Bumi akan Berlalu

0
153 views
Menang tanding sepakbola.

HIDUP di dunia ini seperti bermain bola. Dua kali empat puluh lima menit plus waktu istirahat. Diberi waktu perpanjangan, jika diperlukan. Yang jelas, pernah dimulai dan akan berakhir.

Pertandingan terakhir piala dunia akan menobatkan salah satu tim menjadi juara. Pemenangnya akan bersukacita; dielu-elukan di negaranya dan dipuji para pecinta sepak bola.

Tidak lama kemudian semua dilupakan.

Kitab Wahyu yang terletak di bagian akhir dari Alkitab seakan menutup seluruh buku suci itu. Penglihatan-penglihatan yang dimuat di dalamnya melukiskan berakhirnya dunia dan kekuasaannya.

Namun Allah dan Kerajaan-Nya tetap abadi; selamanya. Di sana Tuhan Yesus akan tampil sebagai Raja. Mereka yang setia menjadi saksi-Nya akan ikut serta dalam kerajaan-Nya.

“Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi.

Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.” (Wahyu 20: 4).

Injil Lukas juga berbicara tentang datangnya Kerajaan abadi dan berakhirnya kekuasaan duniawi (Lukas 21: 29-33).

Yesus bersabda, “Langit dan bumi akan berlalu, tetapi sabda-Ku takkan berlalu.” (Lukas 21: 33).

Sabda Tuhan pada hari-hari terakhir tahun liturgi ini mengingatkan manusia akan dua hal.

Pertama, bahwa dunia dan segala kemegahannya diperlukan. Namun, tidak bisa diandalkan selamanya, karena akan berakhir. Karena itu, jangan berorientasi pada yang duniawi belaka.

Kedua, setelah dunia ini berakhir orang masuk ke dalam dunia baru nan abadi. Yang bisa masuk ke dalam dunia baru yang bahagia adalah mereka yang hidup secara baik dan benar di dunia.

Jadi, dunia ini bukan tujuan terakhir kehidupan manusia. Hidup di dunia adalah persiapan untuk masuk ke dunia yang baru. Mereka yang menggantungkan hidup pada dunia dan kemewahannya akan berakhir bersamanya.

Sedangkan yang mempersiapkan diri dengan percaya kepada Yesus Kristus, Sang Anak Domba akan memerintah bersama-Nya.

Bukankah Dia bersabda, “Langit dan bumi akan berlalu tetapi sabda-Ku takkan berlalu?” (Lukas 21: 33)?

Jumat, 25 November 2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here