Puncta 05.12.18. Matius 15:29-37 Kerajaan Allah Datang

0
367 views
Ilustrasi: Seorang imam Passionis (CP) di Sekadau ikut panen padi. (Sr. Ludovica OSA)

IGNATIUS Redes adalah petani biasa dan sederhana. Ia terlibat menjadi Prodiakon di Stasi Betenung. Kadang ikut menyertai romo turne ke Beginci, Harjon, Gunung Bunga, Tigal, yang jaraknya jauh dari paroki. Tak ada listrik apalagi sinyal. Ia senang melibatkan diri dalam kegiatan gereja.

Ia pernah berkata, “Kalau saya ikut terlibat di Gereja, Tuhan tidak mengurangkan rezeki saya. Ada saja caranya Tuhan membantu kami. Panen padi cukup, sementara punya tetangga malah diserang kera dan beruk. Saya pernah diberi air dan tanah suci oleh romo. Barang itu saya taburkan di ladang saya. Kok hasil panen luar biasa”.

Mungkin anda yang membaca kutipan Injil hari ini juga punya pengalaman serupa.

Hari ini,  Yesus menyembuhkan banyak orang sakit; orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat dan mereka memuliakan Allah.

Itu adalah tanda datangnya Kerajaan Allah. Orang mengalami damai sejahtera atau syalom. Setelah itu Yesus tidak hanya bekerja sendiri. Ia melibatkan para murid. Mereka diajari untuk tergerak oleh belas kasihan melihat orang di sekitarnya kelelahan dan kelaparan.

Walaupun awalnya para murid enggan terlibat, ikut berpikir: “Bagaimana mungkin di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?”

Namun Yesus memaksa mereka untuk berbagi. Akhirnya dari tujuh roti dan ikan yang diberkati, disyukuri dan dibagikan justru terdapat lebih tujuh bakul penuh.

Hikmah yang dapat kita petik dari sharing Pak Redes dan Injil ini adalah ketika kita mau terlibat menghadirkan Kerajaan Allah, Tuhan punya aneka cara membantu kita bahkan sampai berkelimpahan.

Apakah anda punya pengalaman indah berbagi?

Di Galilea Yesus menggandakan roti. Di Betenung, Pak Redes menanam padi. Kalau kita mau bersyukur dan berbagi. Tuhan punya banyak cara untuk memberi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here