Cinta Jangan Bertepuk Sebelah Tangan

0
122 views

Bacaan 1: Kis 14:5-18
Injil: Yoh 14:21-26

MEMILIKI perasaan kuat pada seorang yang lain namun ternyata si dia tak merasakan hal sama kepadamu? Itulah cinta bertepuk sebelah tangan, atau cinta tak terbalas, ngga ada timbal balik.

Hal semacam ini tentu menyakitkan.

Cinta semacam itu bisa terjadi jika satu sama lain belum mengenal atau belum ‘klik’. Tidak ada keterbukaan.

Jika seseorang yang kamu kasihi tetap menjaga jarak denganmu, ngga ingin bersamamu setiap waktu maka itulah tandanya cintamu bertepuk sebelah tangan.

Allah adalah kasih dan itu dinyatakan dalam diri Anak-Nya, yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Dia rela mengurbankan nyawa menebus dosa umat manusia, demi mempersatukan kembali dengan Bapa-Nya di surga. Tuhan Yesus secara totalitas sangat mengasihimu.

Allah telah menyatakan (mewahyukan) Diri-Nya melalui Tuhan Yesus dan manusia menanggapinya melalui iman.

Meski Allah tidak pernah memaksa manusia untuk menanggapi-Nya. Manusia selalu punya kehendak bebas, boleh menanggapi atau tidak.

“Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.”

Demikianlah iman mengandung tiga syarat, yaitu percaya, taat (menuruti) dan berserah diri.

Seseorang yang percaya pasti akan menuruti apa yang dikehendaki orang yang dikasihinya dan lalu mampu menyerahkan dirinya secara total.

Dengan menanggapi kasih-Nya maka cinta-Nya tidak bertepuk sebelah tangan.

Kisah Para Rasul sering disebut injil kelima, sebagai injil Roh Kudus karena perannya yang dominan dalam kitab itu.

Saat Paulus dan Barnabas berada di Listra, Roh Kudus bekerja dalam diri mereka ketika menyembuhkan orang lumpuh sejak lahir. Peristiwa yang sama saat Petrus dan Yohanes menyembuhkan orang lumpuh di Bait Allah.

Namun orang-orang disitu tidak memahami peran Roh Kudus dan malah menganggap Paulus serta Barnabas sebagai titisan Dewa Hermes dan Zeus yang turun ke bumi.

Cinta Yesus kepada Paulus tidak bertepuk sebelah tangan. Ia yang begitu jahat sebelumnya mau menanggapi kasih Allah sehingga ditransformasi menjadi pewarta handal.

Pesan hari ini

Iman sebagai tanggapan kasih Allah yang telah mewahyukan Diri-Nya dalam Yesus. Sehingga cinta-Nya kepadaku tidak bertepuk sebelah tangan.

“Tetaplah setia dalam iman sampai akhir dan Tuhan akan memberimu mahkota kehidupan. Tetaplah pakai maskermu dan jaga jarakmu.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here