13 Tahun Perduki Chapter Keuskupan Agung Pontianak

0
230 views
HUT ke-13 Perduki Chapter Keuskupan Agung Pontianak.

PERAYAAN HUT ke-13 Perduki Chapter Keuskupan Agung Pontianak (KAP) telah berlangsung di sebuah restoran di Kota Pontianak beberapa watu lalu. Ikut hadir dalam Perayaan Ekaristi syukur,  pesta makan bersama, dan aneka hiburan ini antara lain rombongan para imam.

Mereka ini antara lain Romo Timotius OFMCap, Romo Orlando OSM, Romo Inno OFMCap, Romo Herman Mayong OFMCap (Minister Provinsial Ordo Fransiskan Kapusin Provinsi Pontianak), Romo Leo OFMCap, Romo Prasetio CDD, Romo Alex Pr, Romo Yosef Juowono OFMCap, Romo Astanto CM.

Perayaan Ekaristi syukur bersama tujuh orang imam dalam rangka HUT ke-13 Perduki Keuskupan Agung Pontianak.
Kelompok koor dari para anggota Perduki KAP.
drg. CF Herna Halim menjadi pembaca acara.

Aneka harapan

Romo Herman Mayong OFM CAP memulai homilinya dengan mengutip banyak kata–kata orang bijak. Orang bijak jangan mencari yang indah, yang indah belum tentu tulus.

“Orang tulus, rezekinya tidak pernah putus-putus. Namun, kita tetap harus  menjaga jati diri dan aktif membantu dengan memberi secara tulus,” imbuhnya lagi.

Walaupun kotbah agak panjang, Minister Provinsial Kapusin Pontianak ini tidak kalah akal. Ia lalu minta kesediaan sejumlah imam lainnya yakni Romo Inno OFMCap (pernah  moderator), Romo Orlando OSM, Romo Prasetyo CDD ikut bersuara menyampaikan harapan-harapannya kepada Perduki KAP yang di tahun 2019 genap berumur PERDUKI 13 tahun.

Semangat berbagi Perduki Chapter KAP.
Semangat berbagi untuk mereka yang kurang beruntung terjadi di acara ini.
Memperhatikan dan peduli kepada sesama.

Menurut Romo  Orlando OSM, kado untuk Perduki KAP adalah diberikannya kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan untuk melayani semakin lebih banyak orang. Ia juga mengucapakan terimakasih kepada Perduki yang telah menyumbang banyak untuk umat di Paroki Jelimpo.

Datanglah saat Romo  Inno OFMCap berucap. Ia menyitir semangat  “Hidup menjadi tetap beriman” yang pernah dia dengungkan selama menjadi moderator selama kurun waktu tiga tahun.

Romo Prasetyo CDD juga mengingatkan lagi motto Perduki. “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaranNya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu sebagaimana dikatakan dalam kutipan Injil  Mat 6:33).”

Rangkaian kotbah ini akhirnya berakhir dengan menyanyi bersama di mana Romo Mayong dan Romo  Alexius Mingkar mendendangkan tembang bertitel Hidup Ini adalah Kesempatan”.

Benny Chia – Ketua Perduki Keuskupan Agung Pontianak.
Sukacita bersama dengan memotong kue.
Kesempatan berbagi sukacita.

Mengundang banyak pihak   

Perduki  KAP mengundang semua komunitas yang ada di Pontianak, Yang datang dalam acara ini antara lain:

  • Komunitas Karismatik sekota Pontianak.
  • Kelompok Kerahiman Ilahi.
  • KTM.
  • Yayasan Santo Christoporus.
  • Semua Panti Asuhan yakni PA Bunda Pengharapan yang dikelola oleh para Suster Pasionis di Sungai Raya, PA Teresa Bakti yang dikelola tokoh awam Rufina di Batu Layang, dan PA Sebatu yang dikelola oleh Ordo Fransiskan Kapusin Pontianak.
Para suster lintas Kongregasi ikut hadir.
Paulus Halim dan mitranya.

Banyak hadiah

HUT ke-13 Perduki banjir hadiahyang disumbangkan oleh Pak Paulus Halim. Acara hiburan diisi dengan main sulap, gerak dan tari dari anak–anak Panti Bunda Pengharapan dan drama kisah tentang perubahan hidup seorang menuju kebaikan.

Di penghujung acara, Ketua Perduki KAP Benny Chia menyampaikan ucapan terimakasih semua pihak yang terlibat, PD, dan PDK. Dukungan para Imam dan para suster yang hadir dan telah meluangkan waktunya.

Penutup acara berisi kegiatan potong kue bersama.

Anak PA Bunda Pengharapan dari Sungai Raya.
Aneka suster biarawati lintas Kongregasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here