Umat Katolik Paroki Ciputat Ambyuk dalam Kebersamaan Warga

0
943 views
Umat Katolik Paroki Ciputat Santo Nikodemus ikut ambyuk dalam kebersamaann warga setempat saat 17-an. (Ist

TAHUN 2019 yang telah ditetapkan Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) sebagai Tahun Berhikmat Bangsa Bermartabat telah ditindaklanjuti semua paroki se-KAJ dengan karya nyata.

Paroki Ciputat Santo Nikodemus pun tak ketinggalan dengan menggelar berbagai acara yang melibatkan warga agama lain di sekitar gereja yang terletak di Komplek Mabad Rempoa, Tangerang Selatan, Banten. Sabtu (24/9).

Paroki menggelar jalan santai dan berbagai lomba merayakan hari kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia.

Pastor Kepala Paroki RD Yus Noron menyampaikan rasa syukur atas kemeriahan acara ini ”Puji Tuhan peserta nya lebih ramai daripada tahun-tahun sebelumnya, ini menunjukkan kebersamaan umat dan warga semakin solid. Inilah arti kemerdekaan yang dibangun bersama tanpa merasa ada perbedaan”.

Menurut catatan panitia, acara jalan santai diikuti hampir 1000 orang yang berasal dari 8 RT didua RW di sekitar gereja dan wakil umat dari 32 lingkungan Paroki Ciputat. ”Sarapan sebanyak 1100 porsi berupa bakso, nasi uduk, lontong sayur dan soto ludes,” ujar Caecilia Luluk dari seksi acara.

Pesta sukan diikuti oleh segenap Umat Katolik yang membaur dengan masyarakat setempat.

Ketua RW 11 Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Cukup Budianto yang hadir di acara ini juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada gereja yang telah menyelenggarakan berbagai acara memperingati kemerdekaan RI.

”Mari kita bersatu padu mengisi kemerdekaan karena kita adalah merah putih, kita semua bersaudara,” ujar pensiunan anggota TNI ini.

Acara gerak jalan santai dimulai pukul 7 pagi dengan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa yang dipimpin oleh Romo Reynaldo Antoni.

Setelah jalan santai sejauh tiga kilometer, warga dan umat kemudian melakukan senam bersama, sarapan dan lomba-lomba seperti balap karung, memasukan bendera ke dalam botol, makan kerupuk, tarik tambang dan lomba mewarnai khusus buat anak-anak.

Kegiatan 17-an khas Indonesia.
Menang kalau tidak penting, yang pasti semua bersukacita.

Menyerahkan hewan kurban

Sebelumnya Paroki Ciputat Santo Nikodemus juga telah melakukan berbagai kegiatan dalam rangka mengisi Tahun Berhikmat Bangsa Bermartabat ini.

Gereja menggelar acara rutin buka puasa bersama saat ramadan lalu yang dihadiri 130 warga sekitar gereja.

Selain itu, saat Hari Raya Idul Adha gereja juga memberikan empat ekor kambing untuk masjid yang berada di sekitar gereja.

PS: Penulis adalah Ketua Tahun Berhikmat Paroki Ciputat Santo Nikodemus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here