Romo Drajad SJ: Seminari Mertoyudan tidak Rilis Permohonan Donasi via Rekening Lawas

0
783 views
Ilustrasi: Halaman depan kampus Seminari Mertoyudan di Magelang. (Mathias Hariyadi)

MINISTER Seminari Menengah Mertoyudan di Magelang, Romo Ignatius Drajad Soesilo SJ, menginformasikan  kepada Sesawi.Net hari Rabu (6/6/18) konfirmasi berikut ini.

Seminari Mertoyudan, kata Romo Drajat SJ, tidak pernah merilis permohonan donasi via rekening lawas di akun CIMB Niaga yang menurutnya masuk kategori lawas dan dalam beberapa tahun terakhir ini juga sudah tidak dipakai lagi.

Hal sama kembali ditegaskan Rektor Seminari Mertoyudan Romo Gandhi Hartono SJ Rabu malam ini.

Konfirmasi mengenai hal itu disampaikan oleh Romo Drajat SJ –pastor yang secara khusus bertanggungjawab mengurus tata kelola keuangan dan urusan rumah tangga seminari– guna merespon edaran permintaan donasi yang mulai Rabu pagi ini beredar di jalur medsos.

Seorang dokter spesialis di Yogyakarta dan beberapa pembaca Sesawi.Net telah mengontak Redaksi untuk memastikan validitas informasi yang masih simpang siur tersebut.

“Saya, Romo Ignatius Drajat Soesilo SJ, Minister Seminari St. Petrus Canisius Mertoyudan Magelang, menyatakan kepastian sebagai berikut.  Kami tidak pernah merilis permohonan donasi dengan mencantumkan rekening lawas tersebut,” kata imam Jesuit alumnus SMP Frateran Bunda Hati Kudus (BHK) Kediri menjawab Sesawi.Net.

Dalam edaran virtual yang bersliiweran di medsos tersebut, disebutkan bahwa donasi itu sebaiknya dikirim melalui transfer ke rekening lawas.

Pengumuman itu juga mencantumkan nama Romo Kanjeng Uskup Agung Semarang yakni alm. Kardinal Justinus Darmojuwono Pr.

Dalam program menggalang donasi di jalur medsos itu, ‘petuah’ Kardinal pertama Indonesia itu dikutip.

Kardinal Justinus Darmojuwono waktu masih menjabat Uskup Agung KAS memang sering memotivasi umat agar berdonasi dan beliau suka menyitir kutipannya yang terkenal yang berbunyi: “Sithik ora ditampik, akeh soyo pikolèhé” .

Kutipan itu berarti: “Menerima sedikit,  ya jangan ditolak, tapi (kalau bisa) lebih baik banyak.”

Si pewarta anonim itu mungkin maksudnya  mau mengutip nama Romo Kanjeng Kardinal tersebut, namun nama beliau telah ditulis salah, terutama bagian “sebutan resminya”.

“Seminari Mertoyudan tidak pernah mengeluarkan pengumuman (minta donasi) seperti itu. Dan lagi penulisan nama Bapak Kardinal juga salah. Nomor rekening (CIMB Niaga) tersebut sudah tidak dipakai lagi karena itu sistem lama,” tulis Romo Drajad SJ menyapa audiens publik melalui Sesawi.Net. 

“Dulu (nomor itu) memang milik seminari. Namun dalam beberapa tahun terakhir ini, nomor tersebut sudah tidak pernah dipakai lagi,” tulisnya kemudian.

Ini rekening yang benar

Kepada Sesawi.Net, Romo Drajat Soesilo SJ lalu memberi sejumlah nomor rekening bank resmi milik seminari sebagaimana bisa kami tampilkan di sini.

Daftar rekening resmi Seminari Mertoyudan.

Para pembaca yang ingin mengetahui program donasi untuk  intensi Seminari Mertoyudan kami persilahkan menghubungi Romo Drajat SJ atau Redaksi Sesawi.Net.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here