Apakah Misi Hidup Kita?

0
36 views
Ilustrasi - Berjuang meraih tujuan dan panggilan hidup. (Ist)

SEORANG yang kelak menjadi besar tampak dari tanda-tanda yang menyertai kelahirannya. Demikian Kitab Suci menceritakan tentang tokoh-tokoh besarnya. Misalnya, Musa, Samson, Yohanes Pembaptis, dan Yesus.

Kita dapat membaca pemberitahuan tentang kelahiran Yohanes Pembaptis yang istimewa (Lukas 1:5-25). Hari ini kita menbaca peristiwa kelahirannya dan tanda-tanda ajaib yang menyertainya (Lukas 1:57-66.80).

Pertama, para tetangganya mengetahui rahmat besar dari Tuhan atas Elisabet, ibunya. Kedua, orangtuanya memberi nama yang berbeda dari nama ayahnya. Ini tidak lazim dalam budaya Yahudi. Ketiga, mulut Zakaria, ayahnya, yang sebelumnya bisu tiba-tiba dapat berbicara kembali. Semua itu menunjukkan bahwa Tuhan menetapkan misi khusus dalam hidup Yohanes Pembaptis.

Apa yang dapat kita renungkan dari kelahiran Yohanes Pembaptis?

Pertama, seperti Yohanes Pembaptis kita dilahirkan dengan misi atau tujuan tertentu. Yohanes Pembaptis lahir untuk mempersiapkan jalan bagi kedatangan Kristus, Sang Juruselamat. Tuhan juga menetapkan orang Kristen untuk memperkenalkan Kristus kepada yang belum mengenal-Nya.

Kedua, seperti Yohanes Pembaptis kita tidak dapat memilih orangtua kita; bahkan memilih nama kita. Namun, kita mesti menerima diri sendiri apa adanya dan mencintai orangtua serta orang lain seperti adanya pula.

Ketiga, kita memiliki kelemahan dan membutuhkan rahmat Tuhan. Untuk mencapai misi hidup, kita juga memerlukan bimbingan Roh Kudus. Karenanya, kita perlu terus berdoa memohon kekuatan. Seperti Yohanes Pembaptis kita perlu tinggal ke padang gurun untuk bersatu dengan Tuhan (Lukas 1:80).

Artinya, berada dalam doa, meditasi, dan persatuan dengan Tuhan. Karena tanpa Tuhan kita dapat berbuat apa-apa (Yohanes 15:5).

Marilah kita bergabung dengan pemazmur, menyanyikan karya Tuhan yang mengagumkan. Tuhan telah menciptakan kita masing-masing secara amat mengagumkan (Mazmur 139:14).

Siapakah diriku ini? Apakah misi hidupku? Selama ini, apakah aku telah menjalani hidupku untuk mencapai misi itu? Semoga dalam doa, meditasi, dan persatuan dengan Tuhan kita menemukan jawabannya.

Senin, 24 Juni 2024
Hari Raya Kelahiran Yohanes Pembaptis
HWDSF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here