Daya Minoritas

0
219 views
Minoritas dalam warna namun menonjol

Bacaan 1: Kel 32:15-24. 30-34

Injil: Mat 13:31-35

Dalam sebuah komunitas, mayoritas memiliki pengaruh yang menentukan adalah hal yang wajar. Secara logika, minoritas biasanya sulit untuk mempengaruhi.

Namun, minoritas tetap memiliki peluang untuk mengubah keadaan atau dampak yang besar terhadap lingkungannya.

Dalam psikologi sosial, dikenal ada sebuah teori: “The Minority Influence theory.”

Teori ini membahas dan mempelajari, bagaimana kelompok minoritas akan memberikan pengaruh dan proses yang terjadi di dalamnya. Salah satunya adalah sikap minoritas yang konsisten dan confidence.

Jakarta pernah dipimpin oleh seorang dari kalangan minoritas, yaitu Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok. Berasal dari etnis Tionghoa dan beragama kristiani. Padahal di Jakarta, kelompok itu termasuk minoritas.

Ahok mampu memimpin Jakarta secara konsisten dan percaya diri (confidence). Sehingga ia betul-betul menjadi orang yang sangat berpengaruh dan disegani. Banyak orang-orang yang dahulu terpinggirkan merasa diperhatikan dan menikmati kesejahteraan karena kepemimpinan beliau.

Tuhan Yesus mengajarkan konsep Kerajaan Surga, dengan perumpamaan biji sesawi dan ragi. Dua hal yang merupakan sesuatu yang dianggap kecil namun mampu berpengaruh.

“Hal Kerajaan Surga itu seumpama biji sesawi,…

Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya.”

Biji sesawi dan ragi mampu memberi daya kemampuan yang sangat besar untuk mempengaruhi lingkungan sekitarnya.

Kepada para pengikut-Nya, Tuhan Yesus mengharapkan agar kita semua memiliki daya pengaruh yang besar terhadap sekitar.

Di Indonesia, kristiani memang minoritas namun hendaknya menjadi umat yang berkualitas.

Bangsa Israel adalah bangsa yang kecil di dunia ini, namun mereka dipilih Tuhan untuk memberi pengaruh besar menjadi terang bagi bangsa-bangsa untuk mengenal-Nya.

Untuk itu Allah menurunkan Hukum Sepuluh Perintah Allah melalui Nabi Musa agar mereka hidup baik sesuai yang dikehendaki-Nya.

Meski bangsa itu bertegar tengkuk namun Allah tetap sabar menggenapi janji-Nya kepada mereka.

Pesan hari ini

Kebesaran dan kuasa Allah kadang terlihat melalui hal-hal yang kecil dan sederhana.

“Kelihatannya semua itu mustahil sampai semuanya terbukti.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here