Suster, Harap Waspada: Bisa Jadi Ini Modus Penipuan Baru (1)

0
1,261 views
Ilustrasi: Penipuan.

SEORANG pria dengan muka manis serta raut wajah klimis datang bertamu di sebuah susteran di sebuah kota di Jawa Barat.

Tutur katanya serba manis pula.

Singkat cerita, sebut saja namanya Mr X. Ia sengaja datang ke susteran dengan maksud sangat mulia. Ingin memberi donasi dalam wujud berbagai barang.

Karena itu, Mr X lalu bilang dia ingin ketemu dengan Suster Pemimpin Komunitas.

Untuk meyakinkan suster pembuka pintu, Mr X menyebut dirinya datang dari sebuah lembaga keagamaan. Mengaku punya badan usaha mandiri. Pokoknya memberi kesan tajir dan juga murah hati.

Ia juga tanpa ragu pula memberi tahu nomor HP-nya.

Yang dia mau sumbangkan macam-macam.  Ada dana tunai sebesar Rp 9,8 juta, beras enam karung, 8 dus mie, sejumlah dus isi makanan kaleng, susu, kipas angin.

Suster pun langsung terkesiap dan terkesima. Kok baik betul Mr. X ini. Datang tiba-tiba dan langsung menawari bantuan karitatif.

Minta tukang angkut

Sembari menunggu kiriman barangnya sampai di lokasi susteran, maka Mr. X ini sedikit memaksa suster agar segera dicarikan tenaga angkat junjung.

Dan Suster Y pun langsung menyanggupinya. Dan masuk biara mencari tenaga bala bantuan untuk angkut barang.

Tak lupa, suster juga mengunci pintu akses masuk ke biara. Demi keamanan. Toh “tamu anonim” itu juga baru sekali ini kelihatan “batang hidungnya” di susteran.

Sekali datang, kok baik sekali. Maka, meski mengaku senang hati, suster juga mulai “waspada” …eh.. jangan-jangan…

Tukar duit mendadak

Tapi tunggu dulu. Belum lama Suster masuk biara, tamu tak diundang itu langsung mengebel.

Mr X bilang dengan nada terburu-buru. Dia ingin tukar duit sama Suster.

Dia tawari Suster dengan segepok uang tunai Rp 800 ribu dengan lembaran Rp 50-an ribu. Minta tukar dengan duit-duit kecil untuk kebutuhan lain.

Maka Suster pun masuk ambil uang kecil dengan nilai jumlah yang sama.

Lalu terjadilah dialog yang aneh bin aneh.

Mr X memaksa Suster agar segera menyerahkan uangnya. Namun Mr. X juga tidak mau menyerahkan uang Rp 50-an ribu yang hendak ditukarkan itu.

Syukurlah, naluri waspada sudah merasuk pada diri Suster ini. Dia juga tidak mau menyerahkan duit gantinya.

Singkat cerita, Mr X buru-buru mengelak situasi. Lalu pergi begitu saja.

Menit-menit berlalu kemudian. Mr X tidak pernah muncul lagi dan semua “donasi dadakan” itu juga tidak pernah tiba di susteran.

Apakah ini modus penipuan baru yang menyasar suster?

Belum jelas, namun kini saatnya semua suster waspada kalau menerima tamu tak dikenal atas alasan macam-macam.

PS:

  • Kisah ini dibagi oleh suster senior mantan provinsial sebuah tarekat religius suster di Jawa.
  • Peristiwa ini juga terjadi pada hari Selasa siang tanggal 15 Oktober 2019 ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here