Puncta 26.05.19 Mg Paskah VI Kisah 15:1-2.22-29 Yoh 14:23-29: Buah Roh Kudus

0
155 views
Puncta, 20.05.18 Hari Raya Pentakosta: Mereka Mulai Berkata-kata

DALAM dunia pewayangan kita mengenal dua kelompok yakni Kurawa dan Pandawa. Masing-masing mempunyai penasehat agung, di pihak Kurawa yang menjadi penasehat adalah Pandita Durna dan Sengkuni. Di pihak Pandawa yang menjadi penasehat adalah Kresna.

Para penasehat itu membimbing mereka dengan kebijaksanaannya. Namun kalau kita lihat hasilnya ternyata berbeda.

Durna dan Sengkuni justru mengarahkan Kurawa kepada kehancuran. Sedangkan Kresna membimbing Pandawa pada kedamaian, kerukunan dan kemenangan.

Buah bimbingan yang baik akan menghasilkan kebaikan. Sebaliknya buah bimbingan jahat akan menghasilkan kejahatan.

Yesus mengatakan kepada para muridNya, “Penghibur yaitu Roh Kudus yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.”

Roh Kudus adalah Roh Yesus Kristus sendiri. Dialah yang akan mengajarkan dan mengingatkan segala sesuatu yang dikatakan Yesus.

Buah pengajaran Roh Kudus pasti membawa kebaikan. Buah Roh itu adalah kasih, damai sejahtera, sukacita, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemah-lembutan.

Dalam Bacaan Pertama, para rasul mengadakan sidang di Yerusalem untuk mencari solusi terhadap permasalahan iman umat. Konflik antara orang Kristen Yahudi dan bukan Yahudi harus diselesaikan.

Pandangan tentang keharusan sunat adat Yahudi dan tidak sunat harus dicarikan jalan keluar.

Akhirnya mereka memutuskan, “Adalah keputusan Roh Kudus dan keputusan kami, supaya kepada kamu jangan ditanggungkan lebih banyak beban daripada yang perlu”.

Buah dari karya Roh Kudus itu adalah jemaat bersukacita, hidup rukun dan damai. Mereka bersekutu dalam iman dan berkembang dalam bimbingan Roh Kudus.

Kehadiran kita semestinya membawa kuasa Roh Kudus. Tandanya ialah jika kehadiran itu membawa damai, sukacita, kerukunan, kebahagiaan, kelemah-lembutan dan kebaikan bagi sesama.

Apakah kehadiran kita sungguh berdampak positif dan subur bagi orang lain?

Sungguh nikmat makan pisang rebus
Ditemani dengan secangkir kopi arabica
Jika kita membawa Roh Kudus
Buahnya adalah kebaikan bagi sesama

Berkah Dalem

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here