Cukupkah Menghayati Janji Baptis Saja?

0
30 views
Ilustrasi - Sumpah Janji by ist

SETELAH berbicara tentang hidup keagamaan (Matius 5:20-26) dan perzinahan (Matius 5:27-32), Yesus mengajar tentang sumpah (Matius 5:33-37). Banyak orang menafsirkan sabda itu lurus-lurus. Mengira bahwa Yesus memang melarang orang bersumpah.

Apakah maksud sabda-Nya tersebut?

Kitab Suci tidak melarang orang bersumpah. Hal itu tertulis dalam Perjanjian Lama (Kejadian 21:22-34; Ulangan 6:13-14; 10:20). Kalau Yesus melarang bersumpah berarti Dia melawan Kitab Suci dan tidak menggenapinya (Matius 5:17).

Yesus melarang bersumpah demi langit, bumi, dan Yerusalem (Matius 5:34-35), karena berarti bersumpah demi Tuhan. Dengan demikian menjadikan Tuhan saksi dan jaksa atas sumpahnya. Tuhan akan mengadilinya bila sumpahnya itu tidak benar.

Pada masa itu, orang bersumpah karena orang tidak konsisten dengan janjinya. Sumpah menbuat janjinya lebih dipercaya. Lalu, mengapa Yesus melarang bersumpah?

Sumpah itu tidak diperlukan. Yang diperlukan adalah berpegang pada janji. “Jika ya, katakan: ya, jika tidak, hendaklah kalian katakan: tidak. Apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat” (Matius 5:37).

Artinya, mereka yang melanggar janjinya itu sama dengan bilang ya, tetapi tidak melaksanakan. Inkonsistensi itu datang dari si jahat.

Apakah orang Kristen pernah berjanji? Bukan hanya pernah, melainkan berjanji kepada Tuhan. Itu dilakukan waktu dibaptis. Intinya bahwa mereka percaya kepada Allah saja dan menolak setan serta segala kejahatannya. Mereka terikat terhadap sumpah yang tidak bisa dicabut itu. Sekali dibaptis selamanya tetap Kristen.

Bagaimana dengan yang murtad? Itulah contoh orang yang tidak berpegang pada janjinya. Dia bilang ya, tetapi tidak melaksanakan. Apakah dia masih perlu bersumpah demi langit, bumi, Yerusalem, dan kepalanya? Apakah dia berani mempertanggungjawabkan sumpahnya kepada Tuhan?

Kalau janji baptisnya saja tidak dilaksanakan, untuk apa masih perlu bersumpah? Sabda Yesus hari ini menegaskan bahwa menghayati janji baptis saja sudah cukup. Tidak perlu ditambah sumpah dan janji lain.

Sabtu, 15 Juni 2024
HWDSF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here