Bagaimana Menghayati Nilai Kerajaan Surga?

0
53 views
Yesus mengajar di tanah datar, by Jose Trujilo

MULAI hari ini hingga beberapa pekan ke depan, kita akan membaca dan merenungkan Injil Matius. Hari ini, kita membaca dan merenungkan Khotbah di Bukit (Matius 5:1-12).

Khotbah di Bukit merupakan ringkasan dari Injil Matius yang menyajikan tentang nilai-nilai Kerajaan Surga. Ajarannya bertentangan dengan nilai-nilai dunia. Itu tampak dalam butir-butir ajaran yang terkandung di dalamnya.

Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah (Matius 5:3). Berbahagialah orang yang berdukacita (Matius 5:4). Berbahagialah orang yang lemah lembut (Matius 5:5). Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran (Matius 5:6). Berbahagialah orang yang murah hati (Matius 5:7). Berbahagialah orang yang suci hatinya (Matius 5:8). Berbahagialah orang yang membawa damai (Matius 5:9). Berbahagialah orang yang dianiaya karena kebenaran (Matius 5:10). Berbahagialah yang dicela dan dianiaya karena Yesus (Matius 5:11).

Yesus sebagai Musa yang baru mengajar di atas bukit tentang hukum baru dalam Kerajaan Surga. Para pengikut-Nya tidak hanya dituntut menaati Sepuluh Perintah Allah, melainkan juga Khotbah di Bukit.

Dengan menghayati ajaran tersebut orang akan menjadi bagian dari Kerajaan Surga. Yang dimaksud dengan surga di sini bukan hanya keadaan setelah kematian. Manusia bisa mengalaminya sekarang, di dunia ini.

Kita berdoa agar Kerajaan Surga itu terwujud di atas bumi pada saat ini. “Jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga.” (Matius 6:10). Doa itu memanggil mereka yang mendoakannya untuk ikut mewujudkannya.

Itu merupakan tantangan yang sangat besar, karena nilai-nilai Kerajaan Surga melawan dunia yang mengajar orang untuk menjadi kaya dan berkuasa bagi diri sendiri. Dunia memilih menggunakan kekerasan dan bukan kelembutan. Dunia juga membenci kebenaran, karena telah dikuasai dosa.

Namun, sejak awal mula jemaat Kristiani (Gereja) dengan sukacita menanggung segala penderitaan dan penganiayaan, karena mereka percaya akan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Yesus. Mereka dapat menanggung semua itu berkat Roh Kudus yang menyertai mereka. Saat ini pun kita bisa menghayati nilai-nilai Kerajaan Surga bila mengandalkan Roh Kudus.

Senin, 10 Juni 2024
HWDSF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here