Bergaul

0
157 views
Ilustrasi: Temu Raya OMK ke-4 Keuskupan Agung Pontianak. (Ist)

SECARA manusiawi kita bergaul dan nyaman dengan orang yang sama dengan kita (pendidikan, kedudukan, kekayaan, budaya dll).

Rasa suka dan tidak suka juga sering kali mempengaruhi dalam pergaulan, sehingga pergaulan terbatas.

Hari ini Santo Yakobus mengingatkan untuk berani bergaul tanpa memandang muka (memandang latar belakang atau status). Sikap itu membatasi dan sebagainya murid Yesus itu hal yang tidak baik.

“Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran. (Yak 2:9).

Bagaimana pergaulanku selama ini?

Apakah aku juga memilih dan suka tidak suka? Apa yang membuatku sulit untuk bergaul tanpa memandang muka?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here