusia. Semoga teladan keutamaan Maria menjadi penyerta kita dalam menghayati masa prapaskah nan suci ini agar  makin setia menghayati panggilan hidup kita masing-masing.

Jika sakit segeralah berobat,
agar tetap sehat walafiat.
Maria bunda penuh rahmat,
pembawa kasih pengantara berkat.

dari Papua dengan cinta,
Berkah Dalem, rm.istoto

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here