Bertobat dan Selamat

0
155 views
Rocco bertobat dari aksi premanisme ke pelayanan rohani. (Ist)

MENGAPA Yesus menghubungkan ajaran tentang yang terbesar dalam Kerajaan Surga (Matius 18: 1-5) dengan domba yang hilang (Matius 18: 12-14)?

Bagian pertama menegaskan bahwa orang diselamatkan bukan karena usahanya sendiri, tetapi lewat jalan merendahkan diri dan bertobat. Selama, di hadapan Allah, orang menganggap dirinya besar, benar, dan penting, dia sulit diselamatkan.

Jauh lebih mudah menyelamatkan mereka yang sadar akan ketergantungannya kepada Tuhan. Mereka inilah yang terbesar dalam Kerajaan Surga. Santa Theresia dari Kanak-kanak Yesus mengajarkan “Jalan Kecil,” yakni jalan kerendahan hati.

Bagian kedua mewartakan bahwa Tuhan yang penuh belas kasih mencari setiap orang yang berdosa. Mereka itu seperti seekor domba tersesat yang dicari oleh gembala yang baik.

Ada dua pesan penting dalam bagian kedua ini.

Pertama, bahwa Yesus adalah Gembala yang baik (Yohanes 10: 11). Dia mencari terus manusia yang berdosa untuk dibawa-Nya kembali ke dalam Kerajaan Surga.

Berapa besar pun dosa manusia dan sejauh apa pun mereka tersesat, selalu ada alasan dan jalan bagi Tuhan untuk mencari dan menemukannya kembali. Belas kasih Tuhan tak terbatas.

Kedua, setiap orang sangat berharga di mata Tuhan. Dia tidak membiarkan satu manusia pun binasa (Matius 18: 12). Menemukan satu yang hilang itu (manusia yang bertobat) membawa sukacita yang besar bagi Tuhan (Matius 18: 13).

Kini, Tuhan sedang menyediakan jalan bagi mereka yang tersesat supaya bisa kembali kepada-Nya. Tuhan Yesuslah jalan itu (Yohanes 14: 6).

Manusia ditunggu tanggapannya; bersikap rendah hati dan bertobat. Kembali kepada Tuhan lewat jalan itu.

Selasa, 9 Agustus 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here