188 Tahun Serikat Sosial Vinsensius (SSV)

0
655 views

HARI ini tanggal 23 April, Serikat Sosial Vinsensius (SSV) berulang tahun. Ini adalah sebuah komunitas kristiani di Indonesia.

Didirikan di Perancis pada 23 April 1833. Dengan perhatian utama membuat Gereja dan iman Katolik sungguh tanggap pada kondisi masyarakat; terutama perhatian nyata kepada mereka yang miskin dan terlantar.

Serikat ini diawali oleh sekelompok kaum muda mahasiswa yang prihatin akan keadaan gereja dan masyarakat pada saat itu Revolusi Perancis masih berkepanjangan.

Rakyat marah dan kecewa dengan pada para bangsawan yang dianggap kurang peduli pada penderitaan rakyat.

Beato Frederic Ozanam

Frederic Ozanam dan para kawannya (Emmanuel Bailly, Paul Lamache, Francois Lallier, Felix Clave, Auguste Le Taillandier, Jules Deveaux) rajin mengadakan pertemuan.

Mereka membuka diskusi untuk membela Gereja dengan gerakan penuh kasih dan bukan dengan cara menyerang secara fisik.

Mereka sepakat memilih Santo Vinsensius sebagai pelindung, teladan, dan nama serikatnya mengingat misi karyanya sama adalah untuk melayani kaum miskin.

Pembimbing rohani serikat ini ialah Suster Rosalie Rendu PK.

Karya mereka diawali dengan mengunjungi dan membantu para kaum miskin.

Di antara mereka Frederic Ozanam menjadi sumber inspirasi yang luar biasa.

Spiritualitas

Spiritualitas pendiri serikat ini adalah:

  • Berusaha senantiasa membaharui iman sendiri dan sesama akan Kristus.
  • Mengamalkan ajaran Gereja yang membuat kemajuan peradaban sepanjang zaman;
  • Membangun jaringan kasih dan keadilan di seluruh dunia;
  • Memperoleh kekudusan sebagai awam dengan menghayati Injil dalam segala aspek hidup kita.
  • Bersemangat menumbuhkan kebenaran, demokrasi dan pendidikan.

Arahannya untuk memanggil para kaum muda dengan tegas dikatakannya:

”Di sekitarmu banyak anak muda. Betapa penting dan meneguhkan bagi hati muda mereka untuk menunjukkan pada mereka Yesus Kristus. Bukan dari lukisan karya pelukis agung, bukan pula di altar yang gemerlap oleh emas dan cahaya. Namun untuk menunjukkan kepada mereka: Yesus Kristus dalam luka-luka-Nya, dalam diri orang miskin.”

Paus Yohanes Paulus II menyatakan kekagumannya dengan berkata, “Gereja mengakui keteladan Ozanam sebagai umat awam, bapak keluarga, suami yang setia; sahabat sejati dan pekerja yang penuh dedikasi.”

Jumlah anggota

Serikat Sosial Vinsensius kini tersebar di 152 negara; dengan jumlah anggota 800.000 orang, 1,5 juta relawan, membantu 30 juta orang per tahun.

Dimasa pandemi Covid-19, karya pelayanan serikat ini bergerak terus dalam membantu para terdampak pandemi dan pendampingan rohani.

Jalan kekudusan para anggota serikat ini dijalankan dengan:

  • Mengunjungi dan mempersembahkan diri untuk orang miskin;
  • Mengembangkan hidup doa dan refleksi baik secara pribadi maupun bersama anggota komunitas;
  • Menghadiri pertemuan konferensi;
  • Mewujudkan keprihatinan sebagai tindakan dan belas kasih menjadi kasih yang praktis serta efektif.

Selamat mensyukuri 188 tahun Serikat Sosial Vinsensius dan 208 tahun Beato Frederic Ozanam.

Semoga semangat para pendahulu menjadi motivasi dalam menumbuhkan kreativitas dalam pelayanan. Semangat menjadi berkat.

Salam Vinsensian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here