Cerpen: “Valerie Oliveriana, Nama yang Sangat Kubenci” (5)

0
1,530 views

[media-credit id=1 align=”alignleft” width=”300″][/media-credit]DUA minggu berlalu dan besok aku genap berusia tujuh belas tahun. Tapi sampai sekarang Tuhan tak pernah mendengar doaku.
Anggrek yang kutanam layu, memupuskan harapanku. Malam itu sunyi, tak ada satupun bergeming. Rumah sepi, Ayah-Ibu masih setia menemani Valerie di rumah sakit. Aku menangis lagi.

Tuhan, satu permintaanku kalau kau harus merenggut satu nyawa malam ini, kumohon, jangan Valerie. Biarlah aku saja, tujuh belas tahun sudah cukup bagiku.

Aku tertidur. Tidur yang sangat nyaman, apa mungkin Tuhan telah menjawab doaku?

***

Sreeekk….. tirai kamarku terbuka dan sinar matahari pun menembus masuk. Aku terbangun, kulihat sosok yang lama kurindukan, VALERIE! Aku segera berlari memeluknya. Terimakasih Tuhan ini bukan mimpi.

“Bagaimana kamu bisa disini?”

Tapi ia tak menggubris pertanyaanku, ia sibuk memandangi rumah yang beberapa hari terakhir ditinggalkannya.

“Andros, kau yang menanam anggrek ini?” Serunya riang.

“Ya, anggrek itu sisa praktikum Rie, lagipula kemarin sudah layu. Aku tak tahu kenapa bisa mekar lagi.”

Ia mengacak rambutku gemas, “Andros, aku suka sekali anggrek. Kau tahu kenapa? Anggrek itu seperti harapan. Walaupun ia layu, ia dapat mekar lagi. Seperti harapan yang seolah hilang, tapi sebenarnya ia tak pernah mati.”

Aku memeluknya erat. Kau benar rie, Tuhan tak pernah salah. Valerie, kau harus tahu kau kado terindah seumur hidupku.

Sometimes you have to lost first before you understood what it’s mean to you.

Seringkali kita harus merasa kehilangan terlebih dahulu sebelum akhirnya menyadari betapa berharganya ia. (selesai)

*Valerie = dalam bahasa Yunani berarti gadis yang kuat
*Oliveriana =  Salah satu nama spesies anggrek

Penulis : Gheacinta Cyntia Jasmine & Theresia Okvitawati, keduanya siswi kelas 12 SMA Regina Pacis, Surakarta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here