Aturan yang Benar

0
269 views
Ilustrasi - Menerima saksi skorsing di sekolah. (Ist)

Selasa, 9 Februari 2021

Bacaan I: Kej 1:20-2:4a
Injil: Mrk 7:1-13

“KALIAN darimana?,” kata bruder setengah berteriak.

Suara itu menghentikan langkah kami, dan berdiri mematung di dekat pagar yang baru saja kami loncati.

“Tidak ada yang bisa jawab,” kata bruder sambil menyorot muka kami satu per satu.

“Dari jalan-jalan, Der,” kataku setelah hilang rasa kagetku.

“Aturan sampai jam berapa?,” katanya.

“Pukul 21.00 WIB,” jawab kami serempak.

“Ini jam berapa?,” kata bruder.

“Pukul 01.00 WIB,” kata temanku.

“Maaf kami salah, Der,” kata kami serempak.

Bruder diam, dan kami pun diam tak beranjak.

“Kalian telah menyadari kesalahan kalian, sebagai hukuman. Malam ini, kalian tidak boleh tidur di kamar tidur, tetapi tidur di bawah tangga ke bruderan (tempat salah satu siswa gatung diri), ruang gamelan (terkenal serem) depan perpustakaan (yang katanya sering ada penampakan),” kata bruder.

“Iya Der, terima kasih,” jawab kami serempak.

Malam itu, kami bukannya menyesali perbuatan kami yang telah melanggar aturan, tapi kami sibuk menenangkan diri supaya tidak mati kaku, kalau bertemu hantu.

Tidak perlu waktu lama karena kecapaian, akhirnya saya pun tertidur pulas sampai pagi.

Hari ini kita baca, dalam bacaan Injil, “Mengapa murid-murid-Mu tidak mematuhi adat istiadat nenek moyang kita? Mengapa mereka makan dengan tangan najis?” 

Aturan atau adat istiadat, tradisi yang kita hidupi sampai saat ini telah menolong kita semua dalam hubungan dengan sesama dan Tuhan.

Kita sadari juga bahwa ada godaan untuk menegakkan aturan atau adat istiadat, tradisi demi aturan, adat istiadat atau pun tradisi itu sendiri, hingga kita justru kehilangan kehangatan, sukacita karena merasa terbebani.

Seringkali hukuman bagi pelanggar aturan, adat istiadat, tradisi yang asal-asalan ditetapkan dan dijatuhkan justru akan menggerus wibawa aturan yang ada.

Adakah tradisi atau adat istiadat yang harus kita kritisi dalam hidup bersama?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here