Puncta 12.09.18. Lukas 6:20-26: Yang Miskin, Yang Empunya Kerajaan Allah

0
606 views
Petrus dan kunci kerajaan allah (Ist)

RASUL Paulus pernah berkata, “Dunia seperti yang kita kenal sekarang ini akan berlalu.”

Kita mati tidak membawa apa-apa. Manusia mati hanya membawa nama. Oleh karena itu tidak ada yang abadi di dunia ini.

Lalu apa yang harus kita kejar? Yang abadi adalah sesuatu yang menuju kepada Tuhan. Sabda Bahagia yang dikatakan Yesus adalah jalan menuju kepada keabadian.

Yang miskin akan tinggal dalam Kerajaan Allah. Yang lapar akan dipuaskan. Yang menangis akan tertawa. Yang berbahagia adalah yang setia pada Yesus.

Penderitaan dunia ini belum apa-apanya dibanding dengan kebahagiaan kekal yang dijanjikan-Nya. Di balik penderitaan ini ada harapan yang tidak berkesudahan. Tuhan tidak membiarkan harapan sia-sia belaka. Yesus tidak menggantungkan kebahagiaan menurut ukuran duniawi.

Kebahagiaan kita harus berdasar pada nilai Kerajaan Allah. Lebih baiklah kita miskin namun memiliki Kerajaan Allah daripada kita kaya namun tidak memiliki Kerajaan Allah.

Orang disebut kaya bukan karena memiliki banyak harta, namun karena suka berbagi. Selamat merenungkan. Pergi ke Semarang naiknya bendi. Janganlah sayang untuk berbagi. Berkah Dalem.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here